
Ke esokkan Hari nya.
Firdaus mendelekrasikan Perang terhadap VOC dengan mengirim surat kepada Gubernur VOC di java itu.
"Wahai Prajurit Ku. Rakyat Ku. salah satu rakyat Ku terbunuh oleh Bangsa VOC dan mereka yang membunuh dan memperbudak manusia dengan cara hina dan menjijikkan perlu kita habiskan. angkat Senjata kalian jika kalian bersama Ku!" kata Raja Firdaus Berpidato
"Kami Bersama anda. Yang Mulia Raja! Hidup Zalvia!" kata Para tentara Mengangkat senjata mereka masing-masing.
Firdaus pun menyampaikan bahwa bangsa Zalvia adalah bangsa yang harus kuat dan tangguh.
"PrajuritKu. Mengapa kita harus kuat? Karena kita harus melindungi orang-orang kalian cintai. aku Raja Kalian. Kalian lah yang Ku Cintai" kata Raja Firdaus berpidato
"Aku telah disumpah oleh darah kalian. Darah yang mengalir adalah darah kalian. Setiap aku melakukan perjuangan untuk keamanan maka kalian juga ikut bersama perperang. Aku sebagai Raja kalian tidak akan mati sebelum melihat rakyat ku tersenyum!" kata Raja Firdaus
"Katakan Kepada Ku. Siapa kalian?" Tanya Raja Berpidato lantang
"Kami Adalah ZTN - Tentara Nasional Zalvia. Pelindung Rakyat Raja. kami rela nyawa kami untuk negara dan bangsa. darah kami jatuh untuk menghidupkan generasi selanjutnya. Nafas kami berhenti untuk memberikan nafas generasi selanjutnya agar tak melihat perperangan!" kata Serentak ZTN.
Firdaus melihat semua tentaraNya kini sudah bersiap dengan senjata mereka masing-masing dan gagah berani mereka tegak walaupun di depan mata adalah pintu Kematian.
"persiapkan diri kalian hingga nanti malam Operasi Zalvia Declaration Akan Di mulai" kata Raja Firdaus
"Bubar... Jalan!" Titah Raja Firdaus.
Para Tentara membubarkan diri dan menyisakan. Hernya. Joy. Hiden karena diminta oleh Sebas atas perintah Firdaus
"Hiden. Joy. Hernya. Datanglah ke ruang Tahta. aku mendiskusikan sesuatu untuk kalian!" Titah Raja Firdaus.
ketiganya hanya penasaran apa yang mereka akan diskusikan.
"Yang Mulia Raja. Bagaimana persoalan Ginu?" Tanya Sebas
"Aku sudah tahu dimana Ginu ditempatkan. Kamu tidak perlu khawatir" kata Raja Firdaus.
Firdaus sudah akan menduga semua ini terjadi tapi mengapa ia bisa menduganya?
[Halloooo. Sepertinya Tuan Sudah terbiasa menggunakan mata baru anda?] kata lisc teriak tiba-tiba
Firdaus yang mendengar itu pun dirinya sedikit terkejut.
'mata? Mata apa yang kamu maksud. Lisc?' tanya firdaus
[Hiks Jahat kamu Tuan. Melupakan hadiah dari seorang Dewi seperti ku?] kata lisc dengan nada sedih
'ehhh. Tolong jangan menangis. Maaf' kata Firdaus dengan kebingungan
[Hahaha. Maaf. Aku hanya bercanda. Aku seorang Dewi. Seorang Dewi tidak dapat menangis tapi bisa membuat seakan dirinya menangis. Hahaha] kata lisc tertawa
[tapi kamu sungguh jahat. Tuan. Dengan Melupakan Hadiah dari ku itu sidah sangat jahat bagiku. baiklah aku akan mencoba mengingatkan otak anda] kata Lisc
Firdaus Kebingungan tetapi guncangan tiba-tiba terjadi
'DEGH!'
Firdaus merasakan Mata nya menjelajahi sebuah ruang dan terdapat jam di kanan dan kiri
'S--Sialan. Baik Baik. Aku mengingatnya!' kata Firdaus sedikit menahan kesakitan
[Evil Eyes Anda itu akan ber Evolusi ketika keinginannya untuk menjelajahi masa depan] kata Lisc
'Apa maksud mu? Apakah mata ku memiliki kesadaran tersendiri?' Tanya Firdaus
[Benar. Mata Anda Memiliki kesadaran. Tapi kesadaran itu masih seperti bayi yang lahir] kata lisc.
'lalu bagaimana membesarkan kesadaran itu?' kata Firdaus
[Anda harus terus menerus menggunakan mata itu. Agar mata itu lebih cepat merespond. Jika mata telah merespond maka sebuah kesadaran muncul dari sana] kata Lisc
[Dan apakah kamu tahu. Mata itu milik siapa?] kata Lisc nada yang membuat Firdaus penasaran.
' mata siapa ini? ' kata Firdaus bertanya
[Mata ini dari Dewa Mitologi Yunani. Yaitu Apollo - Foebus. Anak Dari Raja Dewa. Zeus The Master of Olympus] kata Lisc
Firdaus sangat amat terkejut. karena mata Dewa berada di dalam tubuhnya tersebut.
'apakah kamu juga seorang dewi kuno sama halnya mereka?' kata Firdaus Bertanya
[Tidak. Dewa Mitologi itu diciptakan oleh Masyarakat Romawi Kuno serta para kaisar mereka. Aku Adalah Dewi yang dan tercipta oleh Yang Mulia MahaDewa Al. Dewa Al Adalah Yang Maha Kuasa Atas Para Dewa - Dewi. Dewa Al Lah yang menciptakan ku. Menjadikan ku sebagai Dewi Kehidupan. Dewi yang mengurus segala kehidupan manusia. Iblis. Dewa. Dan Kematian] kata Lisc
'jika Para Dewa Yunani terbuat oleh masyarakat Romawi Kuno lalu kehadiran kalian?' Tanya Firdaus bertanya-tanya
[Kehadiran Kami Adalah Nyata. Tidak terbuat oleh masyarakat. Baiklah saya akan kembali pergi sampai Jumpa] kata Lisc dan menghilang.
Firdaus pun menghelas nafas.
...----------------...
...BYE...
...----------------...
'