Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
KECEWA



* Didalam ruang rawat *


" Nak... anggara bangun nak " ucap mami membangunkan rara


" Eh tante kenapa ya? apa rara udah bangun? " ucap anggara


" Belum anggara, tante boleh minta tolong nggak? " tanya mami


" Boleh tante kenapa? " tanya balik anggara


" Tante laper ni mau makan dulu dikantin bawah kamu tolong jagain rara bentar ya? " ucap mami


" Iya tante, apa tante mau anggara beliin aja dibawah dan bawa kesini? " tanya anggara


" Nggak usah deh anggara tante aja yang kebawah, nggak enak juga makan disini baunya buat nggak slera makan " ucap mami tersenyum


" Oh yaudah tante anggara aja yang jagain rara kalau begitu " ucap anggara tersenyum


" Tante rara nitip rara sebentar ya nak anggara? " ucap mami sambil memegang tasnya


" Iya tante " ucap anggara tersenyum


" Kamu mau makan apa nanti tante bawa kesini? " tanya mami


" Nggak usah tante anggara belum laper " ucap anggara


" Beneran nih? dari pulang sekolah tadi sampe sekarang kamu blm makan juga " ucap mami


" Beneran tante, anggara belum laper " ucap anggara tersenyum


" Yaudah kalau gitu tante pergi dulu " ucap mami menuju kantin


Setelah beberapa menit mami pergi anggara pun duduk disampaing tempat tidur rara dan memandang wajahnya


" Ternyata kalau lebih dekat gini kamu nambah cantik ya " ucap anggara pelan masih memandang rara yang sedang tidur


" Ngapain lo liatin gue gitu banget? " ucap rara tiba² bangun


" Hmm.... " ucap anggara terkejut karena sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


" Nggak papa cuman liat bidadari cantik di depan mata " gombal anggara


" Kalau kamu cuek gini tambah cantik deh aku jadi tambah sayang " ucap anggara


" Muak banget gue dengar gombalan lo ini dan sejak kapan lo pakai kata² aku kamu gini " ucap rara cuek


" Sejak sekarang " ucap anggara tersenyum sambil menampakkan giginya


" Ra.. aku boleh ngomong sesuatu nggak? " ucap anggara serius


" Dari tadi lo udah ngomong kan mau apa lagi dan lo kenapa masih disini sedangkan teman² lo udah pulang dari tadi " ucap rara cuek


" Gini raa aku mau jujur tentang perasaan aku ke kamu " ucap anggara sambil memegang tangan rara


" Kenapa jantung gue berdebar gini ya apa dia mau nembak gue " ucap rara dalam hati sambil menahan senyum


" Sebenarnya aku udah lama suka sama kamu tapi aku belum yakin tentang perasaan ini dan aku juga masih sama angela, aku juga nggak mau nyakitin kamu, kita lupain permusuhan kita selama ini ya kita mulai dari awal, apakah kamu mau jadi pacar aku raa? " ucap anggara serius dan masih memegang tangan rara, rara hanya terdiam dan belum menjawab


" Ayo jawab ra.. kamu mau nggak " ucap anggara sekali lagi


" lo nggak kesambetkan kak? " ucap rara berusaha santai dan tidak terjadi apa²


" Nggak lah aku serius sama kamu " ucap anggara


" Maaf kak gue belum bisa jawab sekarang, kalau buat lupain masa lalu dan memulai yang baru pertemanan kita nggak masalah gue, dengan senang hati gue mau " ucap rara melepas genggaman anggara dan tersenyum


" Aku akan berusaha buat nyakinin kamu kalau aku beneran serius sama kamu, aku sayang sama kamu, aku akan nunggu kamu sampai kapan pun " ucap anggara sambil mengelus kepala rara mencoba menahan rasa kecewanya


Tiba² mami masuk kedalam ruang rawat rara


" Upss mami ganggu ya " ucap mami terkejut melihat anggara mengelus kepala rara


" Apaan sih mi kita nggak ngapa²in kok " ucap rara gugup


" Tante anggara pulang dulu ya " ucap anggara sambil menyalim tangan mami


" Kok buru² nak? " tanya mami


" Anggara ada urusan tante, anggara pergi dulu.. assalamualaikum " ucap anggara pergi dengan wajah yang kecewa


jangan lupa vote, like dan komen ya guysss 😊😘😘