
Dicky mengatakan bahwa dirinya setuju untuk menukaran antara informasi map & komoditas milik zalvia..
Firdaus hanya menatap baste dan baste mengerti
"Tuan Dicky. Zalvia tidak suka menindas negara lain tetapi zalvia juga tidak ingin ditindas oleh negara lain. Saya mengajukan kerjasama untuk kita melihat masa depan yang cerah diantara keduanya" kata Raja Firdaus
Baste kembali dengan membawakan sebuah minuman yang dicky tidak tahu apa itu
"Teh apa ini?" Tanya Dicky yang terheran-heran
"Ini adalah Teh Matcha. apakah Tuan Dicky tahu bahwa Teh ini pun bisa menjadi jembatan komunikasi antara kedua negara? Komoditas dan sejenisnya itu bisa menunjukkan seberapa kaya negara itu miliki" kata Raja Firdaus sambil bersilahkan Dicky meminum..
Dicky takut jika ada sesuatu didalamnya tetapi melihat seorang raja yang minum tanpa ragu membuat dicky khawatir jika tidak minum maka akan tidak sopan dirinya sebagai seorang tamu..
Sssytrrrruuup(menyuruput teh matcha)
"?? Mengapa teh ini sungguh nikmat dan hangat?' gumam Dicky yang terheran-heran
Firdaus bisa membaca situasi yang dicky alami. Kemungkinan besar adalah dicky penasaran mengapa sebuah teh begitu nikmat jika diminum selagi hangat...
"apa Tuan Dicky sudah mengerti?" Tanya Raja Firdaus sambil menaruh kembali gelas berisi teh matcha..
Dicky mengangguk.. Kini sekarang dia paham bahwa perang tidak selalu dengan senjata tapi ternyata dengan komoditas & budaya yang dimiliki negara tersebut..
"manusia tidak bisa hidup tanpa orang dan begitu juga stok makanan. Mereka akan menggila jika semua itu tiada dan itu lebih mengerikan daripada sebuah perang!" kata Dicky yang mulai memahami pemikiran sang raja firdaus..
"benar apa yang dikatakan Tuan Dicky. perang tidak selalu dengan senjata tetapi dengan apa yang kita lakukan sekarang. Sebenarnya tanpa anda sadari. kita sedang berperang dengan kelebihan apa yang kita miliki sekarang. negara anda dengan wilayah yang besar tapi tidak dapat memiliki apa yang kami punyai sekarang. Begitu juga kami yang wilayah kecil dari perancis tapi kami lebih besar dalam sumber daya" kata Raja Firdaus
Dicky pun terkejut mendengar bahwa dirinya tidak menyadari bahwa pekerjaannya sebagai diplomat(utusan) adalah perang tak kasat mata dan dicky menyadari hal itu sekarang...
Dicky pun bangkit kemudian berdiri tepat didepan kaki milik firdaus
BRUK
Dicky menunduk(ala ksatria)
"Yang Mulia Raja. Tidak RajaKu! Aku mohon jadikan aku sebagai bawahan anda. pikiran saya telah terbuka oleh anda yang begitu bijaksana... Tolong jadikan saya sebagai bawahan anda yang bijak!" kata Dicky
"Bangkitlah. Dicky. saya menerima mu. Bahkan negara ini menerima orang - orang yang telah sadar bahwa dirinya masih belum mengetahui apapun tentang dunia ini. Kamu belum terlambat wahai dicky. saya mengizinkan kamu untuk mencari apa yang sebenarnya kamu ingin cari. Saya mengizinkan kamu memiliki ilmu yang luas bagaikan laut samudera yang luas tak terhingga itu!" kata Raja Firdaus dengan gagah
Dicky yang masih menunduk itu tersenyum bahagia dalam diam
"aku bersumpah atas Dicky Patriack Laurent. Aku bersumpah setia untuk anda. Wahai RajaKu yang agung!" kata Dicky dengan sedikit bersujud dikaki milik Firdaus
Firdaus pun menghalangi dicku untuk mencium kakinya
"aku tak mengizinkan kamu mencium kaki ku tetapi cukup tunduk pada ku maka aku memberi mu segala hal yang kamu bahagia dan tak menyesal setelah kamu bersumpah pada ku!" kata raja firdaus
Dicky melihat itu sedikit binar-binar sekaligus malu karena melakukan hal yang tidak diizinkan itu..
3 hari kemudian
{Hahahahaha. sepertinya anda telah memanfaatkan Loyal emperor dengan begitu baik. Raja Firdaus] kata Lisc yang tertawa tiba-tiba
Firdaus pun sedikit membiarkan Lisc yang senang karena firdaus juga berterimakasih akan hal itu
[Saya memiliki hadiah untuk anda karena keberhasilan anda menaklukan dan mengalihkan kepercayaan & otaknya kepada anda seorang!] kata Lisc
Tiba - Tiba muncul sebuah Lembaran besar dan ternyata itu adalah sebuah Map yang bertulisan Eropa tanpa Firdaus pikir dirinya juga menyadari tetapi ada hal berbeda dari map tersebut
ini visualnya)..
'map ini cukup berbeda dari map yang ada dibumi. Setengah berbedaanya. Disini tidak ada wilayah swiss atau russia bahkan negara kecil pun tiada disana' Kata Firdaus yang menyadari hal tersebut setelah memperiksa
[Saya sudah katakan. Bahwa Dunia ini tidak sepenuhnya bumi dan tidak pula juga dunia yang berbeda. Dunia yang saya buat adalah perbatasan dari kedua dunia yang diciptaan oleh Yang Mulia Dewa Al dan Dunia diciptaan oleh saya] Kata lisc
...----------------...
...BYE...
...----------------...