Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
Wilayah Atas



setelah kepulangan Firdaus dari Keluarga Ellard. Kini Firdaus memiliki sebuah rencana yaitu pembangun adminstratif Kota. adminstratif kota yang sekarang adalah ruwet dan memiliki lubang.


"Sebas. saya akan membangun Adminstratif Kota baru" kata Raja Firdaus menjelaskan niatnya.


"Apakah anda ingin membangun kota baru?" Tanya sebas yang kurang paham apa yang dimaksud oleh Raja nya.


"Tidak. saya ingin menata ulang kota-kota yang kita kuasai itu. Pada Intinya. Setiap Kota memiliki wilayah mereka. Pemerintahan Wilayah mereka. Dan Perekonomian mereka. Mereka akan tetap tunduk pada Raja. Yaitu Aku" kata Raja Firdaus


Sebas yang mendengar itu sedikit khawatir akan rencana Rajanya.


"Yang Mulia Raja. Beribu-ribu maaf dari hamba mu yang rendah ini. Jika anda membagikan kota layaknya yang anda rencanakan maka rakyat akan memandang anda sebelah mata" kata Sebas mengungkap kekhawatirannya


"Memandang saya sebelah mata? Lalu apa kabar mereka? Para pendahulu kita adalah contoh buruk. Mereka menguasai hampir seluruh dunia tapi mereka tidak mengerti akan keragaman dan keunikkan manusia. Manusia tak bisa dipaksa diikat dengan seperti itu. saya ingin zalvia bertahan hingga dunia berakhir dan bukan seperti orang yang bodoh dengan keputusan salah" kata Raja Firdaus dengan tegas.


Sebas yang mendengar itu hanya patuh saja tanpa menciptakan balasan suara kembali.


2 jam kemudian


Mobil hitam Itu telah berhenti tepat berada depan pintu masuk istana yang dijaga ketat dan terpantau 24/7 oleh beberapa penjaga pintu gerbang.


"Yang MULIA RAJa Memasuki Istana! Cepat Buka pintu nya!" Teriak Pengawal Raja kepada pasukan penjaga gerbang.


Sontak Penjaga Gerbang Istana pun membukakan pintu Emas Dan kokoh itu


"Yang Mulia Raja. saya ingin memastikan niat anda untuk merekrut keluarga ellard sebagai Guru bagi Rakyat. Apakah anda benar-benar melakukannya?" Tanya Sebas


"Ya. Kenapa? Apa dia memiliki kekurangan dalam mengajar?" Tanya Raja Firdaus.


Sebas hanya melirik Raja nya dan perpikir sejenak tentang rencana ellard sebagai guru Rakyat.


"Sejauh dari yang Hamba dengar. Keluarga Ellard hanya sebagai pengembang sekaligus donator bagi sekolah bangsawaan itu dulu. Saya meyakini bahwa keluarga ellard tidak cocok menjadi seorang mengajar melainkan untuk merawat tempat sekolah menjadi bersih dan nyaman" Kata Sebas


"kamu sangat berbakat melihat peluang!" kata Raja Firdaus


Sebas hanya bisa menunduk malu dihadapan firdaus.


"Yang Mulia Raja sungguh jika hamba tidak dapat melihat peluang atau cerdas dalam perpikir saya yakin. Bahwa saya tidak akan berguna bagi anda dan bangsa zalvia kita" kata Sebas Merendah


'merendah untuk ke angkasa' gumam Firdaus.


Firdaus hanya bisa tersenyum.


Mobil Firdaus berhenti


"Bagaimana permasalahan Jawa & Sumatra? Sebas" kata Raja Firdaus sambil keluar.


"Tetap seperti yang anda rencanakan. Yang Mulia Raja. Sumatra & Jawa mulai menyusaikan diri sebagai penguasa laut diwilayah sekitar. Setiap perdagangan wajib membayar pajak. para perampok laut telah dibasmi. Keamanan darat baik laut telah ditingkat" kata Sebas membaca laporan


Firdaus Turun dari kendaraan yang diikuti oleh Sebas.


"Sebas. Perintahkan kepada Prajurit untuk bersiap. Kita akan menguasai Wilayah Atas(Kalimantan)" kata Raja Firdaus berkata.


Sebas sangat amat terkejut mendengar titah Raja nya tapi sebas kembali semangat dengan terlihat senyumnnya itu


"Yang Mulia Raja. Prajurit Zalvia selalu mendengar dan siap mematuhi perintah anda" kata sebas sambil membungkuk


...----------------...


...BYE...


...----------------...