Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
Kepercayaan. Sumber Daya. Militer



para ahli pun keluar dari istana dan akan datang kembali ke istana untuk melanjutkan pergerakkan


"Sebas. Sepertinya dari tadi kamu menahan sebuah pertanyaan untuk ku. sekarang kamu bisa menanyakan hal itu" kata Firdaus setelah melihat raut wajah milik sebas


"Yang Mulia Firdaus. Mohon Maaf Apabila Hamba Begitu lancang. Tapi izin kan hamba bertanya. Mengapa Yang Mulia Firdaus ingin sekali mempintarkan rakyat?" Tanya Sebas


"sebelum aku menjawab pertanyaan mu. aku bertanya kenapa ibunda ku membuat proposal hukum tentang hak wanita?" Tanya Kembali Firdaus


"Agar wanita setara dan dapat mendapatkan hal yang sama?" jawab sebas dengan bingung


"benar. Sebas. Sama hal yang ku lakukan sekarang ini. Aku ingin rakyat pintar dalam segala bidang atau di bidang mereka tertentu. Sudah banyak para bangsawan membodohi rakyat dan sekarang kita harus ubah mindset pikiran mereka dengan cepat. sebas. Apakah kamu pernah mendengar sebuah Pepatah tentang 3 ? " firdaus


"pepatah 3? Apa itu Yang Mulia ?" Tanya Sebas bingung


"ada suatu pepatah mengatakan. Untuk mendirikan sebuah kerajaan(negara) yang makmur diperlukan 3 hal. 1. Kepercayaan Rakyat. 2. Sumber daya. 3. Militer. Apa kamu tahu ketiganya?" Tanya Firdaus


"Tidak Yang Mulia" Kata sebas


"pertama. Rakyat. Kita perlu kepercayaan Rakyat agar Rakyat mau berjuang untuk raja & negara mereka. Aku memerlukan kepercayaan mereka agar mereka tahu bahwa Raja masih memiliki kewenenangan atas diri mereka. Tanpa Rakyat. Raja hanya sebuah nama saja. Kita perlu adanya reformasi dan revolusi di kalangan masyarakat agar mereka terus mempercayai keluarga Kerajaan. Kedua. Sumber Daya. Sumber Daya Adalah Jantung kedua bagi sebuah kerajaan. Tanpa sumber daya seperti gandum dan sejenis sebelahnya maka Rakyat akan kelaparan dan Rakyat akan menuntut Raja untuk segera menyediakan hal tersebut. Jika Raja Gagal maka Rakyat tidak percaya lagi dengan Raja. ketiga. Militer. Sebuah negara perlunya ada militer untuk membuat rakyat merasa nyaman dan aman. Tanpa militer. Maka Raja & Rakyat Akan mudah terbunuh. Dan negara hancur. dan sekarang kamu paham bukan. Sebas? Bahwa Raja membutuhkan Kepercayaan Rakyat untuk terus berkuasa dan terus mempertahankan tahta dan pemerintahan" kata Firdaus


Sebas pun mengangguk kagum mendengar hal itu tersebut dan tidak disangka oleh sebas tentang calon Raja tersebut


"baiklah. Sebas. Kumpulkan semua rakyat di ibu kota besok hari. Aku dan Ayahanda akan datang menemui mereka" Titah Firdaus.


"Baik Yang Mulia!" kata sebas.


Sebas pun pergi begitu juga Firdaus yang bangkit dari tahta dan menuju kamar nya


"Wahai Anakku!" Teriak milik pria tua


"Wahai Anakku. Sungguh aku mendengar jika kamu mulai menginginkan Perubahan di kerajaan kita. Tapi apa yang kamu ingin rubah. Wahai anakku?" tanya Raja Aztoth


"saya sungguh gembira anda telah mendengar apa yang saya lakukan. Ayahanda. saya sedang melakukan perubahan untuk negeri kita tercinta. seperti yang ayahanda tahu. Negeri sebrang telah di jajah dan rakyat sana telah diperbudak oleh asing dengan Kejam dan kasar. Maka saya sebagai Anak ayahanada sekaligus Calon Raja Zalvia. Negara telah menuntut saya untuk melakukan perubahan untuk memajukan negara. Negara menuntut saya untuk terus maju dan tidak boleh kalah" kata firdaus dengan semangat bergelora


Raja Aztoth XI melihat anaknya yang begitu bergelora dalam menjelaskan


"Negara Menuntut mu? Siapa yang berani melakukan hal tersebut?" Raja Aztoth perpura-pura salah paham


"Tidak ada menuntut saya. Ayahanda. Tapi sebagai penerus ayahanda. Maka saya harus menjalankan tugas yang berat ini agar dikemudian hari generasi baru zalvia berkembang dengan baik dan dalam dunia yang damai" kata Firdaus


Raja Aztoth XI melihat itu sangat gembira memiliki penerus yang menjanjikan


'Nah Valen. Apakah kamu melihat diatas? Anakkmu telah berkembang dengan baik dan seperti kamu harapkan sebelum dirinya lahir. Aku harap kamu tenang disana' Gumam Raja Aztoth XI melihat kelangit


"Apakah Ayahanda sedang sibuk untuk besok hari ?" Tanya Firdaus


Pertanyaan Firdaus membuyarkan Raja Aztoth XI yang melihat langit² yang dihiasi gambar yang cantik


"ayahanda selalu sibuk tapi jika anakku menginginkan aku bersama. Maka ayahanda tidak menolak. Apa yang ingin kamu lakukan besok bersama ayahanda?" Tanya Raja Aztoth XI Tersenyum


...----------------...


...BYE...


...----------------...