
Jangan lupa like, coment dan vote ya guys, jangan silent reader please 🙏🙏
** selamat membaca **
Mereka berkeliling² kampus dan tak sadar ada laki² yang menghampiri mereka membuat mereka kaget
" ehem.. enak ya jalan sama cowok baru " sindir laki² itu membuat mereka berhenti melangkah dan memutar badannya
rara menatap sinis laki² itu yang tak lain adalah pacarnya sendiri, rara hanya memberi kode kepada sahabat²nya agar tidak merespon mereka semua dan melanjutkan perjalanan tanpa menghiraukan perkataan anggara dan sahabat²nya
" kok jadi mereka yang ngambek sih seharusnya kita dong " ucap revano bingung
" iya.. kenapa jadi mereka yang diamin kita? ayo kita ikutin mereka " ucap anggara bingung
" stop dong! jalan mulu gak ada remnya ya " canda revano
" hey girls?! berenti dong sebentar..capek tau ngejar kalian " ucap aditya ngos²an
" iya nih kok jadi kalian yang ngambek sih?seharusnya kita dong! " protes anggara membuat mereka berhenti
" siapa ya? " tanya rara pura² tak mengenal mereka
" sama pacar sendiri kok gak kenal sih " ucap anggara sambil melipat kedua tangannya di dada
" pacar? emang ada ya pacar yang tega gak ngejawab telpon sama chat pacarnya sendiri dan tiba² makan sama cewek lain di cafe mesra banget lagi " ledek rara dengan tatapan marahnya
" kapan kamu lihat aku di cafe? " tanya anggara bingung
" kemarin! " ucap rara jutek
" oh itu.. kita makan sama mereka sekalian ngobrolin apa aja yang lakuin untuk mahasiswa baru nanti " jelas anggara
" alasan.. bilang aja kalian mau selingkuh! " ucap tiara
" kita gak selingkuh sayang " ucap wahyu
" beneran kok kita di sana rame² bukan sama mereka aja " ucap anggara membela
" cowok kalo selingkuh ya mana mau ngaku! kita lihat dengan mata kepala sendiri kalo kalian lagi makan sama cewek di cafe itu! kalian gak perlu membela diri deh " ucap rara memarahin mereka
" kita lihat dengan jelas kok kalo kalian suap²an dan saling mengelap sisa makanan di mulut mereka! " ucap nesya kesal
" kamu harus percaya sama kita beb kita jujur kok.. gak bohong ✌️ " ucap revano
" bodoamat! gue gak percaya sama lo buaya darat! " ucap nesya kesal
" kalo bosan tu ngomong jangan main belakang gini dong! " ucap faranisa marah
" kalian gak mikir banget perasaan kita, sakit tau! " ucap refina memukul lengan pacarnya
" oke.. oke.. kita salah tolong maafin kita ya.. kita janji gak gitu lagi 🙏 " ucap rangga memohon
" kita gak percaya tuh, kalian juga sebulan lebih gak ada kabar.. kalian pikir kita ini apa hah?! " ucap rara kesal
" kita sibuk banget sayang ngurusin untuk OSPEK nanti, mangkanya jarang ngabarin kalian, maafin ya " ucap anggara sambil menggenggam tangan rara
" jangan sentuh aku! " ucap rara sambil menghempaskan tangan anggara dari tangannya
" gue udah gak mood buat jalan² di sini lagi kita pulang yuk " ajak rara sambil menuju parkiran
sesampainya di parkiran mereka langsung masuk tanpa memperdulikan lagi pacar² mereka yang memanggil nama masing²
* dalam mobil *
" kesel banget gue.. pengen gue bejek² mereka " ucap rara sambil meremas setir mobilnya
" guys lihat tuh " ucap nesya syok sambil menunjuk pacar² mereka bersama perempuan dicafe kemarin
" yaampun didepan kita masih aja mereka seperti itu " ucap tiara kesal
" itu bukannya cewek kemarin yang cafe itu ya? " tanya refina kaget
" iya guys itu cewek kemarin " ucap rara kaget
" ayo turun guys " ucap rara langsung menghampiri anggara
" apa²an sih lo main pegang² aja! " ucap rara langsung melepaskan dengan kasar tangan cewek itu
" lo siapa sih ganggu aja?! " ucap cewek itu
" gue pacarnya! kenapa?! " ucap rara kesal
" biasa aja kali gak usah ngegas! " ucap cewek itu
" suka² guelah mau ngegas kek mau gak kek itu bukan urusan lo yaa! " ucap rara kesal
" kalian siapa sih ganjen banget sama pacar² kita?! " ucap tiara bertambah kesal
" kita calon pacar mereka " ucap cewek itu sengaja memancing kemarahan rara dan sahabat²nya
" apa lo bilang?! " ucap nesya kesal
" dasar perempuan gak punya malu lo ya mau ngerebut pacar orang " ucap faranisa mengepal kedua tangannya
" jangan salahin kita dong cowok kalian yang mau kita deketin " ucap cewek itu membuat rara dan sahabat²nya melirik cowoknya masing²
" jangan asal ngomong ya lo! pergi lo dari sini " usir refina kepada cewek² itu dan mereka langsung pergi
" tu kan bener dugaan kita kalo kalian mulai selingkuh sama cewek² tadi " ucap tiara geram
" kita gak seperti itu sayang ✌️" ucap wahyu meyakinkan tiara
" kita kecewa sama kalian.. kita kira kalian beneran setia gak taunya kalian seperti ini " ucap nesya kecewa
" beb dengerin dulu penjelasan kita " ucap revano
" gak perlu penjelasan lagi! ini udah jelas semuanya! " teriak tiara
" gue nyesel udah percaya sama lo.. gue bener² kecewa " ucap rara sambil meneteskan air matanya dan langsung masuk ke dalam mobilnya
" dasar buaya darat kalian semua! " ucap nesya langsung menyusul rara masuk ke dalam mobil
" gue kecewa sama lo kak.. gue udah percaya banget sama lo ternyata lo dekatin cewek lain di belakang gue dan kalian semua udah puas nyakitin kita? kalian berhasil selamat " teriak tiara sambil bertepuk tangan
" selamat berselingkuh sepuas hati kalian, mulai sekarang kita gak ada hubungan apa² lagi camkan itu! " ucap faranisa sedikit menaikan suaranya
" ayo kita pergi " ajak refina
" arghhh ini semua gara² mereka kenapa jadi seperti ini sih?! " teriak anggara frustasi sambil menjambak rambutnya sendiri
" mau mereka apa sih kok jadi seperti ini?! " ucap wahyu kesal
" udah marah tambah marah deh mereka, kenapa widya dan stevani malah ngomong seperti itu " ucap revano kesal
" kok gitu banget ya cewek itu kalo ngomong gak di saring dulu main asal jeplak aja, pasti mereka kira beneran nih " ucap aditya panik
" mereka salah paham.. untuk apa juga kita deketin cewek² itu kita udah punya pacar juga, apa mereka sengaja ya bicara seperti tadi biar pacar² kita marah dan minta putus dari kita? " ucap rangga
" bisa jadi tu, gua gak nyangka jadi mereka beneran suka sama kita sampai rela bicara seperti tadi? " ucap revano
" kayaknya sih iya mereka sengaja " ucap wahyu
" gua gak mau kehilangan rara lagi, kita harus jelasin sama mereka " ucap anggara
" gimana caranya gar? lo lihat sendiri tadi mereka marah banget sama kita? " tanya revano
" gua juga bingung mereka gak mau dengerin penjelasan kita kalo gak ada bukti satupun " ucap anggara
" jadi kita harus gimana nih? " tanya wahyu
" kita harus cari bukti biar mereka percaya " ucap anggara
" gimana caranya? " tanya wahyu
" gak mungkin dong kita suruh mereka jelasin yang ada malah makin marah tu pacar² kita " ucap rangga