
"itulah mengapa kalian harus patuh kepada orang tua dan orang dewasa setelah kalian. Karena memberi hormat sesama manusia adalah bukti cinta kita pada sebuah keberagaman. Paham semua?" Tanya Raja Firdaus
"Paaahaaam" teriak para murid berteriak
"sebelum kalian boleh pulang. Coba sebutkan hal yang mendasar tentang negara. siapa yang benar menjawab akan mendapatkan hadiah" kata Raja Firdaus dengan nada layaknya guru anak TK
Semua orang berteriak menunjuk dirinya dan mengacungkan tangan mereka. firdaus melihat anak-anak yang begitu antusias pun tersenyum
Firdaus memilih anak yang paling belakang tempat duduknya dan anak itu langsung tersenyum
"hal yang mendasar tentang negara adalah Patuh kepada Raja. Patuh Kepada Hukum. Patuh kepada Norma & Orang Tua. Bersikap adil dan jujur sebagai manusia dan berkontribusi untuk kelanjutan negara!" kata pria tersebut dengan lantang
Firdaus pun bertepuk tangan diikuti oleh para guru yang melihat
"anak pintar. Siapa nama kamu?" Tanya Raja Firdaus dengan lemah lembut
"Glen. Pak!" kata Glen dengan polos
Sontak saja membuat para guru itu khawatir lalu menunduk memohon maaf karena anak yang bernama glen belum mengetahui firdaus sebenarnya
"Tak apa-apa. Anak tak perlu tahu siapa pemimpinnya disaat dirinya perlu mengetahui hal lainnya. Ajarkan perlahan aja" kata Firdaus
"Nak Glen. Kemarilah" kata Firdaus memanggil
Glen dengan tersenyum polos pun menghampiri firdaus
"Nak Glen tahu mengapa bapak kasih hadiah?" Tanya Firdaus
Glen pun geleng-geleng kepala sebagai tanda dirinya tidak tahu menahu
Anak-Anak yang berusia 6 hingga 9 tahun terpana dan mendengar secara seksama seakan mereka mengerti maksud dari firdaus tersebut
Firdaus berikan cokelat kepada glen dan semua Bertepuk tangan..
2 jam kemudian -
"Yang Mulia Raja. Terimakasih atas kedatangan anda di sekolah sederhana kami" kata Salah seorang guru..
Guru itu hendak menunduk namun dicegah oleh guru
"ada 3 macam manusia yang aku larang untuk menundukkan kepalanya. orang tuaKu. TentaraKu. Dan RakyatKu. Tuan Fuesa. Anda adalah Guru sekaligus RakyatKu. Sebuah bangsa tidak akan maju tanpa guru. Nilai-nilai kemanusiaan. Keagamaan. Moral dan bangsa diajarkan oleh orang-orang seperti anda. Sudah banyak bangsa maju karena sesosok Guru. jika anda ingin menghormati saya sebagai raja anda. Saya memohon dan meminta tolong kepada anda untuk mencerdaskan rakyat Ku. Soal biaya apapun akan saya bayar demi negara & rakyat bisa maju secara intelektual" kata Raja Firdaus dengan mempegangi pundak milik Fuesa.
"dan Tuan Fuesa. Yang pantas untuk menundukkan kepalanya di hadapan kaki saya adalah musuh dan orang-orang ingin mencelakai negeri ini. Dan anda adalah tameng terakhir dari sebuah pertahanan. katakan kesetiap generasi bahwa Guru adalah pertahanan terakhir untuk memberitahu berita sejarah yang sebenarnya-benarnya" kata Raja Firdaus
selesai berkata. Firdaus masuk mobil dengan baste yang setia menunggu dan membukkan pintu kepadanya.
Firdaus membuka jendela dan melambai-lambai kepasa setiap guru yang berada dibelakang fuese.
Iringan Firdaus berjalan untuk kembali ke istana kerajaan
...----------------...
...BYE...
...----------------...