Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
500 Golden



Firdaus kembali memberi perintah kepada para mentrinya disetiap sektor. contohnya. Firdaus memberi perintah kepada Mentri Pertanian & KeRakyatan(MPKR) untuk membangun ladang dan pertanian sejenisnya. Mentri Pertanian itu bernama Agsudin. Seorang pria berwawasan tinggi berumur 57 Tahun. Dirinya ditemukan oleh Baste. Baste mengenalkan Agsudin kepada Firdaus dikarenakan Agsudin masih memiliki ikatan kekeluargaan dengan Sebastian atau kakak ipar dari sebastian. Hal lain berbeda dengan Mentri Keuangan & Ekonomi Negara. Firdaus memberi perintah untuk membangun perekonomian baru Zalvia. Firdaus ingin berubah dari koin ke kertas sama halnya di bumi yang dulunya ia tinggali. Firdaus mengatakan Teori uang kepada Jigor. Firdaus mengatakan ada yang lebih tinggi dari sebuah koin emas yaitu sebuah mata uang berbentuk kertas yang memiliki nilai nantinya dimasa depan. Firdaus menjelaskan dasar bahwa Uang kertas itu memiliki nilai karena rujukkan dari koin emas dan mudah dibawa kemana-kemana...


Dan itulah salah satu contoh dua mentri yang ditugaskan oleh firdaus. Sisanya adalah pembangun negeri & pertahanan negara..


Pendidikan tak luput dari mata firdaus. Firdaus terus menerus penekkan bahwa pendidikan itu adalah investasi jangka panjang bagi negara maka dari itu Firdaus memberi perintah kepada Mentri Pendidikan & Rakyat Pintar - (MRP) untuk terus memberikan edukasi Ekonomi. Politik. Bela diri. kedisiplinan sifat & sikap serta kemandirian yang tinggi dan tidak lupa nilai-nilai Kebangsaan Kerajaan Zalvia. Semua itu firdaus inginkan untuk rakyatnya merasakan hal yang setara.


10 Hari kemudian-


Tok


Tok


Tok


"Masuk" Kata Raja Firdaus


Firdaus sudah tahu bahwa itu adalah baste. Eelain baste. Tiada satupun orang diizinkan masuk ke area pribadi Raja kecuali Baste. Kepala Rumah Tangga Istana Kerajaan..


"apa laporan hari ini?" Tanya Raja Firdaus


"Que la chance soit tout autour de vous!. **Saya telah menduga anda akan membaca surat ini telah sampai ditangan anda. Saya sebagai Kaisar. mewakili negara ku. saya sungguh berterimakasih atas kerendahan & ketulusan anda mau menerima kerjasama Prancis - Zalvia. Semoga Keberuntungan menyertai disetiap kerjasama kita.


^^^Kaisar Raoul V**"^^^


Surat itu memiliki lambang atau ikon Kekaisaran


dikabarkan disetiap transit kapal perang atau kapal pedagang dari prancis akan ditarif sekitar 500 Golden (setara 482 Juta Rupiah) yang nantinya transit itu akan melewati Laut Selat Banten yang menghubungkan antara Laut Indiana dan Laut China Selatan. Jika Disetiap Kapal Perang atau perusahaan kapal melewati Selat Banten maka Zalvia memiliki hak resmi untuk menarifkan biaya per kapal 500 golden dan juga memperiksa disetiap kapalnya apabila ada yang mencurigakan dan menganggu keamanan Wilayah Laut Zalvia. dan untuk kapal Perang memiliki peraturan berbeda yang dimana disetiap alat tempur di kapal itu dilarang ditampakkan oleh pihak keamanan laut zalvia. Apabila kapal perang melakukannya maka itu termasuk tindakan percobaan penyerangan dengan konsekuensinya adalah kapal perang itu akan ditenggelamkan beserta orang-orang didalamnya..


rencana hasil tarif kapal transit untuk dbagi rata yaitu 70% untuk Istana Kerajaan. 20% untuk rakyat & pembangunan. 10% halnya untuk keluarga Tentara Zalvia dan Aparatur Keamanan Zalvia lainnya..


Firdaus tak luput juga mengenai pajak negara. Tarif pajak untuk rakyat sebesar 5% yang artinya Rakyat cukup membayar 50 Golden (setara 750ribu rupiah). Pembiayaan Pendidikkan & rumah sakit telah digratiskan namun jual & beli akan tetap dipajakkan selain itu pajak tidak selalu emas melainkan hasil pertanian mereka untuk mempermudah rakyat membayar pajak kaeena kewajibannya sebagai Rakyat Zalvia yang berbudi luhur & Taat Peraturan..


...----------------...


...BYE...


...----------------...