
Zerick masih termenung atas kesalahan dan kecerobohan yang tidak ia sadari
'apakah aku masih pantas melayani Raja?' Gumam Zerick menatap langit biru.
-Di Pantai
ZAP telah menunggu kapal patroli ZAL. Setibanya kapal patroli. Para Prajurit Laut mengeluarkan para Tahanan dan diambil Alih oleh ZAP
"Terimakasih Komandan Zerick. Mereka adalah Penjahat yang kini membuat masyarakat resah. Kini masyarakat akan tenang jika kita berhasil menangkap penjahat ini" kata Polisi ZAP
"Tidak perlu khawatir. Adin. Saya sebagai orang yang melayani Raja harus bisa membuat kenyamanan & keamanan rakyat terjamin aman dan tenang. Silahkan Lanjutkan" kata Zerick
"-Jawa
" Ayo Cepat. Kerja!" Seru Prajurit VOC.
Saat ini Keith tertangkap oleh Prajurit VOC untuk dipaksa kerja membangun Jalan Kota ke kota lainnya.
Keith sudah tua rentan tapi dipaksa oleh prajurit VOC
'apa dosa ku sehingga mendapatkan perintah hal bodoh. Pulang mati. disini akan mati' gumam Keith
"Ppsst. Psst. Hei. Hei" suara bisik memanggil Keith.
Keith melihat sekiling saat ia memiliki kesempatan untuk itu. Dan ternyata ada 3 orang yang bersembunyi dibalik pohon.
'Apakah mereka yang dimaksud Raja?' gumam Keith bertanya-tanya.
Keith menoleh untuk melihat apakah jika kabur saat ini adalah waktu tepat atau tidak.
'sepertinya Tuhan berpihak pada ku' Gumam Keith yang mengetahui Prajurit VOC menjauh dari Keith.
Keith berusaha lari kecil tanpa memikirkan usia yang ia jalani saat ini
"Apakah kalian Adalah Matahari yang berada di perut kucing?(Siapa kalian? Dan nama kalian?)" Tanya Keith
"apakah kucing mu bisa terbang? Haha(kami adalah prajurit Zalvia yang menyamar sebagai VOC" kata jawab salah satu orang itu.
"aku memiliki gandum tanpa ada yang menemani ku. (apa kamu mau menemani ku?Aku Tidak tahu Tapi apa kamu ide?)" tanya Keith
"apakah kamu ingat? Dunia phon adalah pembatas tanah dan kita(Aku hanya mengantarkan mu diperbatasan wilayah banten - VOC. Karena perbatasan itu membenci satu sama lain dan bisa kita jadikan peluang)" kata salah satu orang penyamar.
Keith pun mengangguk setuju dan keith mengikuti orang tersebut dirinya mau misi ini cepat selesai dan pulang
Selama perjalanan yang cukup rumit karena harus bersembunyi.
Suatu ketika
"S--Sial kita ketahuan!" kata Salah satu orang penyamar.
Keith yang mendengar itu ketakutan karena ia juga tidak mau mati disini
"Angkat Tangan kalian!" kata Prajurit VOC itu yang mulai mengetahui keberadaan sekelompok Keith
"Siapa kalian? tunjukkan identitas kalian!" kata Prajurit VOC yang bertanya kepada prajurit penyamar
"Saya adalah sama seperti kalian. Aku ingin membawa manusia bodoh ini ke Barat!" kata Prajurit Menyamar yang menyerahkan ke indetitasnya
Prajurit VOC itu pun melihat dan wajah garangnya muncul
Doooor
Dooooor
Dooor
Keith terkena tembakkan begitu juga dua orang penyamar lainnya
"S--Sialan kalian VOC" kata Keith sebelum nafas terakhir.
Keith akhirnya meninggal di tangan VOC.
"baiklah. Ayo bangun. Dia sudah mati" kata Prajurit itu.
Dua prajurit yang menyamar akhirnya bangkit
"Tidak sia-sia Yang Mulia Raja Menciptakan Baju Armor Anti Peluru ini" kata Prajurit penyamar lainnya.
Ternyata oh ternyata. 4 orang dari perpura-pura sebagai VOC semuanya itu adalah prajurit zalvia. Mereka menyamar sebagai Anggota VOC yang menciduk anggota penyamar lain nya agar terdapat alasan yang valid mengapa harus menembak keith beserta yang mengawal keith.
"Apakah kalian baik-baik saja? Joy?" kata sang penembak tadi
"aku baik-baik saja. Hernya. tapi aku tidak menyangka aku benar-benar ditembak!" kata Joy
"maaf. Itu demi berlangsungnya
perintah Yang Mulia Raja kepada kita semua" kata Hernya
"Hiden. Apakah kamu baik - baik saja?" kata Joy
"Aku baik-baik saja. Untungnya baju armor ini benar tahan peluru" kata Hiden
Joy & Hiden orang menyamar untuk mengawal keith. Dan Hernya bersama temannya yang menjadi anggota VOC yang berhasil menciduk joy & hiden.
"Bagaimana dengan mayat nya?" Tanya Joy
"lebih baik kita foto dan tunjukkan kepada yang mulia raja" kata Hiden memberi usul
"ide mu bagus. ayo cepat. Keburu VOC asli datang" kata Hernya.
Ckreek
Ckreeek
"sudah. Ayo kita pulang dan tinggalkan mayatnya saja disini" kata Hiden
"Tunggu. Aku punya usulan yang lain. Salah Satu dari kita harus berdiam disini dengan menggunakan seragam VOC. Dan kemungkinan VOC asli datang dan menghampiri kita. Lalu setelah itu kita foto" kata Hernya
"lalu foto ini seakan menggambarkan betapa kejamnya VOC?" Lanjut Hiden
"Benar" kata Hernya
...----------------...
...BYE...
...----------------...