Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
Bangsawan Tua



1 minggu kemudian -


Rakyat Siam terkejut jika Raja serta keluarga kerajaan & bangsawan dan lainnya adalah para pejabat pemerintah akan dieksekusi oleh pendatang asing


"Raja & Ksatria kalian mati ditangan kami. Kami datang bukan menumpahkan darah diantara kalian tetapi menginginkan raja kalian beserta ksatria nya mati. Mereka lah yang menyimpan pasukan yang tidak diketahui dan menyerang negeriKu! Pembalasan ku hanya Raja kalian. Maka jika ada orang mendekat akan ku anggap mereka adalah pendukung kerajaan!" Teriak Arman dengan bergebu-gebu


Tak ada jawaban melainkan mereka semua terdiam dan berakhir menonton setiap orang penting di ksatria


"Siap!" rhin memberi aba-aba


total 9 prajurit yang akan mengeksekusi setiap para penjahat


"TEMBAK!" Titah Arman


Dooor


Dooor


"Argggh!" salah satu jendral ksatria yang merasakan sesuatu yang panas dalam perutnya


BRUK


Jendral itu hanya bertahan hidup selama 10 detik saja tetapi itu tetap membuat jendral kstaria itu terjatuh hingga tak bernyawa..


"Raja Kalian! Raja kalian sangat Serakah tetapi lebih menjijikkan adalah para bangsawan ksatria yang menjijikkan yang melakukan memaksaan terhadap anak - anak perempuan kalian tapi kalian diam saja. BODOH!" kata Rhin


salah seorang bangsawan ksatria yang berumur tidak jauh dari umur firdaus itu pun ditarik


"Bangsawan Muda ini yang merusak masa depan anak kalian. Merusak kehidupan anak kalian!" kata Rhin


Dooooor


Rhin langsung menembak Bangsawan ksatria muda itu di kepala nya hingga isiannya berterbangan


beberapa keluarga bangsawan dihukum mati didepan rakyatnya yang terlihat sebagain dari mereka tersenyum puas melihat kematian para bangsawan tersebut


Salah satu prajurit Aceh menarik seorang bangsawan berumur 70 tahun...


"Tuan Prajurit! Tolong jangan tangkap pria itu" seorang perempuan memohon kepada prajurit aceh


"benar. Tuan. tolong jangan membunuh orang ini. dia adalah bangsawan yang berbeda. Dia membantu kami" diikuti oleh Rakyat siam lainnya


Arman melihat tersebut dan mendekati kerumunan yang mencegah seorang bangsawan tua hendak akan dihukum


"ada apa ini?" Tanya Arman dengan tegas


Prajurit aceh langsung bersikap sempurna dan menjelaskan


Arman melihat setidaknya terhitung 10 - 20 orang yang mencegah hal tersebut


"apa hubungan kalian dengan bangsawaan tua ini?" Tanya Arman dengan sopan dan tegas


"Tuan! Tolong jangan menghukum bangsawaan tua ini. dia berbeda dengan apa yang sudah anda hukum. bangsawan tua ini selalu dibenci oleh keluarga kerajaan & bangsawaan lainnya. Kebencian itu karena Bangsawaan tua ini menggunakan hartanya lalu membeli dan memberi kami setiap makanan dan daging disetiap 1 bulan sekali. Terhitung kami sudah mendapati kebaikannya selama 1 tahun ini tetapi hari ini kami melihat bahwa dia juga akan ikut dihukum maka kami ikut bersamanya untuk mencegah kematiannya karena bangsawan tua itu tidak pantas dihukum!" seorang pria menjelaskan situasi dan kenapa mereka mencegah bangsawan tua itu dihukum


"bagaimana aku bisa mempercayai kalian? Sementara banyak dari kalian menyadari bahwa para bangsawan dan keluarga kerajaan kalian yang menghancurkan hidup kalian juga negeri Ku!. Bagaimana aku mempercayai kalian?" Tanya Arman


Arman tidak semerta-merta langsung mempercayai perkataan para pencegah tersebut


"Sudah. Sudah. Tidak apa-apa. mungkin saya sudah saatnya mati" bangsawan tua itu mulai bersuara


"Tidak Tuan Phil! Kebaikkan anda kepada keluarga saya belum pernah saya bayar. Jangan pernah berharap anda mati karena saya tidak mengizinkan mereka menghunuskan pedang kepada anda. Tuan Phil!" Teriak seorang pria yang bergebu-gebu


Phil bangsawan tua itu terdiam dan tersenyum


"Tuan Prajurit. Tolong jangan bunuh mereka. Lakukan seperti yang anda bicarakan. Anda tidak akan menghinakan atau membunuh mereka. apa itu benar?" kata Phil dengan tersenyum


"Arman Mengangguk karena memang benar. Arman dan pasukkannya tidak diizinkan untuk melakukan penembakkan atau menghukum rakyat tanpa adanya landasan Kesalahan yang membuat mereka harus mati..


"Mengapa! Mengapa Tuan Phil? Mengapa anda menyerahkan diri? Anda tidak bersalah dan anda berbeda dengan bangsawan yang kami kenal! kami tidak setuju seorang bangsawaan seperti anda dihukum mati oleh mereka(pasukan arman)" Kata seorang perempuan tersebut


Phil tidak menjawab namun Dirinya sudah ditarik oleh prajurit atas perintah Arman


"kalian sungguh benar - benar bodoh atau tertipu? Saya menunjukkan sesuatu kepada kalian artinya topeng manusia itu apa" kata Arman


TIK


Arman mencetikkan jari dan tiba lah 3 orang prajurit aceh membawa sebuah gerobak yang berisikan daging dan gerobak lainnya adalah berisikan manusia yang sudah tubuh tengahnya berlubang..


Arman mendekati ketiga gerobak tersebut dan berkata dengan lantang dan keras


"Saya tidak peduli kalian akan percaya atau tidak! Kalian akan melihat sendiri bahwa selama 1 tahun lebih ini kalian makan daging anak-anak kalian dan beras yang sudah kotor tetapi dibersihkan kembali oleh bangsawan tua yang kalian cegah tersebut. Daging-daging itu kalian pikir itu berasal dari peternakkan? Padahal kalian tahu bahwa setiap peternakkan kalian disita oleh Para bangsawaan dan keluarga kerajaan!apa kalian itu bodoh atau bagaimana? inilah makanan kalian selama 1 tahun itu" kata Arman dengan keras


Arman pun menyuruh 3 prajurit itu melepaskan 3 gerobak tersebut dan membiarkan Rakyat siam yang mencegah bangsawan tua itu melihat apa yang selama mereka makan


...----------------...


...BYE...


...----------------...


Terimakasih