
tidak juga dengan berkeliling. Firdaus mengajak Dicky untuk melihat hasil sumber daya yang kini telah berhasil dikelola oleh kerajaan zalvia
"Tuan Dicky. Izinkan saya perkenalkan anda. Ini adalah Forest of Zalvia. Banyak perkebunan dan pertanian yang dihasilkan & kelola oleh Rakyat Zalvia untuk negara" kata Raja Firdaus
"Tuan Dicky. apa yang tidak miliki perancis tapi dimiliki oleh kerajaan kami? Ya benar. Gandum. Besi. batu bara.dan batu permata. kami memiliki semua yang hampir diinginkan oleh perancis dan sekitarnya. Dan kami bersyukur akan hal itu" kata Raja Firdaus
Dicky juga sambil melihat bahwa pertanian dan perkebunan yang saat ini sangat makmur dan hasilnya melimpah ruah
"hahaha. Benar apa yang dikatakan yang mulia raja. semoga kita bisa bekerja sama dan membahas hal lainnya" kata Dicky dengan serak mengakui kekurangan perancis..
"Tuan Dicky. apa yang saat ini perlukan oleh perancis?" Tanya Raja Firdaus
"batu bara. Kayu bakar dan sejenisnya untuk menggerakkan kapal & kereta kami" kata Dicky dengan jukur
Firdaus pun mengajak kembali ke dalam mobil
"saya bisa menjual apa yang anda butuhkan dengan harga setimpal dan tidak membuat diantara kita merugi" kata Raja Firdaus
Dicky mendengar itu sedikit menaikkan perhatiannya dalam obrolan tersebut
"dengan apa anda meminta?" Tanya Dicky
"Saya akan menjual setidaknya kayu bakar. Batu bara dan lain sejenisnya masing-masing sebesar 10 gerbong kereta api" kata Raja firdaus
"tetapi saya mau bertukaran yang baik. Yaitu memberikan saya peta disekitaran perancis dan itulah harga yang bisa bayar untuk sebuah peta. bagaimana?" Tanya Raja Firdaus dengan santai
Ucapan firdaus begitu meyakinkan tetapi Dicky bukanlah anak baru dalam pembicaraan politis ini...
,"Hahaha Yang Mulia Raja. apakah itu tidak terlalu merendahkan bangsa kami?" Tanya Dicky dengan tertawa
"hahaha. saya akan rugi jika hanya sebuah map. Hahaha" kata Raja Firdaus ikut tertawa
Firdaus pun memberikan hal yang zalvia inginkan dari perancis itu adalah informasi dari terkaitan belanda dan beberapa situs penting dari kerajaan tersebut
Dicky mulai memahami jalan pikiran Firdaus dan raja itu ternyata ingin membeli informasi dari negaranya melalui dirinya
'seberapa pintar raja negeri ini?' gumam Dicky
"Tuan. apa kah Kaisar anda suka berkuda?" Tanya Raja Firdaus tiba-tiba
Dicky pun mengangguk tanpa beban
"ada sebuah kuda putih layaknya selaju dan saya ingin memberikan itu kepada kaisar anda" Kata Raja Firdaus
Baste yang selalu menyetir dan hanya mendengar perkataan rajanya tersebut pun paham kemana arah selanjutnya..
1 jam perjalanan.
Firdaus turun dengan gagah diikuti oleh dicky yang kembali melihat pemandangan takjub
"Selamat datang di HOZ. Horse of Zalvia. Kuda yang jatan. Gagah. Lincah & gesit tentu itu banyak di negeri ini. Dan salah satu berada di penampungan HOZ ini" kata Raja Firdaus..
Dicky melihat banyak kuda yang cantik & bersih sedang memakan rumput dengan sejajar dan patuh
"bagaimana anda mengajari mereka?" Tanya Dicky
"itu memiliki rahasia. Tuan Dicky. sama halnya anda menanyakan tentang bisnis orang lain" kata Raja Firdsus dengan Tersenyum
...----------------...
...BYE...
...----------------...