
Jangan lupa like, coment dan vote ya guys 😘😘🥰
** selamat membaca **
Sebentar lagi yang di tunggu² akan datang tepat pukul 00.00 kejutan di mulai, sekarang pukul 23.55 saatnya reno memulai rencananya mengerjai rara ia mengetuk pintu kamar rara berulang² kali dengan keras agar rara terbangun dari tidur nyenyaknya
" apaan sih berisik banget udah malam ini aku ngantuk, jangan ganggu deh " teriak rara sambil menutup kupingnya dengan bantal
reno mengetuk pintu lagi lebih keras dari yang tadi sehingga rara terganggu dari tidurnya ia membuka pintu namun tidak ada orang
" siapa sih yang ganggu gue malem² kok nggak ada yaa? " ucap rara melihat sekeliling mencari yang mngetuk pintu
" ini jam berapa sih emangnya? " tanya rara sambil melihat jam di kamarnya
" yaampun ini udah hampir tengah malam jangan² yang ngetuk pintu tadi hantu lagi.. mami... rara takut " ucap rara buru² masuk ke kamarnya dan menarik selimutnya
reno tak kehabisan akal untuk membuat rara turun ke bawah sehingga dia mengetuk pintu lagi dan membunyikan suara di lantai bawah yang membuat rara kepo sehingga ia turun untuk mengeceknya
" yaampun siapa lagi sih yang ngetuk gue jadi takut nih.. tapi kalo nggak di buka dia ngetuk lagi " ucap rara ketakutan
rara mengambil senter dan pentungan yang ada di kamarnya ia mulai membuka pintu sambil menyalakan senter hpnya untuk menerangi jalannya menuju lantai bawah
" helloo?? ada orang nggak di sini? " teriak rara
tiba² ada bayangan putih yang lewat di belakangnya membuat ia merinding
" siapa tuh? jangan main² sama gue yaa! " ucap rara sambil melihat kebelakangnya namun tak ada siapapun di sana
" mami? papi? kak reno? " teriak rara tak ada jawaban dari mereka
" bik inahh? " teriak rara lagi
" kok nggak ada yang keluar sihh " ucap rara ketakutan sambil mencari saklar lampu untuk menghidupkannya
tiba² bayangan putih itu lewat lagi membuat rara berteriak histeris sampai dia terduduk di lantai memegang lututnya
" mami " pangil rara sambil menangis
keluarganya pun tak tega melihat rara menangis histeris dan jamnya udah terlewat 5 menit akhirnya mereka keluar dari persembunyiannya dan menghidupkan lampu
" surprise... selamat ulang tahun rara " ucap mereka berbarengan
rarapun mengangkat kepalanya lalu berdiri dan menghapus air matanya
" jahat banget siihh rara kan takut " ucap rara menghapus air matanya
" maaf sayang ini kerjaan reno, selamat ulang tahun putri kesayang mami " ucap mami mencium kedua pipi dan kening rara rara
" makasih mi " ucap rara memeluk maminya
" kak reno jahat banget sih udah tau rara takut sama hantu masih aja ngerjainnya seperti ini " ucap rara kesal
" maaf dek jarang² kan ngerjain kamu, sekali² doang buat kamu nangis dihari ultahmu, happy birthday ya adik kesayanganku " ucap reno mencium kedua pipi rara dan memeluknya
" makasih ya kak.. kakak hebat banget aktingnya dan berhasil buat aku nangis " ucap rara membalas pelukan reno
" siapa dulu dong reno gitu lohh " ucap reno sombong
" apaan sih baru di puji aja udah mau terbang " ucap rara tertawa melihat kelakuan kakaknya
" selamat ulang tahun ya anak papi yang paling cantik " ucap papi memeluk dan mencium pipi rara
" makasih papi, kado buat rara mana pi? " ucap rara manja
" ada tuh di kamar kamu " ucap papi
" kapan papi taruh di kamar rara? " tanya rara
" semua kado udah di bawaa alva ke kamar kamu pas kamu ke sini tadi " ucap papi
" oh makasih ya papi sayang " ucap rara memeluk papi
" selamat ulang tahun putri kecil bunda " ucap bunda memeluk rara
" makasih bunda, rara kira bunda udah pulang tadi " ucap rara
" bunda nginap di sini sayang " ucap bunda
" kok nggak bilang rara kalo nginap di sini? " ucap rara
" reno yang paksa bunda nginap di sini biar jadi surprise buat kamu " ucap bunda
" kak renoo... makasih banget, rara seneng deh di hari ulangtahun rara kalian semuanya ngumpul di sini rara aja lupa kalo sekrang ulang tahun rara " ucap rara terharu
" udah dong cengeng banget kamu dek, masa lagi ulang tahun malah nangis sih " ucap alvaro
" kak alva juga ikut²an ngerjain rara? " tanya rara
" iya dek 😁 " jawab alvaro
" jahat banget sih kalian " ucap rara manja
" tapi kamu seneng kan? " tanya alvaro
" seneng banget kak " ucap rara tersenyum
" happy birthday ya adikku yang paling cantik " ucap alvaro memeluk rara
" makasih kakakku yang ngeselin " ucap rara
" jadi kakak yang lewat putih² tadi? " tanya rara melihat daster putih yang di kenakan devan
" iya dek ini semua kerjaan kak reno " ucap devano
" hahaha kak lucu banget sih pakai daster beginian " ucap rara sambil tertawa
" kakak senang deh lihat kamu ketawa begini.. apapun yang buat kamu happy kakak akan lakuin apapun itu " ucap devano
" makasih kak devan rara sayang kakak " ucap rara memeluk devano
" kamu nggak takut lagi dek " ucap devan mulai bercanda
" kalo hantunya seperti kakak rara mana takut malahan rara ingin tertawa lihat kakak seperti ini " ledek rara sambil tertawa
" happy birthday ya adik kesayanganku " ucap keano memeluk rara
" makasih ya kak kean, kakak nggak ikut² mereka ngerjain aku? " ucap rara melepas pelukan keano
" kakak mana bisa ngerjain kamu dek " ucap keano mengelus kepala rara
" selamat ulang tahun ya putri kesayangan ayah yang paling cantik " ucap ayah sambil menghampiri rara dan memeluknya
" makasih ayah " ucap rara membalas pelukan ayah
" ayah dari mana aja? " tanya rara
" dari mobil, ambil kado ini buat kamu, nih sayang " ucap ayah sambil memberikan kadonya
" besar banget kadonya yah " ucap rara mengambil kado dari ayah
" kamu buka deh kadonya " ucap ayah
" yaampun ayah ternyata ini kunci mobil? mana mobilnya yah? " tanya rara
" coba kamu lihat di luar " ucap ayah dan rarapun berlari keluar untuk melihatnya
" mobil sport keluaran terbaru.. ini buat rara ayah? " ucap rara kepada ayah yang sudah berdiri di sampingnya
" iya sayang ini buat kamu " ucap ayah
" makasih banyak ayah.. rara sayang banget sama ayah " ucap rara memeluk dan mencium pipi ayahnya
" sama² nak " ucap ayah
" enak banget yaa ulang tahun di kasih mobil sport keluaran terbaru lagi di buat khusus buat kamu warna pink nih " ledek reno
" iya jarang² kan ada warna seperti ini " ucap alvaro
" jangan cemburu lagi ya kak kalo mau minta aja sama ayah " ledek rara
" ngapain cemburu sama kamu tadikan cuma akting aja " ucap reno
" ah masa? bukannya cemburu beneran? 😏 " ledek rara
" kamu tuh yaa hobi banget ngeledekin kakak " ucap reno menggelitiki rara
" ampun kak.. ampun kak geli berhenti nggak?! " ucap rara
" udah² balik kedalam yuk! " ajak ayah
" iya ayah " ucap rara
" ini kado dari kita ra " ucap alvaro menyerahkan kado kepada rara
" rara buka ya kak? " tanya rara
" buka aja dek " ucap alvaro
" pantesan kadonya besar dan berat banget isinya beginian " ucap rara mengambil isinya
" ini makeup, sepatu, jaket dan jam tangan semuanya keluaran terbaru, ini dari kakak? " tanya rara
" ini dari kita semua dek kakak, reno, devan dan kean tapi kita jadiin satu biar kelihatannya banyak 😁 " ucap alvaro
" ada² aja deh kalian btw makasih ya kakak²ku sayang rara suka kadonya " ucap rara tersenyum
" sama² dek " ucap mereka berbarengan
" jadi ini yang kalian beli pas ngikutin rara ke mall kemarin 😏 " ucap rara
" ka..kamu tau dari mana dek? " tanya alvaro gugup
" rara lihat kalian tau.. pakai nyamar lagi kalian pikir rara nggak tau apa " ledek rara sambil tertawa
" gagal deh penyamaran kita " ucap alvaro
" padahal kita udah beda banget tuh " ucap devano
" lo sihh udah di bilangin ganti jaket dan jangan pakai topi itu malah ngeyel ketahuan kan jadinya " ucap alvaro kepada keano
" udah² kenapa jadi berantem sih " ucap mami
" pada tidur gih ini udah jam berapa besok malah ngantuk " ucap bunda
" iya bun rara mau melanjutkan tidur yang tertunda tadi, makasih ya semua rara sayang kalian muah muahh " ucap rara sambil memberi kiss dari jarak jauh
" iya sayang selamat tidur " ucap mami