Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
JUJUR



Sesampainya dirumah rara mereka langsung duduk di sofa ruang tamu


" Capek banget " ucap refina sambil duduk disofa


" bentar ya guys gue mau kamar dulu atau kalian mau ikut sambil tiduran disana? " ucap rara


" Boleh deh.. ke kamar rara aja yuk guys ngantuk ni gue " ajak nesya sambil mengambil tasnya di atas meja


" Yuk ke kamar gue aja sekalian minta bibik buatin makan atau delivery nih? " ucap rara


" minta buatin makanan sama bibik aja udah kangen nih masakan bibik " ucap tiara


" Bik?! " panggil rara


" Kebetulan bibik lewat, tolong buatin makanan untuk kita semua ya bik nanti kalau udah jadi panggil rara dikamar " ucap rara


" Siap non bentar ya bibik buatin dulu " ucap inah mau menuju dapur


" Oh iya bik mami mana kok nggak kelihatan dari tadi? " tanya rara


" Nyonya pergi arisan non " ucap bik inah


" Dari kapan mami perginya bik? " tanya rara


" Sekitar setengah jam yang lalu non " ucap bik inah


" Yaudah bik makanannya jangan lupa dibuatin ya, sekalian jus alpukat sama omelet kesukaan rara jangan lupa 😁 " ucap rara


" Siap non bibik buatin sekarang " ucap bik inah


" Ok bik makasih ya " ucap rara sambil menaiki tangga menuju kamarnya disusul sahabat²nya


* kamar rara *


" Raa gue boleh nanya sesuatu nggak sama lo? " ucap tiara sambil merebahkan badannya ke kasur rara


" Nanya apaan? " tanya balik rara


" Sebenarnya lo suka nggak sama kak anggara? " tanya tiara


" Kenapa lo tiba² nanya gini? " tanya balik rara sambil menghidupkan TV


" Gue heran aja lihat lo sama dia, lo sepertinya cuek² aja sama dia sedangkan dia caper (cari perhatian) banget sama lo " ucap tiara


" Iya ra kasian tau kak anggara dia kaya frustasi gitu nggak ada lo kemarin " ucap refina


" Dia beneran udah moveon deh dari angela buktinya dia sering banget lihatin lo dan perhatian banget sama lo " ucap nesya


" Gue bingung antara mau nerima atau nolak dia " ucap rara


" Kenapa gitu sih raa, udah terima aja kan nggak ada salahnya mencoba dulu " ucap faranisa


" Iya ra terima aja " ucap tiara


" kalau semuanya ada pasangan kan enak apalagi dapet senior seperti mereka " ucap nesya tertawa


" Lo aja belum punya pacar bisa bilang gitu " ucap tiara bercanda


" bentar lagi gue jadian tau sama cowok yg gue suka " ucap nesya


" Siapa cowok yg lo suka? " tanya tiara


" Ada dehh, besok kalian juga tau " ucap nesya tersenyum


" Terserah lo deh awas aja lo seperti tiara suka rahasia²an " ucap rara


" hari ini aja gue rahasiaannya besok kalian tau kok siapa yg gue maksud " ucap nesya


" Guys.. tadi gue lihat Agnes di ruang kepsek sepertinya dia siswi baru deh di sekolah kita " ucap refina


" Beneran lo? lo nggak salah lihat kan?" tanya faranisa


" Ya nggak lah mata gue masih normal " ucap refina


" Ngapain dia pindah ke sekolah kita? " ucap rara


" Mana gue tau " ucap refina


" sepertinya geng dia ikut pindah juga deh " ucap refina lagi


" Biarin aja deh selagi nggak ngeganggu kita " ucap rara


" Betul tuh ngapain kita ngurusin mereka nggak penting banget " ucap tiara


" Iya kalau mereka masih ganggu kita seperti dulu baru kita bertindak " ucap nesya


" Tumben lo pintar " ejek tiara


" Baru tau lo kalo gue ini pintar, kemana aja lo selama ini " ucap nesya tertawa membanggakan dirinya


" Baru di puji aja udah bangga apa lagi lebih dari itu mungkin lo udah terbang tinggi dan nggak dibumi lagi " ucap tiara sambil tertawa


Mereka lagi asik bercanda tiba² wahyu vidcal tiara dan terjadi keheningan


Wahyu : Kamu lagi apa yng?


Tiara : lagi tiduran bareng mereka ( sambil menunjukkan wajah rara, refina, faranisa dan nesya)


Wahyu : ada rara kan disana?


Tiara : ada, kenapa nanyain dia?


Wahyu : jangan cemburu ya sayang, aku cuman mau bilang kalau anggara titip salam untuk rara dan beberapa hari ini anggara nggak bisa bertemu dengan rara dia mau pergi keluar kota katanya, tadi dia udah coba hubungi rara tapi nggak ada jawaban dari dia


Tiara : ngapain dia keluar kota yng?


Wahyu : ada urusan keluarga


Tiara : iya nanti aku sampein ke dia sekarang dia udah tidur kayaknya


Tiara : iya, kamu hati² ya byee sayang


Wahyu : Iya sayang byee


" Kenapa pada tidur sih gue ditinggalin " ucap tiara


" mending gue tidur juga deh dari pada bicara sendirian " ucap tiara


Tiara baru merebahkan tubuhnya dia atas tempat tidur rara tiba² bibik mengetok pintu


Tok..tok..tok (suara ketukan pintu)


" aduhh kenapa lagi sih baru aja mau tidur ada lagi gngguan " ucap tiara sambil membukakan pintu


" Kenapa bik? " tanya tiara


" Makanannya udah siap non " ucap bik inah


" Mereka udah tidur bik, nanti aku coba bangunin rara, makasih ya bik " ucap tiara


" Iya non bibik permisi ke bawah dulu " ucap bik inah mau balik kedapur


tiara menutup pintu dan membangunkan sahabat²nya


" Rara, refina, nesya, faranisa bangun makanan udah siap tu " ucap tiara


" bentar lagi gue masih ngantuk nihh " ucap nesya


" kalau kalian nggak bangun juga dalam hitungan ketiga makanannya gue habisin " ancam tiara


" satu... " ucap tiara lagi


" Iya² gue bangun nihh " ucap faranisa dan nesya berbarengan


" rara bangun " ucap tiara membangunkan rara


" Apaan sih gue masih ngantuk " ucap rara


" Makanannya udah siap ayo makan " ucap tiara


" nanti aja gue masih mau tidur " ucap rara, tiara belum kehabisan akal untuk membangunkan rara


" Anggara mau pergi keluar kota raaa " teriak tiara


" Ha? beneran lo dia mau kemana? " tanya raara langsung sadar dari tidurnya


" Tu kan giliran sebut nama anggara langsung bangun, ketahuan kan kalau lo suka sama dia udah deh nggak usah bohong lagi sama gue, gue itu tau lo itu gimna ra " ucap tiara mengejek rara


" Apaan sih gue kan cuman reflek tadi " ucap rara masih beralasan agar tiara tidak curiga


" Lo tu yaa masih aja ngelak, lo itu sebenarnya suka kan sama dia jujur aja dehh " ucap tiara


" Nggak, gue nggak suka sama dia " ucap rara ngelak


" Bohong mulu lo susah banget jujurnya, nanti dia diambil orang baru tau rasa lo " ucap tiara menakuti rara agar jujur


" Jangan gitu dongg " ucap rara mulai menyesal dengan perkataannya


" Tu kan ketahuan kalau lo suka sama dia " ucap tiara


" Iya² gue ngaku gue suka sama dia tapi gue takut buat nerima dia " ucap rara sambil menundukkan mukanya


" kenapa ra? lo nggak takut apa kalau dia diambil orang? " ucap tiara


" ya takutlah dia diambil orang, cuman gue takut aja kalau dia nggak bisa setia sama gue nanti gue patah hati lagi seperti kemarin² " ucap rara sedih


" gimana lo bisa tau dia setia apa nggak kalau lo belum coba, lupain masa lalu ra belum tentu yg lo takutin itu terjadi sikap dan sifat orang nggak semuanya sama dan gue lihat² anggara ini nggak sama yang lo kira " ucap tiara bijak


" Tumben lo bijak " ucap rara sambil tertawa


" Baru tau lo gue bijak " ucap tiara sambil tertawa


" Kalian bicarain apa sih berisik banget dari tadi? " tanya refina baru bangun


" makan yuk laper nih gue " rara mengalihkan pembicaraan dan langsung menarik tangan tiara pergi menuju meja makan


" heii gue nanya nggak di jawab malah pergi aja kalian " ucap refina kesal


" rara sama tiara mana ref? " tanya nesya baru keluar dari kamar mandi


" udah kebawah mau makan katanya " ucap refina


" yaudah yuk kita kebawah juga " ucap nesya


" Fara mana kok nggak kelihatan? " tanya refina


" masih dikamar mandi 😁 " ucap nesya


" Jadi kalian berdua dikamar mandi? " tanya refina


" iya 😁 " ucap nesya


" ada apa nihh kok tiba² hening pas gue keluar dari kamar mandi? " tanya faranisa baru keluar dari kamar mandi


" Nggak kenapa² yaudah yuk kita kebawah rara sama tiara udah keburu makan nih " ucap refina sambil menarik tangan faranisa dan nesya


" lama banget sih kalian udah keburu kenyang nih nungguin kalian lama banget " ucap tiara sewot


" iya nih lama banget " ucap rara kepada ketiga sahabatnya yang baru turun dari kamar rara


" nunggu dia nih lama banget " ucap nesya menunjuk faranisa


" ya maaf gue sakit perut tadi 😁 " ucap faranisa


" yaudah yukk makan udah laper banget nih gue " ucap rara


merekapun makan dengan lahap setelah makan mereka pulang kerumah masing² untuk beristirahat