
1 bulan penuh
Jika diurutkan hari ke hari. Liamsu telah mengajarkan banyak cara ilmu bela diri dan menjelaskan sekaligus mengajari persenjataan Dasar milik Tentara Zalvia
"Jika sebuah perdamaian tidak dapat dibicarakan. Maka Senjata ini(mengangkat senjata) yang berbicara. Jika ingin merdeka dan bertahan maka angkat senjata kalian. Bangun keberanian kalian karena kedamaian tidak datang dengan omong kosong melainkan dengan tindakkan. Kedamaian yg kalian raih nantinya akan bernilai mahal dan tidak dapat dibayar dengan apapun. apa kalian mengerti?" Kata liamsu dengan lantang bertanya
"Kami Mengerti. Sir!" Teriak serentak para tentara aceh.
"Katakan lagi. Aku tidak mendengar kalian!" Kata Liamsu bertanya sekali lagi dengan lantang dan keras
"Kami siap mati demi bangsa yang damai!" kata Para Tentara Aceh teriak dengan berapi-api..
Liamsu mendengar itu pun sedikit puas dan tersenyum karena didikkannya berhasil terbentuk wlaaupun dalam 1 bulan saja
"katakan sekali lagi! apa kalian mau rakyat menderita?" kata Liamsu berteriak
"Tidak!" kata Tentara aceh serentak
"jika kalian tidak mau melihat rakyat atau keluarga kalian menderita. apa yang kalian lakukan?" tanya Liamsu dengan teriak dan tegas
"Mengangkat senjata dan mengusir Para musuh yang menjajah!" kata Teriak para tentara aceh dengan mengangkat senjata Kar 98k dan senjata lainnya.
Firdaus & Daud yang melihat para tentara berkumpul itu mulai berkembang dan mereka berdua ingin melihat bagaimana pertempuran ini nanti dapat dimenangkan atau tidak itu menjadi pertanyaan juga bagi daud & firdaus
"saya tahu anda mulai penasaran dengan para tentara Aceh yang anda banggakan. Saya juga penasaran akan tetapi saya menyarankan agar tidak untuk ragu kepada tentara anda. Jika Tentara anda akan mati dalam pertempuran maka mereka mati dengan kebenaran dan niat tulus melindungi generasi masa depannya" kata Raja Firdaus dengan menyesap teh hangatnya
Daud memilih tidak menjawab dan kembali memperhatikan matanya kepada para Tentara nya yang sedang berlatih..
ke esokkan harinya..
Tiiiiiiiiiinnnn (suara klason kapal).
"Oh apa kah itu kapal ZST? Zalvia Survival Tornado? Aku tak menyangka begitu besar!" salah seorang tentara aceh yang begitu antusias melihat kapal milik zalvia
"olten. apa yang kamu maksud?" Tentara aceh itu tidak mengerti
"Ahh kamu ? Arthar. kemana aja selama 1 bulan ini kamu? apa kamu tidak tahu bahwa kapal besar itu milik kerajaan Zalvia dan kapal itu akan membawa kita kepada musuh-musuh yang selama ini mengepung kita!" kata olten dengan antusiasnya
"tadi kamu menyebutnya ZST apa itu?" Tanya Athar.
"Z adalah Zalvia. Atau Kerajaan Zalvia. S Adalah Survival atau pertahanan dan T Adalah Tornado. Jadi singkatnya adalah Pertahanan tornado Dari Zalvia!" kata olten dengan berapi-api menjelaskan kepada temannya itu
"tornado? Apa maksud mu" Tanya Athar kebingungan
"itu tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Sebaiknya persiapkan dirimu untuk melihat kejutan yang akan dinanti. Ayo bersiap! Sebentar lagi kita akan menuju Markas musuh!" kata Olten
Olten & Athar adalah kedua tentara aceh yang bersahabat sejak lahir. Keduanya tinggal di satu daerah yang sama dan keduanya bangga menjadi salah satu pelindung negerinya.
"Ooh--baiklah. Ayo" kata Athar yang juga kebingungan apa maksud sahabatnya itu
...----------------...
...**BYE...
...----------------...
Author:
jadwal setiap novel saya akan berubah berhubungan kehidupan saya yang mulai padat akan jadwal. Mohon maaf dan mohon kerja samanya🙏**