
Jangan lupa like, coment dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏
** selamat membaca **
* taman sekolah *
Hari ini adalah hari pertama mereka masuk sekolah setelah libur 2 minggu, rara dan sahabat²nya sedang menunggu anggara dan sahabat²nya datang ketaman sekolah, mereka janjian bertemu di sana, karna hari ini guru² rapat dan membebaskan siswa dan siswi tidak belajar hari ini
" Hai beb " sapa revano menghampiri nesya
" hai juga beb " sapa balik nesya bersemangat
" tumben kalian ngajak ketemuan di sini?ada apa? " tanya wahyu sambil duduk di samping tiara
" gak papa, kita cuma mau ngabisin waktu bareng kalian sebelum lulus dari sini ☹️ " ucap tiara
" kenapa? kalian sedih kita mau pergi dari sini? " tanya wahyu yang mengerti maksud mereka
" iya lah, sedih tau.. gak ada kalian lagi di sini kita bakal kesepian.. awal kita bertemu dan bisa jadi seperti inikan berawal dari musuhan di sekolah ini " ucap tiara jujur
" iya kita jadi gak semangat kalian gak ada ☹️ " curhat nesya
" jangan gitu dong mukanya.. kita masih bisa bersama walaupun gak satu sekolah lagi " ucap revano menghibur nesya
" tapi beda rasanya " bantah nesya manja
" kita bakal sering² ke sini kok " ucap revano
" beneran? kalo kamu sibuk gimana? " tanya nesya
" betul tu.. di kampus yang baru kan bayak cewek² yang lebih cantik pasti kalian akan berpaling " ucap refina mulai cemburu
" kok kamu berpikiran seperti itu sih? ya gak mungkin lah aku cuma sayang sama kamu " ucap rangga kepada refina
" itu kan sekarang gak tau nanti " ucap refina
rara hanya menggeleng melihat sahabat²nya mulai cemburu sama pasangan masing²
" kamu gak ikutan seperti mereka cemburu gitu? " tanya anggara
" ngapain aku cemburu kalo hati kamu cuma buat aku " ucap rara tersenyum
" kalo aku berpaling gimana? " tanya anggara hanya mengetes rara
" berarti kamu gak setia sama aku " ucap rara membuang muka
" jangan marah dong aku kan cuma nanya doang, aku gak akan selingkuh " ucap anggara menyakinkan rara
" biasanya kalo cowok nanyanya gitu berarti ada niatan buat selingkuh " ucap rara kesal
" gak sayang, aku gak akan selingkuh aku janji sama kamu, akan setia sampai kapanpun " ucap rara
" status gak ada tapi panggilnya sayang² mulu " ledek nesya
" suka² kita dong mau panggil apa 😋 " ucap rara
" siapa bilang kita gak ada status? " bantah rara sambil menaikkan sebelah alisnya
" jadi kalian udah balikan nih? " tanya nesya memastikan
" udah dong " ucap rara sambil bersender dibahu anggara
" kok gak kasih tau kita sih " ucap nesya pura² ngambek
" emangnya lo jadian sama kak revano ada ngasih tau gue? " ucap rara sambil mengangkat kepalanya
" masih ingat aja lo.. jadi lo mau balas dendam nih ceritanya? " ucap nesya bercanda
" kalo iya kenapa? " ucap rara bercanda
" gak papa sih.. " ucap nesya
" mendingan lo urus aja tuh kak revan, lo hati² aja nanti dia balik lagi jadi playboy di kampus yang baru " ucap rara memanasi nesya
" jangan manasin gue deh " ucap nesya mulai mulai terpancing
" iya sya secara kak revan kan lumayan lah gak mungkin dong gak ada yang suka sama dia, lagian cewek² di sana kan gak tau kalo dia udah punya pacar " ucap tiara ikut memanasi nesya
" apaan sih kalian kok jadi manasin gue " ucap nesya mulai kesal
" jangan gitu dong guys nanti dia malah curiga sama gua padahal gua gak tebar² pesona sama cewek di sana " ucap revano
" udahlah sya jangan cemburuan gitu, kalo dia selingkuh ya kita bales jangan takut.. kita gak selemah itu " ucap faranisa membuat nesya kembali tersenyum
" benar kata fara, awas aja kamu selingkuh " ucap nesya sambil mengepalkan jarinya kepada revano
" udahlah guys jangan bahas itu mulu jadi bad mood nanti kita " ucap rara
" iya bener tuh, oh iya kalian mau kuliah dimana? " tanya tiara
" di universitas adiwijaya " ucap wahyu membuat rara dan sahabat²nya terkejut
" kalian yakin mau masuk situ? " tanya rara memastikan
" itu kan universitas terfavorit dan sangat terkenal didalam negeri maupun luar negeri, kampus itu milik opanya rara, buat masuk ke sana sangat susah dan hanya orang² tertentu yang bisa kuliah di sana " ucap tiara menjelaskan
" kita udah tau, itu sebabnya kita mau kuliah di sana " ucap wahyu
" gua sih gak yakin bisa kuliah di sana kalian tau sendiri otak gua pas²an ☹️ " ucap revano
" belum di coba lo udah nyerah aja " ledek rara
" susah ra buat masuk kesana " ucap revano frustasi
" kakak harus optimis dong jangan nyerah gitu " ucap rara
" opa gue udah tau tentang kalian dari oma semoga aja kalian bisa masuk kesana karna kalian banyak prestasi dalam organisasi di sekolah ini " ucap rara lagi
" kalo tetap gak masuk gimana? " ucap revano ingin menyerah
" gue akan paksa nesya buat mutusin lo " ucap rara sengaja membuat revano agar bersemangat lagi
" jangan gitu dong, lo jahat banget sama gua " protes revano
" lagian lo itu jadi cowok kok cemen amat belum apa² udah nyerah aja " ledek rara
" gua bukannya nyerah ra gua gak yakin aja bisa masuk kesana, lo tau sendiri mahasiswa yang kuliah di sana pintar² sedangkan gue? " ucap revano
" sekali lagi lo bicara seperti ini gue akan maksa nesya mutusin lo sekarang juga " ucap rara mulai geram
" jangan dong.. iya² gua akan berusaha sebisa gua buat masuk ke universitas itu " ucap revano kembali bersemangat
" nah gitu dong itu baru kak revano pacarnya si centil " ucap rara tersenyum
" ih kok centil sih " protes nesya
" emang lo centil mau gimana lagi " ledek rara
" gue gak centil ya " bantah nesya
" trus apa kalo bukan centil " ledek rara
" hm.. apa ya " ucap nesya sambil berpikir
" si usil " ucap tiara
" itu apa lagi " ucap nesya kesal
" trus apa dong " ucap tiara
" udah ah ngapain mikirin itu, kantin yuk laper nih " ajak nesya
" ayo.. gue mau makan bakso nih kangen sama aromanya yang enak itu " ucap refina
mereka jalan menuju kantin tak sengaja berpapasan dengan geng renita
" eh ada calon tunangan kak wahyu tapi sayangnya gak jadi yaa " ejek nesya membuat renita melihat ke arahnya
" maksud lo apa ngatain renita seperti itu? " tanya indah menghampiri nesya dan berdiri di depannya
" gak ada maksud apa² tuh cuma nyapa aja, kenapa.. lo tersindir? " ledek nesya
" nyari ribut lo ya? " ucap indah hampir menampar nesya dan rara langsung turun tangan menahan tangannya
" gue udah pernah bilang ya sama lo jangan pernah sentuh sahabat gue dengan tangan kotor lo itu " ucap rara melintir tangan indah kebelakang
" aduh... sakit lepasin gak! " ucap indah kesakitan
" gue gak akan berhenti sebelum lo berhenti melakukan kekerasan sama orang lain! " ucap rara
" gue gak akan berhenti sebelum gue menang lawan kalian " ucap indah
" mungkin kemarin lo berantem sama sahabat² gue, gue gak mengetahuinya langsung tapi sekarang gue gak akan ngebiarin itu! " ucap rara semakin mengeratkan pegangannya
" lepasin tangan gue sekarang juga! " bentak indah
" gue gak akan berhenti sebelum lo minta maaf atas semua perbuatan lo sama kita dan gue juga gak terima lo kasih coklat sama cowok gue, jangan lo pikir gue gak tau apa² lo mencoba deketin cowok gue! " ucap rara mulai cemburu
" ternyata lo yang narok coklat di laci meja gue? " tanya anggara kaget
" betul sekali.. anda sangat pintar " ledek indah
" stop indah! gue minta maaf atas semua perlakuan gue dan sahabat² gue sama kalian " ucap renita
" dari tadi kek.. malah nenek lampir yang nyerocos mulu dari tadi " ucap nesya
" apa kata lo?! " ucap indah mulai emosi
" gue bilang stop indah! mereka bukan musuh kita lagi.. kita gak ada urusan lagi sama mereka.. gue gak mau orangtua gue sengsara karna gue! sekali lagi gue minta maaf dan gue mohon sama lo ra jangan cabut dana yang udah masuk di perusahaan papa gue 🙏 " ucap renita memohon
" oke.. asal lo dan teman² lo itu jangan ganggu kita lagi! " ucap rara
" iya gue janji mereka gak ganggu lo lagi " ucap renita serius
" gue pegang kata² lo, kalo lo ngelanggar lo akan tau akibatnya!" ucap rara langsung pergi sambil menggandeng tangan anggara