Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
JALAN BARENG



Jangan lupa like, komen dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏


tolong tinggalin jejaknya ya 😍🥰


** selamat membaca **


Keesokan harinya mereka sepakat untuk jalan bersama ke mall, mereka janjian bertemu di salah satu restoran di mall


" mana sih mereka lama amat? " gerutu tiara sambil menyeruput air jusnya


" sabar dong tiara, mungkin mereka kena macet " ucap rara santai


" bosan gue nungguin mereka lama banget udah hampir sejam tau gak " gerutu tiara


" gak sabaran amat lo tunggu aja kenapa sih ngomel mulu dari tadi " ucap rara santai


" 10 menit lagi kalo gak mereka datang juga kita pergi aja " ucap tiara


" terserah lo deh " ucap rara masa bodo


" tuh mereka datang " ucap rara lagi


" maaf ya telat, jalanan macet banget " ucap anggara


" gak papa kok " ucap rara


" apaan yang gak papa udah belumutan kita di sini nungguin kalian lama banget " ucap tiara kesal


" maaf ya.. beneran deh tadi jalanan macet banget mau ngelewatin susah " ucap wahyu


" udah dong ngomel²nya kita pergi sekarang yuk keburu sore nanti, kita harus cepat pulang dan istirahat, besok jadwal pesawatnya pagi " ucap rara


" kalian mau kemana emangnya? " tanya wahyu penasaran


" iya, kenapa kamu gak cerita sama aku kalo mau pergi? " tanya anggara


" kan kemarin aku udah mau bilang sama kamu tapi kamunya bilang besok aja gimana sih " ucap rara


" kita mau balik ke Amrik, bentar lagi kan kita mau masuk kuliah " ucap tiara


" bukannya masih lama ya kalian masuknya? " tanya anggara


" di percepat " ucap tiara beralasan


" yaudah yuk kita nonton aja mumpung masih ada waktu " ucap rara


" ayo " ajak anggara sambil menggandeng tangan rara begitupun dengan tiara dan wahyu


***


Sesampainya di sana mereka langsung memesan tiket


" kita mau nonton film apa nih? " tanya anggara


" yang horror aja " ucap wahyu


" ih kok horror sih aku kan takut, comedy aja atau gak yang romantis " ucap tiara


" romantis mulu, horror dong sekali² " bantah wahyu


" kamu tuh yaa gak mau ngalah sama pacar sendiri " ucap tiara ngambek


" ngalah mulu sama kamu, gantian dong kamunya yang nurutin kemauan aku kali ini aja " ucap wahyu sambil menatap arah lain


" aku gak mau nonton film horror " bantah tiara


" kalian lanjutin deh debatnya mending gua sama rara nonton berdua aja " ucap anggara sambil menggandeng tangan rara


" eh.. eh.. gak bisa rara sama gue mending lo urusin nih temen lo yang egois " ucap tiara kesal


" lo kenapa sih tiara dari tadi sewot mulu? kalian lagi berantem ya? " tanya rara


" lo tanya sendiri aja sama dia " ucap tiara sambil melihat ke wahyu


" jadi bener kalian lagi berantem? " tanya rara kepada wahyu


" iya ra " ucap wahyu


" pantesan gue ajak lo tadi nolak, gue harus paksa dulu baru lo mau ikut padahal lo yang maksa banget kemarin, malah lo yang batalin karna lagi berantem ternyata " ucap rara


" kalian itu udah sama² dewasa, salah satunya harus ada yang ngalah dong, apa kalian gak ingat gimana perjuangan kalian dulu sampai bisa seperti sekarang? kalo ada masalah selesaikan berdua jangan sampai berlarut² gini nanti kalian nyesel loh, ingat penyesalan gak datang di awal selalu terakhir " ucap rara menasehati mereka, tiara dan wahyu hanya saling pandang tanpa mengeluarkan sepatah katapun


" udah sana baikan jangan berantem mulu besok udah mulai pisah loh " ucap rara mendorong pelan tiara agar ia lebih dekat dengan wahyu


" maafin aku yaa, kemarin aku terlalu keras kepala sama kamu dan aku bener² egois gak ngertiin perasaan kamu " ucap wahyu sambil memegang tangan tiara


" nah gitu dong baikan kan enak lihatnya " ucap rara


" yaudah sekarang kita ambil ketiganya aja biar adil, kebetulan ketiganya ada dalam satu film " ucap anggara dan mereka langsung setuju


***


Setelah menonton mereka lanjut makan dan belanja keperluan selama disana


" udah lengkap semuanya? " tanya anggara


" udah kayaknya, pulang yuk capek banget nih " ucap rara


" sini biar aku yang bawa belanjaan kamu " ucap anggara langsung mengambil belanjaan dari tangan rara


" makasih ya " ucap rara sambil tersenyum


" sama² sayang " ucap anggara tersenyum


" sebelum pulang kita mampir ke situ dulu yuk " ajak anggara sambil menunjuk toko perhiasan


" ngapain ke sana? kamu mau beli perhiasan? " tanya rara


" iya, ayo masuk " ucap anggara langsung menggandeng tangan rara menuju toko itu


" kak anggara mau beli perhiasan buat siapa? " tanya tiara


" ikutin dia aja yuk aku juga gak tau " ucap wahyu


" selamat datang di toko saya, ada yang bisa saya bantu mas? " tanya pemilik toko


" mbak tolong ambilin cincin itu dong " ucap anggara kepada pemilik toko


" yang ini mas? " tanya pemilik toko sambil menunuk cincin yang anggara maksud


" iya mbak " ucap anggara dan pemilik toko langsung memberikan cincin itu kepada anggara


" siniin jari kamu biar aku yang pasangin " ucap anggara kepada rara dan rara langsung menurutinya


" cocok di jari kamu, saya ambil ini aja mbak.. berapa mbak? " ucap anggara


" sebentar ya mas saya cek dulu " ucap pemilik toko


" kamu mau beli cincin itu buat aku? " tanya rara


" iya " jawab anggara


" buat apa kamu beli cincin itu? apa kamu masih memikirkan lamaran waktu itu? " tanya rara penasaran


" aku gak mikirin itu kok sayang, aku akan nunggu kamu sampai kamu benar² siap jadi nyonya anggara " ucap anggara sambil mengelus kepala rara


" terus buat apa dan kenapa kamu gak pakai juga? " tanya rara


" aku beli itu supaya kamu selalu ingat aku disana dan aku bisa selalu menemani kamu kapanpun melalui cincin itu " ucap anggara


" aku gak beli 2 karna kata orang jika sepasang kekasih memakai barang couple itu katanya susah buat berjodoh tapi aku gak terlalu percaya begituan, aku yakin cuman Allah yang nentuin kita berjodoh atau gak dan aku cuma antisipasi aja, jika kita udah sah nanti baru kita pakai cincin couple " ucap anggara


" so sweet banget sih kak anggara " ucap tiara


" mbak tolong ambil yang itu juga ya? " ucap wahyu kepada pemilik toko


" kamu ngapain ikutan kak anggara " ucap tiara


" aku juga mau beliin kamu " ucap wahyu


" aku gak perlu cincin, kamu juga belum kerja aku gak mau ngerepotin kamu dan itu masih menggunakan uang orangtua lebih baik gausah deh " tolak tiara


" kata siapa aku masih pakai uang orangtua? " ucap wahyu


" maksud kamu? " tanya tiara bingung yang ia tau wahyu belum bekerja


" aku udah mulai bekerja di perusahaan papa " ucap wahyu


" beneran? " tanya tiara memastikan


" benar tiara, dia udah bekerja di perusahaan papanya " ucap anggara


" kok kamu gak cerita sama aku sih? " tanya tiara kepada wahyu


" aku sengaja biar surprise " ucap wahyu


" kamu berhasil kali ini, jadi ini gaji pertama kamu ya? " tanya tiara


" iya sayang " ucap wahyu