
Haii semua..
Apa kabar? semoga sehat semua yaa 😊
jaga kesehatan jangan sampai dropp yaa guys 🥰
Jangan lupa likenya 👍👍 kalau kalian ada saran buat novel ini silahkan ucapkan di komen 😊
**Selamat membaca**
Setelah pulang sekolah mereka pulang kerumah masing² untuk membereskan barang² yang akan dibawa nanti dan tidak lupa meminta izin kepada orangtua masing²
* rumah rara*
" Mi.. kak anggara pergi menjauhi rara, dia menganggap rara nggak suka kalau dia deket² sama rara karena rara nggak ngerespon dia saat dia deketin rara, dia ngasih surat dan kado ini mi " curhat rara sedih kepada maminya yang sedang memasak di dapur dan mami pun membaca suratnya
" Yaampun nak kamu kenapa sih nggak boleh gitu sama laki² mami lihat dia laki² yang baik kok " ucap mami sambil memasak
" rara salah mi menilai dia rara kira dia playboy ternyata dia gk gitu, rara boleh nggak nyusul dia mi sama temen² rara mi " ucap rara
" nggak, tempat dia jauh raa mami nggak mau terjadi apa² sama kamu apalagi kamu masih sekolah dan belum punya sim dan ktp gimana orang² bisa ngenalin kamu coba " ucap mami
" Tapi mii ... " ucap rara dan langsung di potong oleh mami
" Nggak! ada tapi²an ra kalo mami bilang nggak ya nggak, nggak boleh ngebantah perkataan orangtua, sekarang kamu masuk ke kamar dan ganti pakaian kamu setelah itu makan! " tegas mami
" Iya mi " ucap rara sedih dan berlari menuju kamarnya
" Gimana gue minta maafnya coba klo gini mami nggak ngebolehin pergi dan dia nggak kembali lagi ke sini, ini semua gara² gue kenapa gue nggak pikir² dulu sihh dalam ngelakuin sesuatu jadinya gini kan nyesel juga ujung²nya juga gue?! " ucap rara marah pada dirinya sendiri dan sambil menggambil ponselnya
* Grup chat *
" Guys sorry banget gue nggak dibolehin mami pergi 😭😭 " ucap rara sedih
" Sama guys gue juga.. mama gue ngelarang buat pergi kesana, maaf ya ra 😭 " ucap tiara
" gue dibolehin pergi sih tapi kalian nggak di bolehin yaudah deh nggak jadi pergi " ucap nesya
" maafin gue ya guys gue udah susah payah ngebujuk ortu gue dan mereka tetep aja nggak ngebolehin dan mengancam buat nyita mobil gue " ucap faranisa kesal
" Yaudah deh guys kita nggak usah nyusulin dia, seharusnya gue yang minta maaf sama kalian gara² gue kalian kena omelin mungkin ini sudah takdir gue kali yaa harus kehilangan orang yang gue sayang 😭 " ucap rara
" Ini nggak semua salah lo kok jangan sedih dong nanti kita ikutan merasa bersalah dan ikutan mewek juga nihh " ucap tiara
" kalian kabari pacar² kalian bilangin kita nggak jadi pergi dan sampaikan maaf gue " ucap rara
" iya ra nanti kita sampaikan, lo jangan sedih ya " ucap refina
Tiba² bik inah mengetuk pintu dan memanggil rara untuk makan siang kebawah
* meja makan *
" Kamu masih marah sama mami? " tanya mami
" nggak mi " ucap rara datar
" nggak kok tpi masih cemberut gitu " ucap mami
" maafin mami ya nak, apapun yang kamu mau pasti mami dan papi turutin asal jangan itu, mami nggak mau kamu kenapa² sayang jalan kesana itu jauh dan nggak ada orang yang dewasa nemenin kalian kesana, kamu anak perempuan mami satu²nya dan reno yang mami punya, mami nggak mau kehilangan kalian nak tolong lah mengerti " ucap mami
" kak reno mami bolehin dia kuliah di luar negeri kenapa rara nggak boleh? " tanya rara
" Reno itu anak laki² nak dia bisa jaga diri dan mami nggak mau kamu yang kenapa², dikeluarga kita hanya kamu anak perempuan satu²nya kalo kamu kenapa² mami yang menyesal dan semua orang nyalahkan mami yang nggak bisa jagain kamu " ucap mami sedih
" maafin rara mi " ucap rara sambil pergi menuju kamar dan menghentikan makannya
* kamar rara *
" gue egois banget, gue udah banyak nyakitin orang yang gue sayangi kenapa gue jahat banget " ucap rara sambil menangis dan lama² ia tertidur karna kelamaan menangis