
[Lalu apa yang anda lakukan sekarang? Tuan Firdaus?] kata Lisc.
Firdaus sedikit terkejut ketika mendengar suara lisc kembali setelah beberapa bulan
' aku kira kamu meninggalkan ku dsini. Ternyata Tidak! ' kata Firdaus
[Ara~. saya tidak pernah meninggalkan Orang yang telah saya kirim ke dunia ini] kata Lisc
'Aku ingin memperkuat Militer Kerajaan ini dan memindahkan pemerintahan kesebrang sana' kata Firdaus
[Maksud Anda wilayah Kerajaan Riang? Jika tidak salah. Kerajaan Riang dibawa otoritas Kesultanan Banten. Wilayah Kerajaan Riang Cukup luas dan mungkin sekitar 19.919 km² dengan Beribukota Bernama Bengkulu. Tapi saat ini Kerajaan Banten Masi dikuasai oleh Pendatang dari Barat yaitu VOC] kata Lisc menjelaskan
'Lisc. Apakah kamu memiliki informasi atau peta tentang itu?' kata Firdaus bertanya
[Tentu]
[Peta ini menggambarkan Tentang Wilayah Kekuasaan kesultanan Banten sebelum adanya Pihak Asing datang kepada Kerajaan Tersebut] kata Lisc
'Jadi bagaimana menurut mu langkah diriku memperluas sekaligus membebaskan Rakyat disana?' kata firdaus bertanya
[Mudahnya. Anda dapat mengusir Para pihak asing pergi dari wilayah KeSultanan Banten dan Ajaklah sultan Zainussalihin untuk bekerja sama dengan Anda. Saya melihat Sultan Zainussalihin sedang memikirkan rencana yang matang untuk membersihka Asing yang berada di wilayah kekuasaannya] kata Lisc
'Apakah Beberpa bulan ini kamu menghilang karena untuk mengumpulkan informasi?' Tanya Firdaus
[Tidak. saya terus menonton anda Dari Tahta Dewi Saya. Tapi kehadiran saya kali ini tentunya akan membantu anda] kata Lisc
'membantu? Membantu dengan Apa?' Tanya Firdaus penasaran.
[Saya akan memberi Anda Berupa Hadiah. Berkat Karma Baik Anda selama Di dunia sebelumnya. saya akan memberikan hal yang anda lihat sekarang ini]
'Apaa!!! Kamu akan memberikan ku sebuah Alutsista ini? Tunggu. Bukankah Alutsista ini Milik Indonesia? Dunia sebelum ku hidup? Bagaimana kamu bisa memindahkannya?' Kata Firdaus terkejut
[Saya bisa memindahkan Sebuah Jiwa. Kenapa saya tidak bisa memindahkan hal yang seperti itu?] Lisc
Puk-(menepuk wajah)
'baiklah. Terimakasih. Walaupun jumlahnya hanya satu tapi di tahun 1887 ini adalah hal yang sangat canggih dan menakutkan dikawasan sini' kata Firdaus
[Satu? Tidak. Mohon lihat kembali!] kata Lisc
Firdaus melihat kembali jumlah barang tersebut melalui Layar didepannya
'Ap---Apa. apakah kamu serius memberiku semua alutsista ini dalam jumlah per masing-masingnya adalah 2 ribu?' Kata Firdaus
[saya senang berbagi. saya Dewi yang baik. Heh!] kata Lisc dengan nada konyolnya.
[Anda tidak perlu khawatir. Ketika Anda mencoba memanggil yang anda sebut Alutsista itu tersebut akan datang melalui arah selatan] kata Lisc
'Begitu? Jadi permasalahan pemanggilan telah selesai. Lalu siapa yang akan Mengendarai kendaraan itu semua?' Tanya Firdaus
[Ini mungkin sudah saatnya anda membeli sesuatu dari saya? Saya mempunya 5 ribu orang yang dapat anda beli dari Shop saya] Kata Lisc
'Ya aku mendengar tentang kamu memiliki Shop tapi aku tidak menduga kamu akan menyimpan 5 ribu orang dalam satu tempat. Tapi yang pertanyaan ku adalah. Bagaimana aku dapat membayar semua itu?' Kata Firdaus bertanya-tanya
[Anda baru saja menangkap Korupsi dan banyak yang anda dapat dari sana. Mungkin 2 peti emas cukup untuk hal tersebut] kata Lisc
'2 Peti Emas!!. Itu bisa menunjang Kerajaan Zalvia beberapa abad kedepan' kata firdaus kaget
[Nilai Mata Uang akan terus berubah-ubah. Percayalah. Keamanan Negara adalah hal penting daripada menjaga emas yang mungkin nilainya adalah Buruk dimasa depan] kata Lisc.
'B-baiklah. Tapi bagaimana cara ku menghadap ke Ayahanda(Raja) dan Para bangsawan tersebut ketika peti emas itu menghilang' kata Firdaus
[Mudah saja. katakan Anda telah menemukan Sebuah Artefak. Dan jadikan Alutsista yang sebelumnya anda sebut adalah sebuah artefak. Dan bagaimana 5 ribu orang itu datang. Anggap saja itu para Budak yang bangsawan korupsi itu tawan] kata Lisc
'tapi bagaimana jika mereka tidak percaya? Bukankah Mereka akan menuduh saya sebagai pelaku dari pelaku lainnya?' tanya Firdaus
[Baiklah. Saya Menyerah. Saya akan memberikan anda kemampuan. Dimana kemampuan ini adalah apapun yang anda bicarakan. Mereka akan percaya] Kata Lisc
BRAK!
"Yang Mulia!" teriak Muyan & para tetua bersamaan.
Perlahan Kesadaran Firdaus Turun dan berakhir pingsan.
1 Jam Kemudian
Firdaus membuka mata perlahan dan mencoba bangkit
"Yang Mulia Firdaus. Mohon beristirahatlah. Anda baru saja bangun dari pingsan. Tabib Kerajaan hanya menyimpulkan bahwa anda kelelahan saja" kata perempuan sebelah kanannya
"Siapa kamu?" Tanya Firdaus
Perempuan itu dengan malu pun bergerak menjauh sedikit lalu menundukkan kepala
"M--maaf atas kelancangan saya. Yang Mulia Firdaus. Saya Adalah Myuri. Saya adalah salah satu pelayan di istana" kata Myuri
"perlihatkan wajah mu" Titah Firdaus
Myuri mengangkat wajahnya dan melihat firdaus yang kini bersandar
"Myuri. Kamu memiliki nama yang bagus. Oh ya kira-kira berapa lama saya pingsan?" Tanya Firdaus
"sekitar 1 jam anda telah pingsan. Awalnya komandan Muyan beserta para tetua mengantarkan anda kepada istana dengan berteriak Tabib Tabib! Tabib. Dimana tabib. Cepat panggilkan tabib. Yang Mulia Firdaus jatuh pingsan!. Begitulah" kata Myuri menjelaskan
...----------------...
...BYE...
...----------------...