Hidden The Love

Hidden The Love
Episode. 20



" Apa kau bersama dia?"


" Aku ingin melihatnya lebih lama, jadi aku mengajaknya juga.


" Kau mau bertemu dengan wanitaku?"


" Aish, aku tidak bisa. Aku tidak mau melihat wanita lain selain dia."


Deg, Deg, Deg.


Seakan guntur tengah bergemuruh diatas kepala Shin Ho. Ia kembali teringat semua percakapannya dengan Shi Woon yang selalu membicarakan perihal orang kesayangan masing - masing. Namun lucunya, Shin Ho baru saja menyadari dan mengetahui di malam ini bahwa wanita yang selama ini dibicarakan Shi Woon ternyata adalah Emily.


" Shin Ho?" Emily menyadarkan temannya saat merasa Shin Ho sejak tadi mematung memandangi Shi Woon.


" Kau pergi bersamanya?" tanya Shin Ho pada Emily.


" Hum, dia Kakakku dan pria dibelakangnya adalah tetangga kami. Dia juga atasan Kakakku." jelas Emily.


Tak lama Shi Woon menghampiri, dan menyapa sahabatnya.


" Shin Ho, ada apa?" tanya Shi Woon menatap lekat wajah sahabatnya.


Shin Ho bungkam, tak mampu berbicara walau hanya sepatah dua kata.


Sepersekian detik kemudian, Shi Woon yang menatap intens raut wajah Shin Ho seketika menyadari akan satu hal.


" Shin Ho, benarkah apa yang kupikirkan?" tanya Shi Woon lagi dengan senyum tertahan. Shin Ho menoleh hingga kini kedua pria muda itu saling beradu pandang. Sedangkan Emily dan Oya hanya mengamati keduanya.


Flassback, beberapa menit yang lalu.


Setelah memarkir dengan benar, Shi Woon segera keluar dari mobil. Namun tiba - tiba ponselnya berdering lagi dan rupanya sipenelfon adalah sahabatnya sendiri.


" Kau dimana? Aku didepan rumahmu. Apa kau masih lama?"


Sambungan telfon terhubung dan Shin Ho diseberang sana langsung menyambar serentetan kalimat.


" Aku sudah sampai, tunggu saja." jawab Shi Woon.


" Wanitamu? Kau bertemu dia?" Shi Woon mengernyit.


" Humm, dia tinggal disekitar rumahmu juga." jawab Shin Ho.


" Oh, aku baru tau itu." ujar Shi Woon dan langsung memutus panggilannya. Ia pun segera berlalu.


Flassback Off.




Masih dengan bibir terkatup rapat, Shin Ho seolah tak berniat untuk bersuara— sekedar memberitahu Shi Woon bahwa Emily adalah wanitanya yang selama ini di bicarakan.


" Shin Ho?" Shi Woon menanti jawaban dari sahabatnya.


" Kalian kenapa?" sahut Emily yang sejak tadi hanya diam mengamati. Ia merasakan ketegangan saat Shin Ho dan Shi Woon saling beradu pandang.


Tak lama terdengar helaan nafas dari Shin Ho. Pria muda itu memalingkan wajahnya dan beralih menatap Oya.


Satu detik kemudian, mendadak Shin Ho hengkang dan melangkah mendekati Oya yang berdiam diri ditempat yang masih sama. Dan betapa terkejutnya Oya karena tanpa aba - aba langsung dipeluk oleh Shin Ho dengan erat.



" Maafkan aku. Tolong biarkan seperti ini dulu." bisik Shin Ho sembari mendekap Oya.


Shi Woon dan Emily terbelalak melihat tindakan Shin Ho yang tak disangka.


" Syukurlah." lirih Shi Woon dengan helaan nafas lega.


Ya, sebenarnya Shi Woon sempat berfikir bahwa wanita yang selama ini dimaksud sahabatnya adalah Emily karena melihat bagaimana raut wajah serta pancaran mata dari Shin Ho. Namun Ia kini senang karena ternyata Shin Ho menyukai wanita berbeda.


" Kenapa Shin Ho memeluk Oya? Apa Shin Ho pria yang dimaksud Oya?" gumam Emily, mengingat perkataan Kakaknya beberapa waktu lalu.


" Naiklah, jangan melihat mereka." Shi Woon menyadarkan Emily yang masih menatap pada Shin Ho dan Oya.