Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
TELAT



Jangan lupa like, coment dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏


** selamat membaca **


merekapun memutuskan untuk pulang kerumah masing² di perjalanan menuju parkiran anggara menghampiri sahabat²nya dan sahabat rara


" rara mana guys? " tanya anggara ngos²an


" lo telat dia udah takeoff " ucap nesya


" apa? jadi dia beneran ninggalin gue? " ucap anggara tak percaya


" seperti yang lo lihat " ucap nesya menahan tangisnya


" lo yang sabar ya gar, gua juga di tinggalin sama tiara, dia kuliah bersama rara di sana ☹️ " ucap wahyu


" dia tega banget ninggalin gua ☹️ " ucap anggara


" kok lo telat sih datangnya dia nyariin lo tau? kayaknya dia berharap banget lo datang dia ngeliatin rombongan kita tapi gak ada lo " tanya aditya


" semalam gua gak bisa tidur mikirin dia mulu dan baru bisa tidur jam 3 subuh jadi gua kesiangan bangunnya apalagi jalanan macet banget ☹️ " ucap anggara


" ini semua gara² kalian tau gak?! kenapa kalian selingkuhin! mereka jadi sakit hati dan memutuskan untuk pergi, terutama lo.. kak anggara! lo udah nyakitin rara " ucap nesya keceplosan


" kalian gak mikirkan masalah sepele akan jadi besar jika kalian gak jujur sama pasangan kalian dan kalian gak taukan setelah kejadian itu mereka melabrak kita! dan menyuruh kita buat jauhin kalian! "


teriak faranisa


" gue gak tega lihat tiara dan rara tersiksa karna penghianatan kalian, kalian harus tau yang membuat kita marah besar sama kalian itu karna ada bukti chat dan foto² romantis kalian bersama perempuan itu! " ucap refina menunjukkan foto buktinya


" ini gak seperti yang kalian bayangkan, waktu itu stevani ulangtahun karna kita sama² teman dalam sebuah organisasi ya kita datang, makan malam itu stevani yang mengadakannya waktu ulangtahun dia, dia meminta kita untuk foto bersama seperti pasangan karna mereka teman kita dan kita gak curiga waktu itu kita kira biasa² aja kebetulan dia lagi ulangtahun ya kita terpaksa mengiyakan " jelas anggara tentang foto itu


" dan chat itu bukan dari kita.. kita gak pernah chat itu sama mereka " ucap revano meyakinkan nesya


" mungkin mereka yang sengaja memfitnah kita biar kalian marah " ucap wahyu


" oke.. kalian kemana aja hah? kalian gak mikir perasaan kita? hampir sebulan kalian menghilang, kalian pikir kita ini mainan yang bisa kalian permainkan sesuka hati?! " ucap faranisa kesal


" awalnya kita berniat ingin balas kalian waktu itu kalian gak mau jawab chat ataupun telpon kita karna ujian ya kita lakukan hal yang sama " ucap anggara jujur membuat nesya dan sahabatnya saling melirik


" tapi itu lebih dari dua minggu, apa kalian sengaja ya? " ucap refina


" gak kok waktu itu handphone kita hilang gak tau kemana yang anehnya lagi handphone kita barengan hilangnya seminggu setelah hilangnya handphone, kita nemu didalam laci meja dosen, kita makin curiga kalo ada yang sengaja mengambil handphone itu dan membuat chat yang kalian maksud " ucap rangga


" kita udah jauhin mereka kok kalian gak usah khawatir, kita minta maaf ya udah gak jujur sama kalian " ucap aditya


" gue masih gak percaya sama kalian bisa ajakan kalian yang mengada² tentang semua ini " ucap faranisa


" terserah kalian mau percaya apa gak yang penting kita udah jujur sama kalian dan menyesali semuanya " ucap wahyu


" kita akan cari tau semuanya awas lo pada bohongi kita.. kita gak akan tinggal diam! " ancam nesya


" silahkan kita gak takut karna kita gak salah! " ucap revano


" kita cabut yuk " ajak nesya kepada sahabat²nya


" kita antarin ya? " ucap revano


" gausah kita bawa mobil kok " tolak nesya


" yang bener? " goda revano


" iyalah " ucap nesya cuek


" mana mobilmu beb " ucap revano membuat nesya gugup karena mereka hanya menumpang di mobil rara tadi dan mobilnya telah pergi dibawa sopirnya


" ada kok dimana yaa tadi " ucap nesya pura² lupa meletakkan mobilnya dimana agar mereka tak curiga


" mana? biar kita anterin ke mobil " ucap revano mengetes nesya sebenarnya dia tau kalo pacarnya sedang berbohong


tiba² yang punya mobilnya datang membuat revano dan yang lain menahan tawanya


" itu kenapa mobil kamu dibawa orang? " ledek revano sambil menunjuk mobil yang mirip mobil nesya


" ma.. mana? " ucap nesya gugup sambil melihat arah yang di tunjuk revano


" sialan tu mobil kenapa pakek jalan sih kan ketahuan kalo gue lagi bohong tengsin dong gue jadinya " ucap nesya dalam hati


" itu yang udah mutar ke jalan keluar " ledek revano


" kamu salah lihat kali gak ada tuh " ucap nesya masih tak mau kalah dan berpura² tak melihat


" lo bohongin kita yaa? mobil nesya masih ada di sana " ucap faranisa membela membela nesya


" hahaha udahlah.. masih mau bohong juga kalian, ayo pulang kita anterin " ucap revano menarik tangan nesya


" gak! lepasin! " ucap nesya memberontak sambil menghempaskan genggaman revano


" udah gausah bawel daripada disini nungguin taksi gak akan muncul² " ucap revano


" kan bisa pesan taksi online " ucap nesya tak mau kalah


" kamu mau di gangguin om² atau cowok gatel hm? disini banyak lo apalagi cewek cantik seperti kalian jadi santapan mereka banget " tanya revano menakuti nesya


" yaudah lah sya kita bareng mereka aja gue pengen istirahat nih besok kita harus ke kampus daftar ulang " bisik faranisa


" gengsi tau harus nerima ajakan dia gue males banget nanti malah besar kepala dia " bisik nesya


" kalo lo gak mau biar gue aja deh gue capek tau mata gue udah sembab gini mau jalan malu di lihatin orang " bisik faranisa


" iya sya kita ikut mereka aja deh, malu banget gue, orang² pada lihatin kita tuh " bisik refina


" yaudah deh kita ikut kalian pulang " ucap nesya menyerah


" gitu dong dari tadi kek jadi kita gak berdebat dulu " ucap revano senang


setelah memutuskan untuk pulang bersama pacar²nya mereka tak ada yang membuka suara satupun hanya keheningan yang ada, rasa sedih masih meyeliputi hati nesya dan sahabatnya


" udah dong jangan sedih mulu mukanya " ucap revano melirik nesya


" gausah berisik deh fokus aja nyetirnya jangan lihatin gue mulu " ucap nesya baru menyadari revano melihatnya


" mau sampai kapan sih kamu marahnya sya aku rindu lihat senyum kamu, aku gak sanggup seperti ini terus " ucap revano sedih


" sampe gue bener² tau semuanya " ucao nesya cuek


" kalian gak rindu kita apa? " tanya aditya


" gak lah " ucap faranisa


" jahat banget sih kamu yang " ucap aditya


" emang iya kok mau gimana lagi " ucap faranisa


" baru beberapa menit aja gue udah rindu sama rara " ucap refina melihat foto mereka berlima


" sama nih gue juga rindu banget sama mereka " ucap nesya


" coba aja kita ikut mereka kuliah disana pasti seru " ucap faranisa


" gue pengennya juga gitu tapi refina gimana? " ucap nesya


" gue gak papa kok harus berpisah dari kalian kalo emang itu terjadi " ucap refina


" kita gak akan ngebiarin lo sendirian ref " ucap faranisa


" jangan ikutan pergi dong terus kita gimana kalo kalian pergi? " tanya revano