Mama'S Twin

Mama'S Twin
Devano Shimmar



Devano dan Athena duduk saling berhadapan di ruang tamu rumah asuh itu.


Dalam hatinya, Athena sangat ingin menghindari lelaki ini kalau bisa. Tapi apa yang bisa ia lakukan selain duduk dan mendengar tamunya ini.


"Darimana kau tahu kalau aku tinggal di sini?" tanya Athena penasaran.


Tapi Devano hanya menjawab pertanyaan itu dengan tertawa. Ia menunjukkan giginya yang rapi dan senyumnya yang menawan.


Tapi bagi Athena, pesona atau ketampanan Devano tidak ada artinya apa-apa.


Athena juga membencinya, sama seperti Julie membenci Devano.


Athena tahu betul, laki-laki ini yang telah menyakiti dan membuatnya menangis berbulan-bulan.


"Aku melihatmu di sebuah berita lokal. Kau berpose bersama anak-anak untuk sebuah liputan rumah asuh. Tentu dengan jelas aku mengenali sosokmu. Perusahaanku lalu mencoba menjadi donatur tetap dan membantu tempat ini agar aku bisa punya akses untuk menemuimu." Devano menjelaskan.


Mendengarkan penjelasan Devano itu makin membuat Athena muak saja. Athena merasa terjebak.


Apa yang bisa ia lakukan untuk menghindari laki-laki ini atau mengusirnya secara halus dari sini jika perlu.


"Apa maumu?" tanya Athena dengan tak sabar lagi kepada teman lamanya itu.


Devano rupanya memanfaatkan posisinya sebagai donatur untuk menemuinya.


"Hei, bisakah kau berbicara dengan lembut padaku? Mengapa kau sekasar ini?" Devano langsung memprotes karena ia merasa Atahea sudah berubah banyak. Dan sikapnya juga jadi dingin padanya.


"Sudahlah. Aku tak mau banyak basa-basi karena aku sibuk di sini." Athena berkata terus terang. Padahal ini hanya alasannya saja untuk menghindar.


"Aku ingin kau memberikan kontak Julie padaku. Nomor teleponnya, alamat rumahnya. Please Athena, aku yakin kau pasti tahu soal Julie. Kau sahabatnya." Devano memohon.


Athena hanya tertawa kecil lalu melipat tangannya ke dada.


"Buat apa kau mencarinya? Dia kau tinggalkan dulu. Lalu sekarang kau mencarinya tanpa merasa bersalah sedikitpun?" Anthena mulai terpancing emosinya saat mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu itu.


"Justru itu aku mencarinya untuk menebus perasaan bersalahku. Aku ingin meminta maaf dengan benar dan memulai semuanya dengan baru. Aku sudah berusaha mencarinya sendiri, tapi seolah ia menghilang tanpa jejak." Devano tampak serius.


Athena hanya melihatnya dengan tatapan kesal. Sudah bertahun-tahun berlalu tapi ia masih tetap merasa kesal dan membenci Devano.


"Aku sudah menemukan akun instagramnya. Kupikir itu dia tapi ternyata tidak ada respon. Kemana lagi aku harus mencarinya? Aku juga sudah menelepon panti asuhan tempat kalian dibesarkan. Tapi tetap saja juga tidak ada jawaban apapun," kata Devano dengan nada bersungguh-sungguh.


Athena malas menatap pria itu. Ia membuang mukanya.


"Sudahlah, pergilah dan jangan ganggu Julie lagi! Dia sudah bahagia dengan kehidupan barunya. Jangan coba-coba untuk mengusik ataupun sekedar menemuinya saja!" kata Athena pelan tapi nadanya penuh keseriusan.


"Apa maksudmu? Kehidupan baru? Apa dia sudah menikah atau semacamnya ?" Devano bertanya dengan bingung. Karena merasa penasaran, alisnya sampai berkerut dan raut wajahnya berubah.


"Iya. Da sudah menikah dan punya anak. Jadi tolong berhenti mencarinya. Aku juga tidak akan menyampaikan ini padanya. Aku tidak akan bilang kalau kau mencarinya padaku. Julie tidak perlu tahu. Dia sudah cukup menerima pahitnya perlakuanmu dulu. Jangan coba mengganggunya lagi." Athena berkata dengan geram.


Athena lalu pergi meninggalkannya. Devano hanya bisa terdiam dan memandangi punggung wanita itu yang melangkah menjauh.


Dia bisa apa? Hanya Athena yang memegang kuncinya. Hanya Athena yang tahu di mana Julie berada.


***


Devano lalu kembali dan menyetir mobilnya menuju kantornya berada.


Dulu ia yang meninggalkan Julie karena untuk mengejar karir dan beasiswanya.


Ia pikir kalau ia sudah berjanji menikahi Julie, maka perempuan itu akan menyusahkannya nanti.


Ia tidak tahu perjuangannya ke depan akan seberat apa. Dan Devano memilih untuk egois dan mengingkari janjinya untuk menikahiya.  Ia ingin mengejar mimpinya.


Devano meninggalkan Julie tanpa sepatah kata. Itu jahat. Devano tahu kalau dia jahat.


Tapi sekarang Devano benar-benar ingin menebusnya. Saat ia sudah sukses dan sudah menjadi kaya raya seperti sekarang, dia ingin kembali mengejar Julie.


Devano dan Julie mungkin memiliki latar belakang yang sama. Mereka sama juga seperti Athena. Dibesarkan tanpa orang tua di rumah asuh. Sebatang kara.


Tapi Devano bertekad untuk mengubah nasib. Ia bertekad untuk mencari Julie lagi saat dia sudah sukses menjadi orang yang terpandang.


Devano lalu sampai di kantornya. Dan ia duduk di ruangannya itu sambil menghadap meja kerjanya.


Di atas meja kerjanya itu tumpukan berkas-berkas tampak menunggu diperiksa. Sekretarisnya lalu mengetuk pintu dan menemuinya.


"Ya Aluna?" Devano menyapa.


"Ini berkas yang Bapak mau. Tadi orang digital marketing mengantarkannya. Memang kita butuh model baru kan untuk branding. Dan kata mereka, mereka menemukan sosok yang sedang menjadi perbincangan hangat. Mungkin ini cocok." Aluna menjelaskan.


"Siapa? Artis cilik lagi? Yang kemarin saja bermasalah orang tuanya. Kita mencari sosok yang benar-benar bisa mewakili produk kita," kata Devano.


Aluna lalu memberikan berkas di meja itu dan Devano membukanya.


"Si kembar Sanders?" Devano bertanya sambil mengerutkan alisnya. Ia lalu menatap Aluna.


"Akun instagramnya sudah banyak pengikut. Mereka banyak penggemar. Ya, walaupun wajah asli mereka rupanya belum ditampilkan secara utuh, tapi aku sendiri pun juga menyukai mereka, Pak. Karena mereka benar-benar positif yang sepertinya memang tak betujuan untuk terkenal. Mereka hanya membagikan keseharian mereka saja. Mereka memberikan influen yang baik. Ini cocok untuk produk-produk kita," kata Aluna.


Bukan. Bukan itu yang Devano herankan. Ia percaya pilihan tim-nya tak mungkin salah.


Tapi ia terkejut karena melihat nama Sanders itu. Ia tahu banyak nama keluarga Sanders di dunia ini. Di Suresh pun mungkin ada puluhan keluarga yang bernama belakang Sanders.


Tapi Julie. Julie-nya juga bernama belakang Sanders. Mungkinkah...?


"Hubungi orang ini dan dapatkan mereka," kata Devano sambil menatap Aluna dengan serius.


Bersambung...


Guys jangan lupa tinggalkan jejak 🎁💕💯💰🔥👍


Selamat hari libur ya. Uhuy🌻