Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
Rakyat



Sultan Daud menyerahkan 2 pilihan untuk rakyatnya.




Tunduk dan Patuh kepada Raja Zalvia sebagai penguasa baru




Pergi Meninggalkan Wilayah Aceh & wilayah zalvia lainnya.




"saya paham ketidaktahuan dan kebingungan atas pernyataan saya. Begitu banyak alasan saya untuk menggabungkan Negeri Aceh ini menjadi bagian dari Zalvia. Zalvia memiliki kekuataan yang tidak kita miliki. Militer dan Rakyatnya sangat melampaui negeri kita. kita bersyukur tidak menjadi salah satu negeri yang diinvasi oleh mereka. alasan lainnya adalah Kami telah paham betul apa yang telah terjadi dalam tubuh negeri aceh ini. kita baru saja dihianati oleh Rekan kita. Yaitu kerajaan inggris yang perjanjian kita dan pihak inggris akan melindungi kita sebagaimana janjinya tetapi Pihak inggris lah yang meminta kepada bangsa zalvia sebagai perantara antara kita dan pihaknya. Itu sungguh merendahkan harga & martabat negeri aceh yang telah berdiri bertahun-tahun lama nya ini" kata sultan Daud yang bergebu-gebu


"Bangsa Zalvia mengembalikan Harga & martabat bangsa aceh kita yang tercinta ini. Bangsa zalvia membantu dengan informasi dan alat perang mereka dan selebihnya mereka tidak ikut campur! Mereka membiarkan kami perperang untuk merebut harga diri yang telah diinjak-injak oleh inggris. Saya berjanji pada hari pertama bertemu saat Raja Zalvia menyampaikan niatnya kepada saya. Jika Aceh bisa memenangkan harga diri & martabatnya. maka saya sebagai Sultan. Pemimpin negeri ini. akan bergabung menjadi bagian bangsa zalvia" kata Sultan Daud dengan berapi-api


"katakan kepada saya siapa yang setuju maka jalan lah kekanan(posisi) saya" Kata Sultan Daud


"jika tidak ada yang setuju maka jalan lah ke kiri (posisi) saya" Lanjut Sultan Daud Berkata...


Sultan daud pun selesai dengan pidato bergebu-gebu dan kini ia ingin melihat bagaimana rakyatnya melakukan keinginan mereka tanpa adanya paksaan..


WALK


(suara langkah kaki)


"kami memilih untuk bergabung bersama anda. SultanKu!" Teriak Serempak Rakyat Aceh


Raja Firdaus juga disana dan hanya menyaksikan bagaimana rakyat aceh menentukan nasib bangsa mereka


"Rakyat telah setuju dengan bergabung kepada kerajaan anda. tolong sapa rakyat ku. Yang Mulia Raja" kata Atthar dengan sedikit menunduk


Jika Rakyat telah setuju maka Atthar bukan lagi seorang penguasa untuk negeri aceh melainkan sekarang adalah Firdaus. Raja Zalvia & Pemimpin Tunggal Kerajaan Zalvia..


Firdaus mengangguk dan berdiri dengan gagah layaknya prajurit yang berpengalaman seratus tahun lamanya


"Wahai Rakyat Aceh. aku adalah Raja Zalvia. Firdaus I dari Zalvia. aku telah melihat jika kalian telah menenentukan nasib kalian kepada negeri Ku. aku bukan penguasa yang sebaik dan penyayang seperti penguasa kalian sebelumnya tapi aku. aku adalah penguasa yang menguasai banyak suku. Bahasa. agama. Dan kepercayaan lainnya. aku adalah penguasa tunggal yang memikirkan keseluruhan rakyat ku. aku mencintai rakyat ku sebagaimana aku mencintai negeri ku. aku sangat berterimakasih kepada kalian yang mau hidup di keluarga bangsa zalvia. Kalian adalah Zalvia - Aceh. Kalian adalah Generasi pertama untuk dikenal sebagai Zalvia - Aceh" kata Raja Firdaus


"Kedatangan Zalvia adalah Murni sebagai dukungan dan bantuan kepada negeri aceh untuk mengembalikan harga dirinya yang telah dirampas dan diinjak-injak oleh banyaknya musuh yang mencoba mengigit negeri kalian tetapi zalvia membela negeri ini karena kedua dari kita adalah negeri yang ingin dijajahi oleh musuh dan keluarga kita menjadi budak yang hina dimata mereka. aku sebagai Raja di sebuah negeri tidak ingin negeri lain ikut merasakan apa yang bangsa ku rasakan. aku berharap kedatangan zalvia di hati kalian disambut layaknya seorang tamu. Rakyat bisa menjadi 3 fondasi sebuah bangsa. negeri Tanpa Rakyat hanyalah sebuah tempat yang seperti gudang. adanya rakyat kita bisa membuat keberlangsungan hidup lebih cepat. Rakyat bisa menjadi petani. menjadi tokoh rakyat atau agamawan. menjadi seorang tentara untuk rakyat & negeri. Rakyat bisa menjadi seorang yang pemberani dan tegas. Seorang rakyat bisa jadi apapun bahkan diantara kalian bisa menjadi seorang pemimpin kota bahkan lagi menjadi raja tetapi tidak semuanya memiliki kharisma dan menjadi pemimpin baik" kata Raja Firdaus


"Maka dari itulah. Tunduk & Patuhlah pada Kerajaan Zalvia. Dimana kehidupan akan baik jika kita bekerja sama dan saling menghormati sebuah keberagaman" kata Raja Firdaus


BRUK


(suara orang menunduk)


"Kami Rakyat Aceh tunduk & patuh kepada Raja & Bangsa Zalvia!" serentak Rakyat Aceh bersuara dengan lantang & tegas


"saya mengangkat Daud Atthar sebagai Perwakilan dari Kerajaan Zalvia. Pesanku selalu akan tersampaikan kepada Atthar. Serangkaian pembaruan Pemerintahan Aceh selau ada kepada Atthar sebagai jembatan antara Pusat & Aceh" Lanjut Raja firdaus.


Firdaus tetap ingin atthar memimpin daerah aceh karena itu akan lebih memudahkan dirinya untuk melakukan pemberaruan terhadap infrakstruktur aceh itu sendiri


Sontak semua Rakyat Aceh senang bahwa pemimpin mereka masih lah sama dengan begitu rakyat aceh tidak terlalu sulit beradaptasi dengan apa yang akan baru dimasa depan nanti..


...----------------...


...BYE...


...----------------...