Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
KEJUTAN YANG BATAL



Jangan lupa like, coment dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏


** selamat membaca **


Rara dan tiara pergi ke kampus Adiwijaya menggunakan mobil sport miliknya tak ada yang tau kalo rara mempunyai mobil sport sesampainya di kampus rara dan tiara segera turun dari mobil dan berjalan mencari kelas sahabat²nya


saat rara ingin pergi ia tak sengaja bertemu laki² yang waktu itu menabraknya dan membuat anggara cemburu yang tak lain adalah rifky


" tunggu deh kayaknya gue pernah lihat kalian? tapi dimana ya? " ucap rifky memundurkan langkahnya agar berhadapan dengan tiara dan rara


rara dan tiara lupa dengan wajah rifky sehingga mereka bingung dengan perkataan rifky


" lo siapa? " tanya tiara


" gue rifky, kayaknya gue pernah bertemu kalian tapi dimana ya? " tanya rifky bingung


" lo salah orang kali, gue gak kenal sama lo!pernah bertemu dimana? gue aja baru pulang dan juga gak kuliah di sini " ucap rara bingung


" ah iya gue baru ingat lo cucunya rektorkan? " tanya rifky


" iya, emang kenapa? " tanya rara


" gue yang pernah gak sengaja nabrak lo, ingat gak? " tanya rifky


" oh.. jadi lo rifky waktu itu? " ucap rara baru ingat


" iya, kalian berdua apa kabar? kata nesya kalian kuliah di luar negeri yaa? " tanya rifky


" gue baik kok, iya gue dan dia kuliah di luar negeri " ucap rara sambil menunjuk tiara


" kalian makin cantik deh gue hampir aja gak ngenalin kalian berdua " ucap rifky


" pak rektor lagi di luar kota, lusa baru pulang " ucap rifky lagi


" gue udah tau kok, kita duluan yaa " ucap rara ia malas berlama² berbicara dengan rifky takut anggara melihatnya dan salahpaham lagi


" kayaknya dia suka deh sama lo ra " ledek tiara


" apaan sih lo jangan ngada² deh gue males lihat cowok yang sok akrab begitu " ucap rara


" ra lihat tuh! itu bukannya nesya, refina dan faranisa? " ucap tiara menunjuk ke arah mereka


" iya, mereka kenapa? ayo kita kesana nolongin mereka! " ucap rara mulai kesal


***


" lepasin tangan lo dari rambut dia " ucap rara menahan tangan perempuan itu agak tak menjambak rambut nesya


" siapa lo? jangan ikut campur urusan gue! " ucap perempuan itu semakin menjambak nesya membuat ia meringis


" gue bilang lepasin ya lepasin bukannya malah lo jambak! " ucap rara sambil melintir tangan perempuan itu


" lepasin tangan gue! lo siapa sih ikut campur urusan gue?! " ucap perempuan itu


" lo gak perlu tau siapa gue! selagi lo ganggu sahabat² gue, lo akan berurusan sama gue dan gue gak akan pernah takut sama lo! jangan sok berkuasa di kampus ini! gue gak akan biarin mereka lo bully lagi! camkan itu! " ancam rara sambil menghempaskan tangan yang dia pelintir tadi


" ayo pergi! " ajak rara dan sahabat²nya mengikutinya


" kita kesana aja " ucap rara menunjuk sebuah taman


" rara " ucap nesya menangis sambil memeluk rara


" udah lo tenang aja selagi ada gue, kalian gak akan di apa²in sama mereka " ucap rara menenangkan nesya


" kalian baik² aja kan sya? ref? far? " tanya rara khawatir kepada mereka bertiga


" kita gak papa ra " ucap faranisa


" mereka siapa sih? " tanya tiara kepo


" iya? emang kenapa? " tanya tiara


" merekalah orangnya, mereka suka sama pacar² kita mangkanya mereka selalu bully kita di kampus dan mengancam kalo kita gak mutusin revano dan yang lain kita akan di bully habis²an " ucap nesya


" kenapa kalian gak ngelawan sih! " ucap rara


" dia juga jago beladiri raa, kita gak bisa melawan mereka " ucap faranisa


" apa kalian udah pernah nyoba lawan mereka? " tanya rara


" udah ra! kita tetap kalah sama stevani, cewek yang menjambak rambut gue tadi dan mereka fitnah kita.. hampir aja waktu itu kita putus sama mereka " ucap nesya


" nanti kita pikirin cara ngalahin mereka gimana, sekarang kalian rapiin tuh rambut dan lupain kejadian tadi, kalo gue ketemu mereka lagi akan gue bales perlakuan mereka terhadap kalian " ucap rara mengepal kedua tangannya


" udah lah jangan di pikirin nanti kalian trauma lagi, ke kantin aja yuk? " ajak tiara


* kantin *


" untung lo tadi datang tepat waktu raa kalo gak udah rontok nih rambut gue di jambak nenek lampir " ucap nesya


" salah sendiri kenapa lo gak ngelawan? injak kek kakinya atau tarik balik rambutnya, ini malah diam aja di gituin " ucap tiara kesal


" kalian itu jangan lemah banget sama mereka, mudah banget di tindas sama kalo seperti tadi, gunain beladiri kalian yang selama ini gue ajarin, itu bisa ngelindungi diri kalian dari lawan " ucap rara memarahi sahabat²nya


" betul tuh kalo kita gak cepet datang tadi mungkin kepala lo udah botak sya " ledek tiara


" lo jangan nakutin gue deh! baru bertemu lagi tapi kalian pada ngeselin ya bukannya meluk kita ini malah marahin kita, sahabat apaan kalian " protes nesya


" kalo kita bukan sahabat lo untuk apa gue dan tiara nolongin lo dan capek² datang kesini, mending kita tidur di rumah ya nggak tia, capek tau jauh² dari luar negeri malah ke sini bukannya istirahat " ucap rara


" ya maaf gue kan cuma bercanda sahabatku tersayang " ucap nesya merayu rara


" kenapa kalian gak bilang mau pulang? " tanya faranisa


" rencananya sih mau ngasih kejutan ke kalian tapi keburu ada masalah yang tadi gak jadi deh " ucap rara


" eh itu ada kak anggara dan sahabat²nya mau ke sini " ucap nesya heboh melihat kedatangan mereka


" kita harus ngumpet raa dan kalian pancing mereka seperti biasanya yaa " ucap tiara sambil menarik tangan rara untuk mengumpet


" hai.. ternyata kalian di sini kita cariin dari tadi " ucap revano


" kenapa nyariin kita? " tanya nesya


" eh bentar ini makanannya ada 5 tapi yang di sini cuma ada 3 orang? " tanya revano


" tadi ada orang yang mau numpang makan di sini tapi gak tau mereka kemana? " ucap nesya pura² mencari orang yang dia maksud


" yaudah buat kita aja kalo gitu, orangnya juga gak ada " ucap revano sambil mengambil makanan yang di meja


" jangan! " ucap nesya, faranisa dan refina berbarengan


" kenapa? " tanya revano


" gak boleh ngambil makanan orang sembarangan, kita makan ini berdua aja yaa beb biar romantis " ucap nesya agar mereka tak curiga


" gausah pamer kemesraan di depan gua dan anggara deh, kita gak ada pasangan jangan buat iri dong! " ucap wahyu


" hahaha.. kasian banget yang di tinggal pacarnya keluar negeri berasa jones (jomblo ngenes) ya " ledek revano


" apaan sih lo rese banget " ucap anggara


" kalian kan gak tau mereka di sana gimana jangan² punya pacar baru, bule² di sanakan pada ganteng² daripada kalian mangkanya mereka betah disana gak mau pulang² " ledek aditya memanasi anggara dan wahyu


" iya kalian berdua pasti kalah deh, mereka kan cantik pasti banyak tuh yang naksir " ucap revano ikut memanasi anggara dan wahyu