Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
KEJUTAN (2)



Jangan lupa like, coment dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏


karna ada yang minta upnya 2x ini aku kasih yaa semoga suka 🥰🥰


** selamat membaca **


Rara dan tiara hanya menahan tawanya mendengar perkataan revano dan aditya yang memanasi anggara dan wahyu, rara memberi kode kepada tiara agar menghampiri mereka


" kata siapa kita punya pacar baru dan gak mau pulang? " ucap rara sambil memeluk anggara dari belakang membuat semuanya terkejut kecuali sahabat² rara


" uhuk.. uhuk.. " batuk revano mendengar suara rara ia tak menyangka kalo orang di katakannya ada di dekatnya sekarang


" enak aja ya kalian ngatain kita di belakang, kita tuh di sana bener² kuliah bukannya nyari pacar " ucap tiara pura² marah


" ****** lo.. cewek gua marah mangkanya jangan asal ngomong " ucap wahyu


" kamu jangan mudah percaya perkataan mereka apalagi di panasin seperti tadi " bisik rara kepada anggara


" kamu udah gak marah lagi sama aku? " tanya anggara sambil memegang tangan rara yang memeluknya


" kalo aku masih marah gak mungkin dong aku di sini sama kamu " ucap rara melepas pelukannya dan duduk di samping anggara


" kenapa kamu gak bilang mau pulang kesini? " tanya anggara pelan


" biar jadi kejutan buat kamu " bisik rara


" mangkanya beb jangan suka ngatain orang di belakang, kalo ketahuan kan jadi malu sendiri seperti sekarang " ledek nesya sambil menahan tawanya


" iya² gua gak lagi deh ngomongin kalian di belakang, maafin gua yaa tiara dan rara " ucap revano


" gua juga minta maaf tiara dan rara " ucao aditya


" awas ya kalo ketahuan sekali lagi, kita banting kalian di lantai " canda tiara


" yaampun kejam banget pacar lo yu biasanya rara yang begitu tapi sekarang malah tiara " ucap revano


" baru tau ya lo cewek gua kejam " ledek wahyu sambil tertawa


" iya ngeri gua jadinya " ucap revano


" kamu kenapa sih jadi begini tampilannya? mana pacarku yang dulu? kok berubah?! " ucap rara kepada anggara


" dia frustasi raa semenjak lo tinggalin dan dia malas ngerawat dirinya lagi " ucap rangga


" kamu gak boleh kayak gitu, kamu lihat diri kamu sendiri, badan kamu jadi kurus banget, rambutnya panjang dan muka kamu? mulai besok kamu gak boleh begini lagi ya sayang.. aku gak suka lihat kamu begini, seperti orang asing buat aku " ucap rara sambil memegang muka anggara


" iya sayang mulai besok aku kembali lagi jadi yang dulu demi kamu " ucap anggara sambil memegang tangan rara yang berada di pipinya


" ehem.. udah kali mesra²annya disini ada orang, berasa dunia milik berdua yaa " ledek nesya


" kenapa? iri ya lo? " ledek rara


" idihh ngapain gue iri sama lo, gue juga punya pasangan buat apa juga gue iri sama lo kurang kerjaan banget gue " ucap nesya


" untung aja ada mereka kalo gak gue malas banget ngalah sama lo sya" ucap rara


" kenapa emangnya kalo ada mereka? " tanya nesya


" lo gak ada malu²nya ya jadi cewek " ledek rara


" malu kenapa? " tanya nesya bingung


" tau ahh capek gue ngadepin lo, lo makin kuliah bukannya makin pintar ini malah kebalikannya untung lo sahabat gue kalo gak habis lo sama gue " ucap rara kesal


" sya.. sya.. lo kenapa jadi kurang pintar sih, ya jelas malu lah lo kayak preman pasar yang hobinya berantem, malu dong di depan pacar lo ribut mulu.. kalem lah jadi cewek " ledek tiara


" kalian ngomong apa sih gue jadi bingung " ucap nesya


" otak lo geser ya sya gara² tadi mangkanya jadi begini " ledek faranisa


" gak segitunya juga kali.. emang gue lagi gak fokus aja " ucap nesya


" alasan aja lo sya, betah yaa kak revan pacaran sama nesya " ledek refina sambil tertawa


" betah gak betah sih " ucap revano bercanda


" ihh kok gitu sih beb " ucap nesya kesal


" gimana gak betah merekakan memiliki kesamaan " ucap wahyu


" kesamaan apa? " tanya tiara


" kesamaan dalam lambat berpikir " ledek wahyu


" hahaha cocok banget tuh " ledek faranisa


" udah² kasian tau mereka kalian ledekin mulu " ucap rangga melerai


" sayang " panggil anggara kepada rara


" kenapa sayang? " tanya rara


" dimana² tuh cowok yang hubungi duluan ini malah kebalikannya " ledek nesya


" gimana gua mau hubungi dia nomornya aja gak pernah aktif " ucap anggara


" ya wajar lah gak aktif diluar negeri mana bisa pakai nomor itu harus pakai nomor yang di sana " ucap tiara


" tu denger, kata siapa aku gak pernah hubungi kamu? aku udah nelpon kamu berulang kali tapi selalu kamu tolak " ucap rara


" aku gak pernah tolak telpon dari kamu " bantah anggara


" coba kamu cek handphone kamu, aku nelpon kamu pakai nomor yang di sana tapi kamu malah marah² " ucap rara


" oh.. jadi itu kamu? kenapa gak bilang waktu aku tanya kemarin kalo tau kan gak mungkin aku marah dan matiin telpon kamu, malah telpon dari kamu yang aku tunggu² " ucap anggara sambil mengacak rambut rara


" ihh kebiasaan deh kamu berantakan jadinya rambut aku " protes rara sambil merapikannya kembali


" baru sadar gue rambut kalian berbeda dari biasanya " ucap nesya


" kita sengaja biar lebih fresh aja, bosan dengan warna rambut yang kemarin " ucap tiara beralasan


" gue juga mau dong " ucap refina


" tinggal pergi ke salon aja susah amat lo " ucap rara


" buat apa sih kalian cat rambut begini aja udah cantik kok " ucap revano


" kitakan pengen samaan aja beb " ucap nesya


" kalian pesen makanan gih biar gue yang traktir " ucap rara


" gausah yng biar aku aja yang traktir mereka semua " ucap anggara


" kok jadi lo sih " ucap revano


" ini buat ngerayain rara pulang " ucap anggara


" emang lo punya uang? " ledek revano


" ngeledek banget loo.. ya punya lah guekan udah kerja " ucap anggara


" kerja dimana? " tanya rara


" di kantor papa " ucap anggara


" tapi bukannya kamu lagi kuliah? " tanya rara bingung


" pulang kuliah aku langsung ke kantor papa jadi aku ada waktu untuk kuliah dulu " ucap anggara


" wihh jadi ini gaji pertama lo? " tanya revano


" iya " ucap anggara tersenyum


" makanan datang " ucap aditya


" kamu gak mesan makanan yng? " tanya anggara


" aku masih kenyang " ucap rara


" kalian gak ada jadwal kuliah lagi? " tanya wahyu kepada nesya, refina dan faranisa


" ada sih bentar lagi tapi kita malas masuk, mau bareng rara dan tiara aja" ucap nesya kepada sahabat²nya


" gak boleh bolos nesya! pulang kuliah kan bisa bareng kita lagi " ucap rara


" tapikan raa " bantah nesya


" pantasan lo jadi kurang pintar kerjaan lo bolos mulu yaa " ucap tiara


" enak aja, baru kali ini kita mau bolos " ucap nesya


" kalian gak boleh bolos kalo masih nekat kita pulang aja yuk raa ke Amrik lagi " ancam tiara


" iya, gue dan tiara akan pulang lagi kesana kalo kalian gak mau masuk hari ini " ucap rara mengancam


" jangan dong.. iya² kita gak jadi bolos deh tapi kalian jangan pergi yaa " ucap nesya


" nah gitu dong itu baru sahabat gue " ucap rara


" yaudah deh kita pergi sekarang ya nanti telat " ucap nesya


" iya.. selamat belajar " ucap rara menyemangati sahabat²nya


" ihh gak seru banget deh biasanya belajar bareng dan masuk ke dalam kelas bareng² juga tapi sekarang gak bisa gitu lagi ☹️ " ucap nesya


" udah kali gak usah sedih gitu, gak bosan apa 11 tahun sekelas mulu sekali² pisah dong " ledek tiara


" sampai kapan pun kita gak akan pernah bosan " ucap nesya lalu pergi ke kelasnya disusul dengan refina dan faranisa