Hidden The Love

Hidden The Love
Episode. 77



House Cake Dokan.


Toko roti Emily disiang hari kini tampak ramai oleh pelanggan. Beberapa orang yang datang terlihat antusias membeli roti dengan brand dokan itu. Emily sejujurnya sudah merasa ada yang aneh, terlebih lagi semua pelanggannya seakan membandingnya dengan sesuatu diponsel.


" Wah, ternyata roti ini banyak peminatnya." ucap Cha Hae Sun seraya membantu Emily membuat adonan roti.


" Iya, kau benar." sahut Emily seadanya. Ia kini terlihat sangat sibuk membuat adonan roti.


Drt. Drt. Drt.


Dering ponsel diatas meja memecahkan konsentrasi Emily yang tengah fokus menambah bahan-bahan kedalam adonan. Tak menjawab panggilannya, ia hanya melirik sekilas pada layar ponselnya yang menyala.


" Kau tidak mengangkatnya?" Hae Sun bersuara saat melihat Emily yang enggan menyentuh benda pipih itu.


" Aku akan mengangkatnya. Tolong lanjutkan ini, kau tinggal mengaduknya saja sampai rata. Jangan tambahkan bahan lain lagi." seru Emily dengan cepat, setelah itu ia segera melepas sarung tangannya dan meraih ponsel diatas meja.


" Ada apa?" tanya Emily saat panggilan itu sudah terhubung dengannya.


" Aku hanya merindukanmu." suara familiar itu diseberang sana, terdengar sangat manja di indera pendengaran Emily. Siapa lagi jika bukan kekasihnya— Shi Woon.


" Aku sedang sibuk, aku akan menghubungimu saat sudah luang. Oke!" balas Emily hendak memutus sepihak panggilannya.


" Baiklah, kalau begitu aku ingin memesan roti." Shi Woon mengulur waktu, ia tak ingin jika kekasihnya menutup panggilan begitu saja.


" Ayolah, aku tau kau sudah punya pekerja paruh waktu. Tadi pagi aku bertemu dengannya saat ingin berangkat kerumah sakit." tambah Shi Woon.


" Baiklah, aku akan mengantar rotinya kesana." ucap Emily, dan segera memutus panggilannya.


" Apa dia pacarmu?"


" Astaga, kau mengejutkanku." Emily terperanjak saat Hae Sun tiba-tiba muncul dibelakangnya.


" Oh, maafkan aku." ujar Hae Sun dengan enteng.


" Tunggu, aku baru sadar. Sejak kemarin kau bicara formal padaku, padahal aku lebih tua darimu." ucap Emily menautkan kedua alisnya seraya menatap intens pria didepannya.


" Benarkah?" Hae Sun membalas tatapan Emily. "Padahal kemarin aku baru saja ulang tahun ke tiga puluh tiga."


" Hah?" mata Emily membulat sempurna. Ia sangat terkejut, bagaimana tidak, dipertemuan awalnya dengan Hae Sun, ia mengira pria itu berumur dua puluh tahun sebab Hae Sun berwajah baby face.


" Tidak mungkin." lirihnya menatap tak percaya pada pria gagah itu.


Emily yang mendengarnya tak dapat berbicara lagi. Ia merasa malu terlebih lagi saat mengingat apa yang tadi diucapkannya.


" Baiklah, kalau begitu aku minta tolong.. jaga tokonya. Aku akan mengantarkan pesanan seseorang." seru Emily bergegas pergi dengan wajah memerah menahan rasa malunya.


...🌸🌸🌸...


Halte Bus.


Tampak Emily yang tengah duduk dibangku, seraya menunggu bus datang, ia memakai earphone dan mendengarkan lagu kesukaannya. Sesekali ia bersenandung kecil karena di halte bukan hanya ada dirinya saja.


Selang beberapa saat, bus yang ditunggu sudah datang. Segera Emily masuk kedalam bus tanpa melepas earphonenya. Namun tiba didalam sana, ia merasa heran saat semua penumpang menatap aneh padanya.


Emily salah tingkah, segera melepas earphone ditelinganya. Saat ini ia benar-benar merasa tak nyaman karena selain mendapatkan tatapan aneh, sesekali orang-orang akan berbisik juga.


" Bukankah dia wanita difoto ini?"


" Sepertinya itu dia."


" Lucu sekali, difoto jelek, aslinya juga jelek."


" Dia pasti berfikir dirinya cantik karena sudah berhasil berkencan dengan putra orang kaya."


Berbagai ocehan terdengar jelas ditelinga Emily. Ia mencoba untuk tidak larut dalam situasi sekarang, namun semakin memilih menjauh, kalimat-kalimat kasar tetap terdengar jelas di indera pendengarannya.


Karena merasa penasaran pada apa yang terjadi, ia pun segera menyalakan ponselnya, dan memeriksa media sosial.


Seketika itu juga Emily tercengang. Bagaimana tidak, media sosial kini menampilkan berita tentang dirinya dan juga Shi Woon. Bahkan berita itu menjadi trending topik hangat. Tak hanya itu, beberapa foto dirinya saat berkencan dengan Shi Woon yang kini publis, menuai banyak komentar negatif.


" Wanita itu jelek."


" Dia tidak cocok dengan Choi Shi Woon kami."


" Aku tidak akan membiarkan dia mendekati idolaku."


" Hei, wanita jelek! Keluar dari negara kami, pulanglah ditempat asalmu."


Berbagai komentar beruntun di layar ponsel Emily yang sangat menohok dihati. Wanita dengan rambut yang tergerai itu tampak syok. Tangannya bergetar, pelupuk matanya memanas. Hanya sekejap saja, ia tiba-tiba merasa menjadi orang asing hingga tak terasa air matanya luruh dan membasahi kedua pipinya.


Tak ingin terlihat lemah didepan banyak orang, Emily buru-buru menyeka air matanya. Setelah itu ia menyimpan ponselnya didalam saku jas overcoat, dan bersikap santai seolah tak terjadi apapun.