Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
Meningkatkan SDM



1 bulan kemudian


telah 1 bulan berlalu tapi firdaus tetap memikirkan persoalan Penawaran yang sedikit menggiurkan tapi Akan dikurangi untuk oleh pembelian tersebut tapi opsi lain adalah Dirinya harus meningkatkan SDM Berarti


'Apakah aku harus mengeluarkan 1 barang tersebut?' gumam firdaus


'Nah Lisc. Setiap pemberian yang dirimu kasih. Maka akan diberi sekaligus per kapal maka akan memiliki 1 orang yang bertindak sebagai Kapten. Bukan?' tanya firdaus


[Anda Benar. 2 ribu alutsista telah saya beri sebagai hadiah untuk anda. 2 ribu kapal. 2 ribu helikopter. 2 ribu tank. 2 ( Jumlah 2 orang ) ribu orang dari kapal yang bertindak sebagai Kapten Kapal. 3( jumlah 3 orang ribu sebagai Pilot Helikopter. Dan 3 ( jumlah 3 orangnya ) ] Penjelasan Lisc


"Sebas. Berapa Penduduk Zalvia?" Tanya firdaus


"Menjawab Pertanyaan Yang Mulia Firdaus. Menurut informasi yang telah di input oleh Ratu lV atau Ibunda Anda telah berhasil mendata keseluruhan Total Penduduk kerajaan Zalvia Adalah 15 Ribu. 5 ribu adalah dewasa ( 18 - 23 Tahun ). 5 ribu adalah Lansia ( 60 - 90 Tahun ). 5 ribu Adalah Balita atau berumur sekitaran 7 hingga 10 tahun (bocah)" Kata Sebas Menjawab


15 Ribu? Itu sedikit dari apa yang diberikan Oleh Lisc. setidaknya butuh 3 ribu lagi


"Sebas. Berapa laki-laki yang dimiliki negeri ini?" Tanya firdaus


"Menjawab Pertanyaan Yang Mulia Firdaus. jika mengacu kepada keberhasilan Ratu lV dalam mendata total kependudukan Kerajaan Zalvia. Mungkin sekitar 3 Ribu pria dewasa yang mungkin juga sekitaran 18 - 30 tahun yang masih segar dalam pertempur atau mencari nafkah" kata Sebas


'3 ribu? Hmm. Ini cukup. 18 ribu orang dari atur ulang' gumam Firdaus


"Sebas! Panggil semua para Ahli. Panggil Mereka merasa Pintar dalam suatu bidang. aku butuh Mereka yang pintar dalam pertani. ekonomi. Pra - Rencana Militer. Keuangan Negara. Segera carikan! Saya tidak peduli dari kalangan Rakyat atau bangsawan. Saya butuh mereka!" Titah Firdaus


Sebas Terkejut mendengar hal tersebut dan bertanya-tanya tentang perintah dari calon Raja nya tersebut


"Sebas. Apakah kamu meragukan diri ku sebagai Calon Raja ? Ketahuilah Sebas! di sebrang sana penduduk Lokal di siksa. Di perbudak dan hal lainnya! Kita perlu rakyat menjadi beradab. Beretika. Dan pintar dalam segala bidang agar kita bisa melawan penjajahan dan Asing yang mau merebut Tanah Air kita. Kita perlu meningkatkan SDM!" kata Firdaus dengan lantang berteriak


"Aku sangat yakin kamu mengetahui. Sebas. Karena Ibunda ku pernah menyebutkan hal ini bukan? tapi karena ibunda ku hanya seorang ratu untuk melayani raja jadi mereka tidak memerlukan opini dari sang ratu tapi berbeda dengan Ayahanda tetap melaksanakan keinginan ibunda" kata Firdaus


"Anda Benar Yang Mulia Firdaus. Seperti nya saya tambah yakin jika ramalan ratu tentang anaknya akan perubah Dunia hingga para dewa - dewi takut melihat nya!" kata sebas


"jadi apakah sebas. Apakah kamu akan terus disini?" Tanya Firdaus


"baik Yang Mulia Firdaus. Hamba Akan Mencari para pemuda - pemudi yang dimiliki oleh Zalvia untuk kontribusi kepada Raja & Negara!" kata sebas menunduk


[Anda Pintar. Tuan. Sepertinya anda menantang sekaligus anda menemukan cela saya. Sungguh hebat anda] kata Lisc


Sedangkan firdaus sedikit memerah ketika dipuji


'Terimakasih Lisc. Tapi menantang anda? Sungguh mana keberanian saya sebagai manusia menantang para dewi atau dewa seperti anda' kata Firdaus merendah.


[Anda Bukan Manusia. lho] kata Lisc


'Apa? Jika saya bukan manusia lalu apa? Jangan bercanda. Dewi Lisc. Itu tidak lucu' kata Firdaus


...----------------...


...BYE...


...----------------...