
"Yang Mulia Raja. Hari ini sangat lah dingin. Pakailah selimut hangat. Saya mohon" kata Sebas
Firdaus melihat sebas yang membawa selimut berada ditangannya dan bangun menghampiri Sebas
"ayo kita lihat para prajurit. Apakah mereka menggunakan selimut atau tidak" kata Raja Firdaus
Firdaus melihat tenda-tenda prajurit yang setiap tenda memiliki penjaga shift untuk mencegah terjadinya serangan tiba-tiba oleh musuh.
"Wahai Prajurit. Bangunkan rekan kalian semua!" Titah Raja Firdaus
"Siap Yang Mulia Raja!" serentak prajurit menjawab
"Hei kalian Bangun. Cepat!. Yang Mulia Raja memanggil mu" kata Prajurit Tenda 1
"Hei kalian! Cepat Bangun. ada Yang Mulia Raja memanggil mu" kata prajurit tenda 2
"Hei cepat bangun. Yang Mulia Raja Berada disini!" kata Prajurit tenda 3.
Masing-masing tenda adalah 6 prajurit. Setiap prajurit akan berkala menjaga disetiap 4 jam.
Orang-orang yang diberada ditenda pun terbangun dengan wajah khas tidur pada umumnya
"Sebas. Cucikan mata mereka" kata Raja Firdaus
"Baik. Yang Mulia Raja" kata Sebas sambil membungkuk
Sebas membawa 12 prajurit itu menuju sungai terdekat walaupun kondisi mereka menggantuk dan harus menahan agar yang mulia raja mereka tidak memarahi mereka.
"Kalian cepat cuci muka kalian" kata sebas
12 prajurit itu melakukannya dan menyambar air sungai yang jernih itu kepada wajah mereka dan itu sungguh menyadarkan mereka
"Segar!" seru prajurit ZPK
ZPK adalah prajurit Khusus elit yang akan pengawal para Raja Zalvia nantinya. Dan firdaus adalah pencetus Sekaligus yang pertama mendapatkan pengawalan yang dirinya buat. Berjumlah 15 orang. Pasukan Khusus Elit ini dilatih dan diawasi oleh Mentri Badan Keamanan Zalvia - (ZMBK). Terdiri dari beberapa angkatan laut. Angkatan udara. Dan angkatan darat. Semua menyatu dalam Badan ZPK ( Zalvia Protect Kingdom ) yang akan memiliki Slogan 5M mengawasi. Mencegah. Mengawal. Melawan. Menyerang. dan tugas utama mereka akan mengawal Para Raja Zalvia. Dan rencanannya firdaus juga akan membesarkan ZPK ini untuk melindungi keluarga kerajaan nantinya.
selesainya mencuci muka.
"cukup. Bagaimana wajah kalian sudah segar?" Tanya Sebas
"ya tuan sebas. Kami tidak pernah merasakan kesegaran air ini" celetuk Prajurit ZPK
"Benar kata mu dan aku juga merasakan bahwa perkataan Yang Mulia Raja Sedikit benar. Yang Mulia Raja Berkata bahwa Pulau Java dan sekitar pulau-pulau ini adalah Pulau Yang diberkati oleh Tuhan. Yang Mulia Raja Firdaus juga berkata bahwa ia ingin kita berada di pulau ini dengan berkat Tuhan yang berada di pulau ini sekaligus Raja Firdaus mengatakan bahwa kita akan menemukan Keindahan Pulau ini di waktu mendatang. Maka dari kalian harus menyiapkan mental dan kekuataan agar terus bersama Yang Mulia Raja! Jangan ada diantara kalian lengah dalam mata kalian penjaga dan mengawasi Raja Kalian. Apa kalian paham?!" kata sebas
"Kami Siap melindungi raja dan bangsa segenap hati kami!. Tuan Sebas!" kata Prajurit ZPK serentak.
"Sebas. Mengapa kalian lama?" kata Raja Firdaus ketika melihat prajurit dibawa oleh sebas.
Semua prajurit ZPK dibawa oleh sebas serta sebas sendiri itu pun berlutut dihadapan raja mereka.
"Yang Mulia Raja. Mohon Maaf Hamba lambat bertemu anda. Tetapi saya baru saja mendapatkan bocoran pesan dari seorang mengantar surat prajurit Musuh ke prajurit Musuh lainnya. Semua ini tentang akan ada penyerangan dari Timur yang akan membalas serangan yang pasukan ZU Lakukan!" kata Sebas sambil menundukkan kepala
"lalu apakah pasukan ZU sudah mengetahui?" Tanya Raja Firdaus dengan nada santai
"Belum Yang Mulia Raja. Izinkan hamba memberitahu mereka!" kata Sebas.
"Tak Perlu. ingat apa yang ku katakan. aku berada bersama kalian untuk mencari dan membawa Ginu Kembali. Ingat itu!" kata Raja Firdaus
"T--Tapi Y--" kata Sebas dengan memiliki niat untuk memberitahu pasukan ZU
"Kalian(prajurit ZPK) kembali ke posisi kalian. perketat keamanan. Dan sebas. Kita kembali ke tenda!" kata Raja Firdaus.
Semua prajurit ZPK kembali ke posisi mereka dan firdaus & sebas juga kembali ke tenda.
"Sebas. berdirilah" kata Raja Firdaus
"Sebas. aku tahu kamu gelisah dan khawatir atas prajurit kita disana. Tapi ingat! Aku datang disini tanpa pemberitahu mereka. Kalau kita diketahui maka konsentrasi prajurit kita akan terpecah!. Mereka akan melindungi kita secara ketat dan aku tidak mau itu. dan juga lainnya kita akan dalam kekalahan jika kita diketahui. Maka kehadiran kita disini bukan di undang tapi kita menyamar sebagai tamu di pulau ini. Pahamilah maksud Ku mencegah dirimu memberitahu mereka!" kata Raja Firdaus.
Sebas mendongak melihat wajah raja muda nya dan ia kembali menundukkan wajah
"mengapa kamu menundukkan wajah. Sebas?" Tanya Raja Firdaus
"Saya Malu. Yang Mulia Raja. Hamba Malu kepada kebodohan hamba yang belum memikirkan apa yang anda pikirkan sebelumnya. Saya hanya menuruti nafsu untuk membantu dengan memberitahu mereka tanpa pemikirkan bahwa itu memiliki efek nya nanti. Mohon Maafkan hamba yang bodoh ini Yang Mulia Raja(sambil Bersujud dikaki firdaus)" kata Sebas
Firdaus tersenyum dan berhasil sebas mengerti apa yang dirinya maksud
"aku senang kamu memahami kebodohan mu. Sebas. Ku perintahkan untuk mu. siramilah otak mu dengan Kepintaran dan ilmu-ilmu. Dan belajarlah dari perang-perang yang pernah terjadi di manusia yang lalu! Kau akan memahami sebuah arti Perang itu apa!" Titah Raja Firdaus dengan nada Tegas
"saya adalah hamba yang rendah maka izinkanlah hamba yang rendah ini dapat berguna untuk anda. Yang Mulia Raja. Mulai detik ini saya akan melaksanakan perintah anda untuk menjadi cerdas!" kata Sebas sambil bersujud!
Firdaus hanya tersenyum saja dan paham bahwa sebas terus setia walaupun ilmunya tinggi tapi itu tidak akan menjadi masalah bagi firdaus itu sendiri.
...----------------...
...BYE...
...----------------...