
hai semua?? apa kabar??
semoga sehat selalu ya
Jangan lupa like, coment dan vote ya guys😘😘😍
** selamat membaca **
* pagi hari *
" pagi mii " ucap rara mencium pipi maminya yang sedang masak untuk sarapan
" pagi sayang " ucap mami
" mami masak apa? " tanya rara
" masak nasi goreng, tumben kamu udah rapi banget hari ini " ucap mami
" rara mau marathon bareng tiara dan yang lain mi mumpung libur, rara pergi dulu ya mi nanti telat, bye mami " ucap rara mencium pipi kiri mami lalu pergi
***
" kamu mau kemana dek? " tanya Alvaro baru turun bersama reno
rara berenti dan memperbaiki headphonenya tanpa memperdulikan pertanyaan alvaro
" kacang.. kacang.. hahaha rasain tuh lo di cuekin rara kan mangka jangan ngatain masakan dia " ucap reno tertawa
" lo juga ngatain tuh bukan gue aja " ucap alvaro
" dia kayaknya mau marathon deh kita ikutin yuk " ajak reno
" ganti dulu baju lo bambang!! ya kali ngikutin dia pakai baju seperti ini yang ada malah di ketawain kita " ucap alvaro
merekapun mengganti pakaiannya dan menyusul rara tak lupa mereka mengajak keano dan devan untuk menyusul rara, sesampainya di taman mereka langsung mencari keberadaan rara, mereka melihat rara di godain laki² dengan cepat mereka langsung menghampiri rara
" ngapain lo ganguin dia hah! " ucap reno marah
" suka² kita dong, siapa lo berani banget marahin kita " ucap laki² itu
" apa lo pacar dia? " tanya temen laki² itu
" itu bukan urusan lo cepat pergi dari sini atau gue patahin tangan lo itu brani²nya pegang² tangan dia " ucap reno
" heh lo pikir gue takut " ucap laki² itu
laki² itu langsung menghajar reno, reno pun tak mau kalah dia langsung menghajar balik laki² itu dan teman²nya akhirnya reno menang melawan mereka, laki² itu dan temen²nya pergi
" kamu nggak apa² kan dek? " tanya reno
" aku nggak papa ngapain kalian kesini " ucap rara jutek
" kamu masih marah sama kakak? maafin kakak ya dek beneran deh kakak nggak bermaksud ngatain masakan kamu 🙏 " ucap reno
" ternyata kamu di sini ra gue cariin dari tadi, eh ada kak alva juga di sini " ucap tiara menghampiri mereka
" kenapa lo nggak bilang sih kalo ada pangeran gue tau gitu kan gue dandan yang cantik tadi " bisik tiara sambil memperbaiki rambutnya
" ganjen banget sih lo udah punya pacar juga gue aduin ke kak wahyu tau rasa lo.. lagian gue juga nggak tau kalo mereka ngikutin gue " bisik rara
" jangan dong raa selagi dia nggak ada, izinin gue ya deketin kak alva " ucap tiara
" terserah lo dehh deketin tuh kalo bisa jangan minta bantuan gue ya.. gue lagi males ngomng sama mereka " ucap rara
" aaaa makasih rara lo emang sahabat terbaik gue " ucap tiara memeluk rara
" giliran ada maunya bilang sahabat terbaik gue, coba kalo nggakk..hm.. boro².. " ucap rara
" hehe kayak nggak tau gue aja lo, udah ahh gue deketin dia dulu ya byee " ucap tiara
" dahh sana dasar ganjen " ucap rara
" hai kak.. apa kabar? udah lama kita nggak bertemu masih inget kan sama aku? " ucap tiara dan rara hanya menggeleng melihat kelakuan sahabatnya itu
" siapa yaa? " tanya alvaro
rara hanya menahan tawanya melihat kakaknya tidak mengenal tiara yang mencoba mendekatinya
" kakak lupa ya sama aku " ucap tiara
" aku tiara kak sahabat rara dari kecil, kita pernah main bareng loh kak inget nggak? " ucap tiara
" sorry ya guee lupa " ucap alvaro cuek
" udah deh lo nggak akan bisa sok akrab sama kakak gue dari tadi aja jawabannya nggak sesuai kemauan lo kan " ledek rara
" lo tuh yaa bukannya dukung gue malah ngeledekin " ucap tiara kesal
" kan gue pernah bilang susah buat deketin dia cuman adriana yang bisa.. buktinya kak alva luluh sama dia, masa lo kalah sama dia hahaha " ledek rara
" ngapain sih kamu sebut nama wanita itu lagi " ucap alva
" ayo kita pergi aja ti aku males ngomng sama mereka " ajak rara
" kalian mau kemana? " tanya keano
" kepo deh, yuk tia " ucap rara
" bisa gawat ni kalo dia masih marah sama kita " ucap keano
" itu semua gara² kalian kalo ngomng itu jangan jujur² amat gini kan jadinya" ucap keano menyalahkan
" gue ada ide buat rara baikan lagi sama kita, kalian bantuin gue yaa " ucap reno