Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
MULAI BOSAN



** selamat membaca **


Rara keluar dari kamar mengenakan baju kebaya modern yang sama dengan maminya dan rambutnya di curly di bawah ditambah dengan makeup sedikit sehingga menambah kecantikan rara, papi mengenakan baju batik sesuai dengan rok mami dan rara, sedangkan reno memakai baju kemeja dan toga yang di beri dari kampusnya, mereka sedang sarapan bersama


" cantik banget anak mami " ucap mami melihat rara baru keluar dari kamarnya


" makasih mi " ucap rara tersenyum


" yaudah kamu sarapan dulu yuk nak " ucap mami


" nggak mi nanti aja rara nggak laper, rara tunggu di sofa aja yaa " ucap rara


" yaudah mami bawakan roti bakar aja ya buat kamu " ucap mami yang mengambi roti bakar


" iya mi " ucap rara menuju sofa


sambil menunggu orangtua dan kakaknya sarapan, rara vidcall sahabat²nya di indonesia


" apaan sih ganggu aja gue lagi tidur " ucap tiara


" tidur mulu kerjaan lo bangun tau baru juga jam berapa udah tidur aja lo " ucap rara dan tiara membuka matanya


" kemana aja lo kita hubungi nggak aktif², kita kangen banget sama lo " ucap tiara sewot


" gue juga kangen sama kalian dan maaf baru bisa nghubungi lo sekarang " ucap rara


" bentar gue hubungi yang lain " ucap tiara


" rara... gue kangen sama lo " teriak nesya


" eh busett nih bocahh teriak² aja bisa budeg ni telinga gue " ucap refina melepaskan handsetnya dan menggosok telinganya


" yaa maaf abisnya gue kangen banget sama rara " ucap nesya


" lo kemana aja sih raa kita kangen tau " ucap faranisa


" kemarin gue jalan sama kak reno dari pagi sampe malem dan sampe rumah gue ketiduran 😁 " ucap rara


" pantesan gue hubungi lo nggak aktif " ucap refina


" sorry ya guys " ucap rara tersenyum


" iya², eh tumben lo cantik banget hari ini " ucap refina


" kak reno hari ini kan wisuda, masa iya gue nggak dandan " ucap rara


" oh, lo cantik banget deh iri gue jadinya " ucap faranisa


" gue setiap hari emang cantik tau " ucap rara bercanda


" gini nih baru di puji dikit udah sombong aja, jadi males gue muji lo " ucap faranisa


" jahat banget ih " ucap rara


" iya² lo cantik deh setiap hari " ucap faranisa senyum terpaksa


" nggak ikhlas banget lo muji gue " ucap


" hehe gue seneng deh walaupun kita jauh kalian selalu ada buat gue, loveyou guys " ucap rara


"aaa rara gue jadi kangen banget sama lo pengen peluk " ucap tiara


" nggak usah lebay dehh lihat tu muka lo banyak ilernya jorok banget ihh " ucap nesya


" ahh yang beneran lo? mana nggak ada ihh bohong aja lo " ucap tiara


" ngaca beneran dong jangan lihat di hp " ucap nesya dan tiara langsung berlari ke kamar mandinya


" hhahah rasain lo gue bohongi " ucap nesya tertawa berhasil menjahili tiara


" jangan banget sih lo sya kasian tau si tiara, btw kok lo bisa kepikiran itu emang lo tau kalo dia abis tidur? " ucap rara


" tau dong, dia kan jam segini kalo nggak ada kerjaan molor aja kerjaan dia " ucap nesya tertawa


" rese ya lo syaa mana ada gue ileran, awas aja lo yaa kalo ketemu " ucap tiara marah


" udah² kenapa kalian jadi berantem sih " ucap rara


" iya nih tiara dari kemaren sewot mulu dahh " ucap refina


" sebenernya tadi gue mau marah sama lo ra " ucap tiara


" kok marah sama gue, emang gue ada salah apa sama lo? " ucap rara heran


" gara² lo nggak ada kabar cowok lo jadi galau mulu jadi kemana² selalu sama cowok gue, pas gue berdua sama si wahyu eh tiba² dia muncul alhasil gue deh yang tersingkirkan " jelas tiara


" maaf tiara gue nggak tau kalo dia jadi sperti itu, jujur ya guys gue udah mulai bosan pacaran sama dia " ucap rara lesu


" kenapa ra? kok lo jadi gini sih? " tanya tiara


" gue mulai bosan sama sikap dia, dia terlalu posesif sama gue dan kalian tau sendirikan dia mudah banget galau nggak jelas dia jiga terlalu berlebihan, gue tau dia sayang banget sama gue tpi nggak gini juga lah, kalian tau sendiri gue nggak suka di gituin " ucap rara


" tapi ra apa lo nggak nyesel kalo pisah dari dia? " ucap tiara


" iya nanti kalo dia pergi nyesel loh, coba lo pikir baik² jangan ambil keputusan dengan emosi " ucap refina


" nanti gue pikir² lagi sekarang gue menghidar dulu, maaf ya guys mungkin beberapa hari ini gue nggak bisa nghubungi kalian " ucap rara


" kenapa ra? " tanya nesya


" gue mau nenangin diri dulu, udah dulu ya guys kak reno udah menuju kesini " ucap rara melihat reno menghampiri rara


" iya ra salamin sama kak reno ya dan ucapan selamat wisuda dari kami, byee.. " ucap tiara mematikan vidcallnya


" kamu kenapa dek kok murung gitu mukanya? " tanya reno duduk di samping rara


" nggak papa kak, rara sedih aja nanti sesudah wisuda kakak udah masuk kerja di perusahaan papi dan kita susah bareng² lagi seperti ini " ucap rara beralasan agar reno tidak curiga


" ayo kita pergi nanti telat lohh " ucap papi tiba² datang menghampiri mereka


" ayo pi semuanya udah siap nihh " ucap mami


merekapun menuju kampus reno, tak lama mereka sampai acarapun di mulai