
Jangan lupa like, komen dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏
tolong tinggalin jejaknya ya 😍🥰
...** selamat membaca **...
Rara langsung terdiam mendengar perkataan wahyu, ia belum pernah melihat wahyu seperti ini, dengan rasa terpaksa rara mendengarkan semua perkataannya tanpa membantah sedikitpun
" terserah lo sama tiara mau percaya apa gak yang penting gua udah jujur sama kalian berdua, sebenarnya gua dan anggara gak ada niat sedikitpun dekatin perempuan lain apa lagi sampai ngeduain kalian, awalnya kita nolak di jodohkan dengan anak²nya setelah di pikir² itu jalan satu²nya biar perusahaan kita bisa maju, kita juga gak mau ngerepotin kalian berdua akhirnya kita nerima dengan syarat kita gak pacaran tapi pendekatan aja kalo udah cocok langsung menikah dan laki² itupun setuju " ucap wahyu
" laki² siapa yang lo maksud kak? " tanya rara bingung
" dialah investor di perusahaan gua waktu itu sebelum gua tau kebusukan dia " ucap wahyu kesal
" setelah dia menyetujuinya dia menyuruh kita langsung pendekatan saja itu lah foto² kita bersama mereka bermunculan di sosmed karna mereka yang nyebarin " sambung wahyu jujur
" mau gak mau kita ikutin kemauan mereka sampai kita nemuin celah untuk menjauhi mereka berdua, gua tau selama pendekatan itu anggara sangat terpaksa melakukan semua kemauan perempuan itu di hatinya cuma ada lo raa gak ada perempuan lain walaupun perempuan itu yang selalu mendekati dan mengajak jalan anggara berdua tapi tetap aja anggara gak mau jalan cuma berdua sama perempuan itu, karna dia masih menghargai lo sebagai pacarnya " ucap wahyu
" perjuangan dia besar banget ra dia berusaha sebisa mungkin mempertahankan lo, di satu sisi dia gak mau melepaskan lo dan di satu sisi lainnya dia juga gak mau buat sahabatnya kecewa karna gak bisa bantu, akhirnya dia menyuruh gua dan yang lain ikut kemanapun dia pergi, di foto yang lo lihat itu gak cuma berdua aja perempuan itu yang mengcrop foto kita semua tersisa dia dan anggara seolah² dia lagi jalan berdua dengan anggara padahal gak raa, gua dan yang lain saksinya " ucap wahyu
" gua selalu melihat muka sedih dan keterpaksaan anggara selama menjalani pendekatan itu, gua gak pernah lihat anggara yang dulu selalu bahagia dan tertawa lepas seperti saat bersama lo ra, dia menderita banget saat dia sadar dari koma dan lihat chat dari lo mutusin dia, gua tau itu menyakitkan banget buat kalian tapi itu cuma salah paham " ucap wahyu membuat rara kaget
" dia koma? " tanya rara kaget
" iya ra, saat gua dan anggara memutuskan untuk menyusul kalian ke luar negeri dan menjelaskan semuanya namun mobil yang kita tumpangi mengalami kecelakaan, bertabrakan dari arah berlawanan kepala anggara terbentur sangat keras sehingga dia tidak sadarkan diri beberapa bulan " ucap wahyu membuat rara syok
" selama dia koma dan sampai dia sadar cuma nama lo yang dia sebut dan dia ingat cuma lo bahkan keluarganya sendiri dia lupa apalagi sahabat²nya, gua bingung mau hubungi lo dan tiara gimana karna handphone gua hilang pada saat kecelakaan sedangkan handphene anggara rusak dan handphone sahabat² gua juga hilang, gua merasa ada yang aneh dengan semua ini akhirnya gua dan yang lain menyelidiki siapa yang menabrak kita dan yang mengambil semua handphone ternyata semuanya ulah laki² itu untuk melukai gua dan anggara karna dia tidak senang melihat gua dan anggara bersama kalian yang dia mau kita bersama anak²nya saja " ucap wahyu
" jalan satu²nya kita bisa menghubungi lo melalui handphone anggara, revano menyuruh temannya yang ahli soal handphone untuk memperbaikinya, akhirnya handphone itu berfungsi kembali chat dari lo bermunculan gua kaget ngebaca chat lo yang mutusin anggara begitu aja dan lo ngeblok dia, kita berusaha menutupi itu dari anggara sampai ingatannya pulih tak berapa lama akhirnya terbongkar juga saat ingatannya kembali " ucap wahyu
" sebelum kecelakaan itu terjadi anggara sempat mengirim boneka ke rumah lo dan di dalam boneka itu ada rekaman suara anggara yang mengungkapkan semua perasaannya sama lo raa dia benar² menyesal telah mengambil keputusan yang salah dan gak jujur sama lo, semenjak lo putus sama dia, dia jadi pendiam, cuek dan dingin, pas dia bertemu lo tadi senyumnya kembali lagi gua lihat tapi sikap lo yang melukai dia, perasaan bersalah muncul lagi di benaknya " ucap wahyu
rara dan tiara hanya terdiam saat mendengar penjelasan dari wahyu mereka tak menyangka semua ini terjadi, rasa sakit, senang, haru semuanya bercampur menjadi satu, rasa sesak menyelimuti hati rara ia bingung harus bersikap apa sekarang
" gua udah jujur sama kalian, semua itu yang terjadi terserah kalian mau percaya apa gak yang penting semua unek² udah gua keluarin dan tiara gua gak pernah selingkuh sama siapapun, gua cuma sayang sama lo dari pertama kita bertemu sampai sekarang tak pernah pudar, atas nama anggara dan gua sendiri minta maaf sama kalian berdua udah gak jujur selama ini, gua permisi " ucap wahyu lalu pergi
" huft.. gue gak tau lagi harus apa sekarang semuanya terasa menyakitkan dan buat gue syok, ini seperti mimpi buruk yang gue gak mau ingat² lagi " ucap rara sambil menghempaskan badannya ke kursi yang berada di belakangnya
" gue juga gak tau ra ini seperti mimpi buat gue ntah itu mimpi buruk atau menyenangkan semua terjadi begitu aja tanpa sepengetahuan gue " ucap tiara sambil melamun
" siapa laki² yang udah buat kekacauan diantara kita ya tia? gue gak habis pikir ada ya orang seperti itu emang anaknya gak bisa apa cari pasangan sendiri masa mau ikut campur sih " ucap rara
" udah ahh pusing gue mikirin ini mending kita lanjutin pekerjaan kita biar cepat kelar, bosan gue lihat berkas² ini mulu " gerutu tiara
...***...
pulang dari kantor rara dan tiara memutuskan untuk langsung pulang ke rumah masing² karna mereka telah lelah dari pagi sampai sore berurusan dengan berkas² yang membuatnya pusing
sesampainya di rumah rara langsung berlari masuk kedalam kamarnya untuk mencari boneka yang ia buang ke tong sampah namun boneka itu sudah tak ada lagi
" dimana boneka itu? tadi masih ada di sini?apa udah di buang bik inah ya? " tanya rara sambil turun ke bawah mencari bik inah
" kamu kenapa sih nak pulang² langsung lari²an gitu ada masalah apa? " tanya mami heran melihat anaknya mondar mandir seperti setrikaan
" gak papa kok mi, bik inah mana mi? " tanya balik rara
" lagi masak di dapur, tumben kamu cari bik inah ada apa sayang? " tanya mami
" boneka di dalam tong sampah di dalam kamar rara dimana mi kok udah gak ada? " tanya rara
" oh itu tadi udah mami suruh bik inah buang ke tempat sampah di pertigaan sana sayang mami kira kamu udah gak mau lagi " ucap mami
" aahh mami kok di buang sih " gerutu rara langsung pergi menuju tempat yang bilang mami tadi
...***...
" masa gue harus cari di tumpukan sampah sihh, bau banget ini " ucap rara sambil menutup hidung menggunakan jarinya
" dimana yaa kok gak ketemu sihh " ucap rara sambil mengacak² tempat sampah menggunakan tangan sebelah dan sebelahnya lagi untuk menutup hidung
" **** banget sih lo raa kenapa lo buang ke tong sampah begini deh jadinya " ucap rara merutuki dirinya sendiri
" gue kepo banget isinya apa seharusnya gue langsung dengarin kemarin bukannya langsung buang, gini nih kalo udah sakit hati akal gak berguna lagi " ucap rara sambil mencari lagi
" huft.. capek banget gue mana gak ketemu lagi tuh boneka ahh elahh ribet amat sihh cari tuh boneka " ucap rara kesal sambil mengelap keringatnya
rara merasa menginjak sesuatu dan langsung melihatnya ternyata ia menginjak boneka yang ia cari
" akhirnya ketemu juga nih boneka " ucap rara senang sambil mengambil boneka yang di bawah kakinya
" gue capek² cari malah di sini lo, kenapa gak bilang dari tadi sihh " ucap rara kepada boneka itu
rara segera pulang ke rumah setelah mendapat boneka yang ia cari
" bau banget sih kamu dek.. dari mana aja kamu " ucap reno
" dari tong sampah kak 😁 " ucap rara
" ngapain? " tanya reno kaget
" nyari ini " ucap rara sambil menunjuk bonekanya
" cuma demi boneka ini kamu kotoran begini dek? yaampunn bisa beli lagi kali dekk " ucap reno
" ini tu boneka spesial kk gak ada yang jual " ucap rara
" emang dari siapa? " tanya reno
" ada deh " ucap rara langsung pergi kekamarnya meninggalkan reno yang masih bingung
terimakasih udah like, komen dan vote 😍🥰