Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
BAIKAN



* depan kelas *


" Kenapa nggak ada yg ngasih tau gue sihh " ucap rara kesal


" selama gue nggak sekolah kenapa gue nggak tau apa² dan malu banget gue jadinya gara² tadi " ucap rara masih kesal


" Tapi kasian juga kak anggara gue gituin tadi, kenapa gue nggak bisa nerima dia sihh " ucap rara menyesal


" Raaaa rara ra.. tungguin guee " teriak tiara rara pun memperlambat jalannya


" Kenapa lagi sih?! " ucap rara kesal


" Lo jangan ngambek gitu dong, kita bisa jelasin kok " ucap tiara memegang tangan rara


" Apa lagi yg mau di jelasin, gue masih kecewa sama kalian, bener² ya kalian ini seharusnya gue tau dari mulut kalian masing² bukannya mereka " ucap rara


" Ya maaf.. kita mau ngasih tau lo tapi kan lo masih sakit kita juga nggak mau gangguin lo dulu, rencananya sih gue mau ngasih tau lo pas makan tadi, tapi keburu manusia itu keceplosan ya udah deh " ucap tiara nyengir


" Maafin kita ya raa " ucap faranisa


" Tau ahh gue masih kesel sama kalian " ucap rara berjalan masuk kedalam kelasnya


" Gue kan nggak ikutan pacaran raa kenapa gue jadi kena juga sihh " ucap nesya polos menyusul rara


" Lo sama aja nggak ngasih tau gue juga kan?! " ucap rara jutek


" Tapi kan gue nggak salah raa " ucap nesya membela diri dan menghalangi jalan rara


" Sama aja, minggir gue mau lewat " ucap rara jutek


" Jutek amat bukk nanti cepat tua lohh marah² mulu " ucap tiara bercanda


" Bodoo amat " ucap rara


" Ni kenapa pada bawa tas semua keluar? " tanya tiara kepada salah satu teman sekelasnya


" Lo nggak denger apa pengumuman tadi? " tanya vanya temen sekelasnya


" Pengumuman apa sih " ucap faranisa


" Guru² rapat sampe sore jadi kita disuruh pulang cepet hari ini " ucap vanya


" Oh,, makasih yaa " ucap faranisa dan dibalas dengan anggukan oleh vanya


" Udah dong ngambeknya raa " bujuk tiara


" Iya nih masa lo ngambek mulu dehh dari tadi " ucap nesya


" Sialan lo sya ninggalin gue, berat tau ini bawa sendirian masih untung gue mau bantuin lo dan lo malah ninggalin gue " ucap refina


" Bener² lo ya sya kasian tau dia bawa sendirian " ucap tiara


" Ya maaf gue muak banget lihat tu si jerapahh deket² mulu mangkanya gue susul kalian " ucap nesya nyengir


" Jerapah? siapa lagi itu? " ucap rara


" Siapa lagi kalo bukan kak revano " ucap faranisa mengejek


" Hy semuanya " ucap anggara dan sahabat²nya berbarengan


" Baru di sebut eh langsung muncul.. panjang umur ni orang " ucap tiara tertawa


" siapa yang lo maksud?! " ucap aditya


" Kepo banget loo " ucap faranisa jutek


" Jangan marah dong beb aku kan cuman nanya doang " ucap aditya


" Lama² gue disini seperti orang asing aja " ucap rara jutek sambil membereskan barang²nya dan ingin pergi


" Sahabat akan terbuka dalam hal apapun kepada sahabatnya nggak ada yg ditutup²in seperti ini " ucap rara


" Maaf ya guys sebenarnya gue udah maafin kalian kok gue cuman mau ngetes aja " ucap rara dalam hati sambil menahan senyumnya


" Maafin kita raa " ucap mereka tiara, nesya, faranisa, refina berbarengan dan menampakkan wajah sedihnya


" hahahaha " tawa rara mereka semua menatap rara heran


" Udah deh jangan tampakkan wajah sedih kalian gue udah nggak marah kok, cuman lagi ngetes kalian aja merasa bersalah nggak sama gue " ucap rara


" Emang dasar loo yaa kita udah takut setengah mati lo marah² sama kita eh tau²nya lo cuman ngeprank doang, awas lo yaa " ucap tiara


" Siapa yg ngprank kalian.. tadi itu gue beneran marah tau cuman kan gue nggak tega lihat kalian melas gitu mukanya " ucap rara sambil tertawa


" Lo juga nggak mau ngasih tau kita kalo lo di tembak kak anggara pas di Rs kmarin? " ucap Refina dan rara langsung berhenti tertawa


" Lo tau dari mana? " ucap rara kaget dan langsung menatap anggara


" Jawab yg gue bilang tadi baru gue kasih tau, gue tau dari mana " ucap refina


" Oke² gue jujur sekarang, emang bener dia nembak gue tapi kan gue belum nerima dia, kalau kalian nggak percaya tanya tu orangnya langsung mumpung dia ada disini " ucap rara


" Kenapa lo nggak nerima dia sih kan kasian tau dia itu cinta banget sama lo, lo nggak ada aja dia galau banget apa lagi lo tolak " ucap tiara


" Gue nggak nolak dia! lagian kan lo yang buat perjanjian nggak ada yg boleh pacaran sampai kita kelas 2, malahan lo yang ngelakuin itu oncomm " ucap rara sambil melempar gumpalan kertas kecil ke muka tiara


" Aduhh sakit tau muka gue " ucap tiara


" Lebay amat loo baru kertas kecil doang, aduin tu sama pacar baru lo itu gue nggak takut 😝 " ucap rara mengejek


" biarin aja yg penting gue punya pacar daripada lo joness 😝 " ucap tiara balik mengejek


" Baru punya pacar aja bangga banget biasanya aja suka milih² dan nanya² dulu ujung²nya nggak jadi ni tumben banget lo langsung terima " ucap rara tertawa


" kalo udah terlanjur sayang mau gimana lagi pasti diterima dong " ucap tiara


" Idihh jijik banget gue dengarnya " ucap rara


" Iya tia kenapa lo jadi alay ni sih jijik gue dengarnya " ucap nesya


" Dasar bucinn " ucap faranisa


" Udah ahh kasian pacar gue kalian bully terus gue juga udah lama suka sama tiara begitu pun sebaliknya " ucap wahyu membela tiara


" Yaampun geli gue dengernya kalau pasangan bucin udah saling bela ya gini jadinya " ucap rara tertawa


" Lo nggak ikut²an sya sama si jerapah lo itu " ucap rara mengejek


" Apaan sih gue nggak bucin yaa pacaran aja nggak " ucap nesya


" Jadi kalau lo pacaran bucin juga yaa " ucap rara tertawa


" Nggak gitu juga kali raaa " ucap nesya


" Udah yuk kita pulang capek ni gue mau istirahat " ucap rara


" Kita main di rumah lo aja yaa bosen ni di rumah mulu " ucap faranisa


" Terserah kalian " ucap rara sambil keluar kelasnya


" Kalian ikut nggak? " ucap tiara kepada rombongan anggara


" nggak deh kita mau latihan basket dulu, kapan² aja yaa " ucap wahyu


" oke, kita duluan yaa " ucap tiara menyusul rara


jangan lupa like dan komen ya guyss 😘😘