Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
MUSUH BARU



Jangan lupa like, coment dan vote ya guys


jangan silent reader please 🙏🙏


Temen² gabung ke grup chat aku yuk nanti kita bisa ngobrol² disana biar kita bisa saling kenal 😁


Terimakasih 😘🥰😍


** selamat membaca **


rara mencari keberadaan sahabat²nya di lapangan mengikuti yang dikatakan tio, ternyata benar yang dikatakan tio mereka sedang kena hukuman berdiri di dekat tiang bendera dengan 1 kaki sambil menjewer kedua telinga diawasi dengan guru BK


" yaampun kasian banget mereka panas² begini malah kena hukum " ucap rara sambil melihat sahabat²nya menjalani hukuman


" ada guru lagi.. gimana cara nolongin mereka kalo gitu " ucap rara mulai berpikir


" gue beli minum dulu deh buat mereka dijemur panas² begini " ucap rara menuju kantin untuk membeli minuman dan kembali lagi ketempat semula


" belum pergi juga ibu itu, gimana ya? " ucap rara mulai kebingungan


" oma?! iya.. gue harus minta tolong oma aja, kenapa gak kepikiran dari tadi sih " ucap rara teringat akan omanya, ia mengambil handphone dari saku roknya dan langsung menghubungi oma


* telpon *


" halo.. oma... " ucap rara


" halo sayang, tumben kamu ngehubungi oma ada apa sayang? " ucap oma


" oma lagi dimana? " tanya rara


" oma lagi diruangan " ucap oma


" oma tolongin rara dong " ucap rara


" kamu kenapa ra? " tanya oma mulai khawatir


" rara gak kenapa² oma, oma tolong telponin ibu linda dong kasih dia kerjaan " ucap rara


" linda itu bukannya guru BK ya? " tanya oma


" iya oma " ucap rara


" kamu kena hukum dia? " tanya oma


" gak oma, tiara sama yang lain kena hukum ibu linda, oma panggilin ibu linda ya buat dia sibuk sebentar aja " ucap rara manja


" mereka kenapa kok bisa kena hukum? " tanya oma


" rara gak tau oma " ucap rara


" yaudah deh oma suruh linda ke ruangan oma sekarang " ucap oma


" yang lama ya oma kasian sahabat² rara " ucap rara


" iya sayang " ucap oma


" bye oma sayang " ucap rara mematikan telponnya


rara menunggu ibu linda pergi dan tak lama ibu linda menjauh dari lapangan, rara langsung menemui sahabat²nya tanpa ketahuan guru killer itu


" rara " panggil sahabat²nya


" stttt jangan berisik nanti ibu killer itu datang lagi 🤫 " ucap rara


" ya maaf kok lo lama banget sih panas tau di jemur begini " ucap nesya


" mana gue tau kalian kena hukum, gue nyariin kalian dari tadi, kenapa rambut kalian acak²an gini sih? " ucap rara heran


" kita berantem sama cewek centil itu " ucap tiara menunjuk musuh barunya yang kena hukum juga


" apa lo nunjuk² gue " ucap indah kesal


" santai aja kali gausah ngegas kalo gak kena hukum udah gue habisin lo " ucap nesya kesal


" udah kok pada berantem sih kalo ibu killer itu lihat kalian berantem hukumannya di tambah lagi kalian mau?! oh jadi lo yang namanya indah? " ucap rara


" kalo iya kenapa? " ucap indah


" nyolot ya lo lama² " ucap faranisa kesal


" udah far gausah di lawan " ucap rara


" abisnya ni anak nyolot banget dari tadi ra " ucap refina


" nih gue beli minuman buat kalian pada haus kan? cepetan minumnya biar emosinya pada reda sebelum ibu killer itu datang habisin ya " ucap rara


" makasih ya ra tau aja gue lagi haus dari tadi " ucap nesya


" tau dong kita kan sehati " canda rara


" sama² sahabatku, emang kalian kenapa sih kok sampe di hukum begini? " tanya rara


" enak banget kalian minum gue kasih tau ibu linda " ancam indah


" suka² gue dong mau kasih mereka minum apa nggak, iri ya lo " ejek rara sinis


" gak level iri sama lo " ucap indah sinis


" idihh alay banget lo, ini pasti gara² lo kan mereka kena hukum?! " ucap rara menyalahkan indah


" sahabat lo yang cari gara² duluan sama gue " ucap indah sambil melipat kedua tangannya di dada


" gak mungkin mereka nyari gara² sama lo, gue tau mereka seperti apa, mereka gak akan nyerang kalo gak di serah duluan " membela sahabatnya


" yang gue bilang emang bener kok gue hanya membela diri " ucap indah


" bohong ra, dia yang mulai jambak rambut gue " ucap tiara kesal


" udah gue duga pasti lo yang nyari masalah sama mereka, kenapa lo lakuin ini ha?! " ucap rara mulai kesal


" suka² gue dong, gue gak suka lihat sahabat lo yang sok cantik ini " ucap indah menunjuk tiara


" gue bukan sok cantik tapi gue emang cantik masalah buat lo " ucap tiara sombong


" masalah banget buat gue, gara² lo sahabat gue jadi terluka! " ucap indah memaki tiara


" emang gue ngapain sahabat lo sampe terluka " ucap tiara sambil melipat kedua tangannya di dada


" lo pacaran sama calon tunangan sahabat gue, ya gue gak terima lah " ucap indah membuang mukanya menghadap ke arah lain


" maksud lo? " tanya rara


" perusahaan papanya kak wahyu dalam masalah dan hampir bangkrut papi renita lah yang membantu perusahaan papanya kak wahyu sebagai imbalannya mereka menjodohkan anak² mereka, karna mereka masih sekolah ya bertunangan dulu setelah kak wahyu selesai ujian nanti baru pesta pertunangannya di lakukan " ucap indah


" apa?! " ucap tiara mulai melemas


" yang bener lo? " ucap nesya kaget


" iya lah masak lo gak percaya sih " ucap tita temennya indah


rara mulai mengerti maksud renita mendakati wahyu tadi, tiba² hp rara bergetar ia langsung tersadar dari lamunannya dan langsung melihat chat yang masuk dari omanya memberitahukan kalo ibu linda kembali menuju lapangan


" guys kalian lanjutin hukumannya ya gue pergi dulu ibu linda menuju ke sini, bye semua selamat melanjutkan hukuman " ledek rara pergi meninggalkan mereka


" rara! malah pergi tu anak " teriak nesya kesal


" lo masih sanggup gak? " tanya refina kepada tiara yang mulai lemah


" gue masih sanggup kok tapi hati gue yang sakit sekarang " ucap tiara sedih


" kenapa lo syok ya? " ledek indah


" diem gak lo! " ucap nesya


" duhh kasian pacaran udah satu tahun tapi tunangannya sama orang lain " ledek tita


" gak bisa diem ya lo gue sumpel pakek kaos kaki busuk baru tau rasa lo " ucap nesya geram


" ada apa ini kenapa kalian santai² duduk di sini " ucap ibu linda


" tiara sakit buk " ucap faranisa


" beneran kamu sakit tiara? " tanya ibu


" iya bu " ucap tiara lemas


" yaudah bawa dia ke Uks setelah itu kalian balik lagi ke sini " ucap ibu linda


" baik bu " ucap refina, nesya dan faranisa


" dia pura² itu buk " ucap indah


" iya bu tadi baik² aja " ucap tita


" lo kalo ngomong di jaga ya! tiara beneran sakit bu ini gara² indah " ucap faranisa


" iya bu indah yang buat tiara sakit " ucap nesya


" udah² jangan berantem lagi mau hukumannya ibu tambah?! " ucap ibu linda tegas


" jangan bu " ucap mereka berbarengan


" cepat bawa tiara ke uks sekarang setelah itu kalian balik lagi ke sini " ucap ibu linda


" iya bu " ucap refina