Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
Tovlar



Bisa di bilang bahwa Kerajaan Zalvia kini memiliki kekuataan besar di wilayah sekitarnya dan beragam kerajaan kecil dan besar. beberapa kerajaan sekitarnya pun mulai khawatir akan kemajuan yang zalvia lakukan


--Beijing. Dinasti Tovlar.


Beijing adalah ibu kota dan pusat ekonominya di dinasti tovlar. selain ekonomi tempat tinggal kaisar dan pemerintah berada di beijing.


"Yang Mulia Kaisar. Hamba mendapatkan kabar" Kata ???


Seorang pria yang duduk di tahta itu adalah kaisar tovlar yang bernama XiGuang dan telah bertahta selama 67 tahun. bermacam perang dan asam manis kehidupan telah dirasakan oleh XiGuang sebagai kaisar dan manusia


"kasim Fen. kabar apa? ceritakan perlahan" titah Kaisar XiGuang dengan tenang


Fen menyatukan tangannya dan menunduk


"Yang Mulia Kaisar Guang. Hamba mendapatkan kabar ada sebuah kerajaan yang mulai tumbuh besar dan wilayahnya dan juga itu tidak jauh dari wilayah anda" kata Kasim Fen


"dikatakan bahwa nama Kerajaan baru yang sedang dibicarakan oleh rakyat ibu kota kita mengatakan bahwa kerajaan itu bernama Zalvia. sebuah kerajaan 1 pulau kini mereka berhasil meluas wilayahnya tidak kurang dari 3 tahun" kata Kasim Fen melanjutkan


"kabar terbaru dari Kerajaan Zalvia bahwa Kerajaan Zalvia telah berhasil bekerja sama dengan bangsa barat yaitu Kekaisaran Perancis" kata Kasim Fen kembali menjelaskan berita tersebut


Kaisar XiGuang pun mengambil Peta dan menyuruh kasim Fen mempetakan wilayah itu dan seberapa jauh dari wilayah nya


Kasim Fen membungkuk untuk izin mendekat dan lalui dirinya mempetakan dengan tinta tulisan dan mempanjangkan garis dari wilayah dinasti tovlar dan kerajaan


Kasim Fen pun mundur setelah mempetakkan wilayah


"kasim fen. darimana kamu mendapatkan informasi ini?" Tanya Kaisar XiGuang


"Mohon Ampun Yang Mulia Kaisar. Hamba mendapatkan dari obrolan para pedagang dan beberapa pekerja yang sempat melewati wilayah kerajaan itu" kata Kasim Fen


"katakan kepada mentri luar negeri. aku ingin memulai berhubungan kerjasama antara dinasti tovlar dan kerajaan zalvia" Titah Kaisar Guang


Kaisar XiGuang mengambil keputusan tersebut dikarenakan kestabilan politik yang baru damai ini tidak harus dicoreng dengan peperangan. XiGuang tidak takut perang namun itu akan menyulitkan negaranya untuk pulih dan rawan akan kudeta yang pernah terjadi yang sudah-sudah sebelumnya.


Kasim Fen tampak terkejut tapi dirinya hanya bisa patuh menjalankan perintah Kaisarnya..


Kasim Fen dengan surat atas nama kaisar pun memanggil mentri luar negeri..


3 jam kemudian


"Hamba adalah Kaili. Mentri Luar Negeri anda siap melayani. Yang Mulia kaisar" kata Kaili dengan bersimpuh didepan


Kaisar XiGuang memberi perintah kepada kasim untuk menjelaskan maksud dan tujuannya memanggil Menlu Tovlar tersebut..


"Aheem. Tuan Kaili. izinkan hamba. Kasim Fen mewakili yang mulia kaisar. Yang Mulia Kaisar ingin anda berjalan menuju sebuah kerajaan yang mulai terkenal dibicarakan oleh rakyat dinasti tovlar dan saya yakin anda mengetahui itu" kata Kasim Fen


Kasim adalah untuk mewakili setiap pembicaraan apabila sang kaisar tidak menginginkan untuk bicara dan kasim fen tidak sejauh dengan perdana mentri..


"Tuan Fen. Yang Mulia Kaisar. sejujurnya saya telah mendengar itu dan mengatakan bahwa mereka memiliki wilayah darat dan laut yang bisa dikatakan setara dengan wilayah dari 3 hingga 5 kota di dinasti tovlar ini jika digabungkan" kata Kaili menjawab


"ini bisa dikatakan hampir besar jika 3 hingga 5 kota digabung dan yang mulia kaisar. Bolehkah hamba mengeluarkan peta yang hamba dapatkan?" kata Kaili


Kaisar Mengizinkan dan lalu kasim fen mengambil meja yang panjang dan besar untuk diletakkan peta tersebut


"Yang Mulia Kaisar. Tuan Kasim Fen. jika secara kasar bahwa wilayah Kerajaan kita itu akan seperti ini" Kata Kaili sambil membuat garis



anggap lah ini visualnya)


"Kerajaan Zalvia sebenarnya adalah keturunan dari Kekaisaran Zalvia yang sebelumnya memiliki luas dari barat asia(ujung sumatera) hingga keujung asia(pulau papua) namun keruntuhan Kekaisaran Zalvia selama 230 tahun lalu dan kemungkinan raja dari kerajaan yang kita kenal ini adalah keturunan kaisar terakhir atau diantara kaisar sebelumnya" kata Kaili


Kaili sebagai menlu dinasti tovlar tetapi ilmu dan wawasan tentang dunia cukup dikatakan memumpuni dan hebat dalam dunia politik juga.


"Tuan Kaili. apakah anda mengetahui siapa Raja Zalvia tersebut?" Tanya Kasim Fen


Kaili mengangguk


"Firdaus I" kata Kaili


...----------------...


...BYE...


...----------------...