
Daud Atthar & Firdaus I mulai menyusun rencana matang. Mengapa menyusun rencana? Karena firdaus mau membangkitkan semangat perjuangan Tentara Aceh yang selama ini digempur oleh tentara musuh dan juga memberi muka kepada Sultan Daud bahwa bangsa Zalvia bukan bangsa yang serakah dalam membunuh musuh..
"Baiklah. Sultan Daud. Sesuai apa yang anda inginkan. Saya akan melatih tentara anda selama 1 bulan penuh dengan tentara kami tapi saya berharap 1 hal yang perlu tentara anda patuhi" kata Raja Firdaus
"apa itu?" Tanya Sultan Daud
"saya meminta kepada anda untuk setiap tentara Aceh harus menyiapkan mental. Tidak mengeluh dan harus menahan rasa sakit" kata Raja Firdaus
"Baiklah. Saya akan memberi perintah kepada mereka!" kata Sultan Daud.
Dan semua susunan rencana & kesepakatan latihan telah rampung.
"hari makin larut. Bagaimana anda kembali ke penginapan yang telah saya sediakan? Lagi pula anda akan menginap disini hingga 1 bulan. Selama 1 bulan itu saya harap anda dapat lebih meyakinkan saya untuk bergabung kepada Kerajaan Zalvia Anda" kata Sultan Daud sambil menyesap Teh Tarik
Firdaus pun tidak permasalahkannya dan malah tersenyum karena firdaus ingin sekali melihat bahwa apa yang dirinya bahwa membuat semua orang terkejut!.
"Raja Firdaus. Apa tidak keberatan jika Rhon. Bawahan saya menghantarkan anda? Saya perlu mengejarkan tugas negara terlebih dahulu" kata sultan daud
"Tidak keberatan" jawab Firdaus..
Rhon pun meminta kepada firdaus mengikutinya dan hingga sampai di sebuah bangunan yang jaraknya 20 hingga 30 langkah dari pusat pertemuan sebelumnya
"Raja Firdaus. Tuan Baste. Ini tempat anda!" seru Rhon dengan menunjuk sebuah bangunan
Firdaus melihat sebuah bangunan yang sederhana tapi bagaimanapun itu terlihat sempurna pada abad 18 an
"berapa jumlah kamar yang disediakan?" Raja Firdaus Bertanya
"sekitar 30. Bangunan ini dikhususkan untuk para tamu penting" kata Rhon menjawab.
Rhon membuka kunci bangunan tersebut dan terlihat begitu menakjubkan interior bangunan tersebut
"sungguh interior bangunan ini yang memiliki nilai ensensial yang begitu indah!" kata Raja Firdaus memuji
Firdaus melihat interior abad pertengahan secara langsung dan juga sulit melihat bahwa ini sedikit agak modern
"Welcome Guest's Aceh Building" kata Rhon
Firdaus terkejut jika rhon berbahasa inggris. Tunggu berbahasa inggris?
"apakah kamu bisa menggunakan bahasa inggris?" Tanya Raja Firdaus sedikit terkejut
"Ya benar. Raja Firdaus. Kami diharapkan oleh Sultan Daud untuk belajar berbahasa dari berbagai pedagang yang datang ke negeri kami. Tujuannya adalah untuk dapat menilai dan sepaham dalam transaksi jual - beli" kata Rhon menjelaskan
Firdaus pun bertepuk tangan karena kagum dengan memikiran daud atthar.
"Baiklah. Raja Firdaus. apa anda tidak keberatan jika saya meninggalkan 10 pelayan pria & 10 pelayan perempuan yang akan melayani anda sewaktu-waktu anda membutuhkan sesuatu" kata Rhon yang memulai mempersilakan ke-20 pelayan itu muncul
"bawa 10 pelayan perempuan dari penginapan ini. bagi saya 10 pelayan pria cukup. Terimakasih" kata Raja Firdaus
Rhon pun membungkuk(menghormati) lalu pergi dengan bersama 10 pelayan perempuan mengikuti.
"Baiklah. Ini baste. dia adalah Asisten Raja. saya harap kalian bisa berkonsultasi tentang apa yang saya tidak suka dan suka dalam hal masakan. Dia paham tentang saya" kata Raja Firdaus sambil menepuk-nepuk pundak baste.
"Baik. Yang Mulia Raja!" kata setiap pelayan serentak
...----------------...
...BYE...
...----------------...