Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
Skenario



Firdaus Berusaha Rencana yang ia buat secara singkat ini dapat membuat ginu akan patuh di masa depan.


-seminggu kemudian


"Ginu. Dimana kamu?" Raja Firdaus dengan nada ke anak-anakkan


ternyata keduanya sedang bermain petak umpet. Firdaus memperkenalkan permainan tradisonal Di dunia sebelumnya kepada Ginu


-sebelum bermain


"Ginu. Kemarilah" kata Raja Firdaus dengan menepuk-nepuk pahanya


Ginu pun duduk dipaha firdaus


"Ginu. Tahukah kamu. Siapa paman?" Tanya Raja Firdaus


"Paman Adalah orang hebat dan baik. Kata nenek" kata Ginu Polos


"Hahaha. nenek mu benar. paman adalah orang hebat. Paman adalah Raja. Apakah kamu tahu apa itu Raja?" Tanya Raja Firdaus


"kata Ayah(Anaknya rab) Raja Adalah orang hebat. Orang yang bijaksana. aku mengatakan kepada ayah bahwa aku akan menjadi Raja. tapi ayah menertawakan ku" Kata Ginu menjelaskan dengan polos nya


"Hahaha. Kamu bisa menjadi raja. Tapi kamu harus kuat. Seorang Raja tidak boleh lemah" kata Raja Firdaus sambil menghelus-helus kepala Ginu


"baik paman. Aku akan kuat. Menjadi orang kuat karena aku harus melindungi Nenek!" kata ginu dengan semangat.


"Baiklah. karena kamu adalah anak baik. bagaimana paman memberi satu permainan yang kamu akan suka" kata Raja Firdaus.


Dan disitulah Firdaus menjelaskan petak umpet dan bagaimana cara bermainnya


-balik ke waktu.


Firdaus sebenarnya sudah melihat Ginu tapi ia perpura-pura tidak lihat


.


"Dimana ya kamu Ginu" kata Raja Firdaus dengan nada Seperti seorang ayah.


"Pelayan. Apakah kamu melihat Ginu?" Tanya raja firdaus dengan mengedip mata sebagai kode


"Yyang Mulia Raja. Hamba tidak tahu dimana Tuan Ginu" jawab pelayan itu paham bahwa raja & anak itu sedang bermain.


"Ginu. Paman menyerah. Ayo keluar" kata Raja Firdaus dengan nada Kalah.


Ginu pun yang belum sadar bahwa dirinya dari tadi sudah ketahuan tapi dengan polosnya dia diam diam memeluk firdaus


GLEEP~


"paman. Kamu kalah! Ginu menang. Hahaha" kata Ginu sambil tertawa puas


Firdaus membalikkan badan. Firdaus pun mengelitik ginu


"hahaha. Paman. Tolong hentikan. Geli. Aku geli. Baiklah. Paman menang!" kata Ginu sambil geli karena digelitik oleh firdaus.


firdaus tersenyum membinar


"Baiklah paman. Sekarang bersembunyilah" kata Ginu yang mulai akan menghitung.


Firdaus pun berlari kecil melihat hal tersebut dan dia bersembunyi di balik pintu ruang makan.


Keduanya bermain dilorong jelas ruang makan akan dekat dengan mereka berdua.


"Paman. Aku akan mulai mencari!" kata Ginu dengan nada senang nan gembira


"Bibi. apakah kamu melihat paman?" Tanya Ginu polos


Pelayan itu adalah pelayan yang kemarin melayani firdaus di ruang makan.


'anak kecil siapa ini disini?" gumam Pelayan itu bertanya-tanya.


"Nama mu siapa. Anak kecil?" tanya pelayan itu lemah lembut


"aku bukan anak kecil! Aku adalah Ginu! paman berkata kalau aku anak baik dan sudah besar!" kata Ginu marah


Pelayan itu terkejut mendengar bahwa sekecil itu bisa marah


"Paman mu siapa? Ginu?" Tanya Pelayan


"Paman yang ku cari adalah Orang yang berpakaian kepalanya bulat berwarna kuning(emas maksudnya) !" kata Ginu


Pelayan itu mulai paham siapa anak kecil itu cari. Ternyata adalah Raja nya


"Baiklah Bibi akan Membawa mu ketemu paman. Ikutlah" kata bujuk pelayan itu kepada ginu


"tidak mau!. Kata paman. Ginu tidak boleh ikut dengan orang yang tidak dikenal" kata Ginu dengan polosnya menjawab


"bibi adalah Porana. Bibi adalah pelayan yang membantu Paman yang kamu cari" kata Porana


Ternyata Porana adalah nama pelayan itu


Ginu melihat porana dan ia pun tersenyum polos akhirnya


"baiklah. Ayo cepat bibi. Kita harus temukan paman. Aku gak mau kalah dengan paman!" kata Ginu dengan semangat.


Sisi lain


"Yang Mulia Raja. Apakah anda akan melihat nya saja?" Tanya sebas


"sebas. Dugaan mu & diri Ku adalah benar. Ternyata pelayan dibawa hendrik adalah Musuh yang menyusup dan menyamar sebagai pelayan istanaKu. Sungguh hendrik bodoh!" kata Raja Firdaus sambil melihat di luar.


"Yang Mulia Raja!. Mengapa pelayan itu harus menyusup & menyamar sebagai pelayan disini? Seharusnya itu menjadi permasalahan bagi mereka!" kata sebas


"kaze telah menyelidiki orang tua pelayan itu. Ternyata pelayan itu berasal dari Pulau Java. dan orang tuanya telah di tahan oleh bajingan VOC tersebut untuk membalas dendam kekalahan dengan mencari celah supaya diri Ku dapat dibunuh!" kata Raja Firdaus


"Sebas. bagaimana rencana kemarin?" Tanya Raja Firdaus


"Yang Mulia Raja. Hamba telah menerima kabar bahwa keluarga Rab telah sampai di pulau java. Kini mereka mulai diperbudak oleh musuh. Tapi tenang aja yang mulia raja. hamba telah memberi perintah kepada beberapa orang untuk menyamar sebagai tentara musuh untuk mengawal Keluarga rab menuju ke istana kesultanan Banten" kata Sebas


"Sebas. perintahkan kepada Angkatan Laut untuk mencegah pelayan itu jika dia mencoba membawa ginu keluar dari wilayahKu" Titah Raja Firdaus


"Hamba segera laksanakan. Yang Mulia Raja!" kata Sebas.


Sebas pun pergi melewati pintu lain dan firdaus kembali fokus kepada pelayan itu


'sepertinya ini adalah hal bagus untuk meningkatkan ginu untuk mempercayaiKu' Gumam Firdaus


Firdaus sedari awal akan membuat rencana penculikkan ginu agar ginu paham bahwa dirinya adalah orang kuat dan ginu pasti akan mempercayainya. Dengan itulah dia akan membuat sebuah tikad menjadikan firdaus sebagai inspirasinya. Selanjutnya adalah membuat keluarga rab(termasuk neneknya) akan rencanakan oleh orang-orang Musuh yang menguasai pulau jawa tersebut dan firdaus akan datang sebagai sosok yang akan mewakili ginu balas dendam dan Firdaus mudah akan memperdayai Ginu untuk menjadi orang kuat dan dapat membalaskan dendam kepada VOC yang skenarionya adalah membunuh keluarga rab


'Semoga saja Ginu dimasa mendatang akan mengerti' gumam Firdaus.


...----------------...


...BYE...


...----------------...