Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
KELULUSAN



Jangan lupa like, coment dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏


** selamat membaca **


Setelah beberapa menit di dalam toilet mereka memutuskan untuk keluar dan menghadapi pacar² mereka yang menunggu di depan pintu toilet


" akhirnya kalian keluar juga " ucap anggara senang


" ngapain lo kesini? " tanya rara cuek


" kita mau nyari kalian lah tadi pas mau nyamperin dilapangan kalian keburu masuk ke dalam toilet dan gak mungkin dong kita masuk juga ya kita tunggu aja di sini " ucap anggara menjelaskan


" oh " ucap rara sambil membuang mukanya


" cuma oh doang? kamu kenapa sih yng kok marahnya lama banget kan udah aku jelasin kalo dia bukan siapa² aku " ucap anggara sambil menggenggam tangan rara


" apaan sih terserah ya mau lo ada apa² kek atau gak sama dia aku gak peduli " ucap rara sambil menepis genggaman anggara


" kalian kenapa sih kok percaya banget sama kita? " tanya revano


" ngapain kita percaya sama buaya darat seperti kalian rajanya bohong tau gak! " ucap nesya


" perhatian² di harapkan kepada seluruh siswa dan siswi agar segera kelapangan karena sebentar lagi pengumuman kelulusan akan dimulai " ucap kepala sekolah dengan keras menggunakan mic


" ayo kita kelapangan " ajak rara dan mereka langsung pergi tanpa menghiraukan pacar²nya memanggil


* dilapangan *


" baiklah sebelum ibu menyampaikan hasilnya, ibu akan memberi kata sambutan sedikit buat kalian semua " ucap kepala sekolah


" Anak-anakku yang selalu Ibu sayangi.


Hari ini Ibu ingin mengucap selamat buat kalian semua. Perjuangan kalian menuntut ilmu di tingkat SMA telah selesai. Pengorbanan waktu, tenaga, pikiran dan perasaan telah berbuah manis. Nilai ujian kalian menunjukkan hasil jerih payah yang selama ini kalian kerjakan. Kalian harus ingat bahwa kelulusan ini bukan sebuah akhir segalanya, kalian akan memasuki babak baru kehidupan. Dan setelah ini kalian hendak melangkah kemana? Hanya kalian yang bisa menjawab pertanyaan itu. Ibu hanya bisa mendoakan semoga Allah senantiasa membimbing kalian meniti dan menemukan jalan terbaik untuk kehidupan kalian " ucap kepala sekolah memberi sambutan


" Anak-anakku yang selalu Ibu banggakan,


Ibu minta maaf jika Ibu beserta Ibu dan Bapak Guru lainnya pernah menyakiti perasaan kalian, berkata dan berbuat yang tidak menyenangkan hati kalian. Kelak kalian akan mengerti mengapa kami berbuat demikian. Ibu berterima kasih atas segala kebaikan yang telah kalian tunjukkan selama ini. Ibu selaku kepala sekolah Darma Abdi Sakti menyatakan... kalian... lulus semua semua " ucapnya lagi


" yeay akhirnya kita lulus juga " teriak nesya kegirangan dan semuanya menatap nesya


" gila suara lo besar banget " ucap tiara menutup mulut nesya


" iya sya malu tau mereka pada lihatin lo " ucap rara


" maaf² keceplosan 😁 " ucap nesya cengengesan


" ehem.. ehem.. baik kita lanjutkan..


lulusan dengan nilai tertinggi jatuh kepada...


Rara Calista Adiwijaya " ucap kepala sekolah


" itu nama gue yang di sebutin oma? " tanya rara tak percaya


" yaiyah lah siapa lagi yang pakai nama adiwijaya di belakangnya kalo bukan lo " ucap tiara


" kok rara bu? ibu curang mentang² rara cucu ibu jadi nilainya paling tinggi di sekolah ini " protes salah satu siswi yang tidak suka rara mendapatkan nilai tinggi


" maaf saya ambil alih.. saya yang memeriksa nilai² rara selama dia bersekolah disini, ia mendapat nilai yang paling tinggi dan selalu mendapatkan peringkat itu karna kepintaran yang ia miliki bukan rekayasa saya ataupun kepala sekolah, saya sendirilah yang mengetes dia dan beberapa guru² yang lain kalian bisa tanyakan sendiri kepada setiap guru yang mengajar disini " ucap guru kiler


" benar.. saya juga pernah memeriksa dan mengetes langsung rara ternyata memang benar isu yang menyatakan dia pintar dan pantas masuk kedalam lulusan dengan nilai yang tertinggi walaupun dia bandel tapi berkat kemampuannya, sekolah kita menang dalam perlombaan cerdas cermat, saya bangga mempunyai murid seperti rara dan kalian semua, buat semuanya jangan tanamkan sifat iri kepada sesama itu gak ada gunanya saya harap kalian setelah kelulusan ini bisa menjadi orang yang berguna, sekian dari saya semoga kalian menjadi orang sukses nantinya jangan malas untuk belajar ya nak " ucap pak ridho (guru fisika)


setelah pengumuman berakhir mereka memulai ritualnya yaitu mencoret² baju dan rok masing² sebagai kenang²an bahwa ia pernah sekolah


" di punggung gue ya " ucap rara


" ikutan dong " ucap wahyu menyamperi mereka


" kali ini kita biarin aja mereka ikut menyoret baju kita " bisik rara


" tapi raa " bantah nesya


" udah.. biarin aja anggap saja mereka teman seangkatan bukan pacar² kita, lupain dulu deh berantemnya hari ini kita happy² dulu " bisik rara


" yaudah deh kalian boleh tanda tangan dibaju belakang kita " ucap tiara


" beneran? " tanya wahyu tak percaya


" iya " ucap tiara jutek


" selamat ya raa aku bangga sama kamu " ucap anggara sedari tadi mendengarkan ucapan kepsek tentang rara


" Thanks " ucap rara


" aku bolehkan coret² baju kamu? " tanya anggara


" terserah lo tapi jangan lama² " ucap rara membelakangi anggara agar iya dapat mencoret bajunya


anggara menulis kata Maaf dan Anggara cuma sayang rara bukan dia, membuat rara terkejut bukannya dia tanda tangan tapi malah membuat kata² itu


" lo nulis apa sih kok bukan tanda tangan? " ucap rara penasaran ia mencoba melihat kebelakang


" nanti kamu bisa lihat sendiri, itu kata² dari dalam hati aku, aku bener² menyesal udah buat kamu kecewa dan menjauh dari aku " bisik anggara membuat hati rara merasa remuk dan bingung harus berbuat apa sekarang


" stop ya! hari ini hari yang bahagia buat gue jangan merusaknya.. tolong! " ucap rara menutup kupingnya agar tak mendengar kata²nya lagi


" kalo itu mau kamu aku akan pergi,, maaf kalo aku udah merusak hari yang paling bahagia buat kamu " ucap anggara langsung pergi meninggalkan rara


" gar?! " panggil wahyu melihat anggara pergi begitu saja


" kenapa hati gue jadi sakit yaa? " ucap rara sambil memegang dadanya


" lo kenapa ra? " tanya nesya khawatir


" iya apa lo sakit? " tanya tiara panik


" gak.. gue gak papa, pulang yuk semuanya udah selesai juga " ucap rara menuju parkiran


Setelah teman²nya masuk kedalam mobil rara langsung menjalankannya menuju rumah masing²


" kebetulan kamu udah sampai tolong mami dong nak, kamu ke supermarket belikan ini buat mami.. mami mau buat kue untuk kamu biar kamu di amrik nanti ada makanan sayang " ucap mami sambil memberikan daftar apasaja yang harus di beli


" rara ganti baju dulu ya mi " ucap rara dan menaiki tangga menuju kamarnya


*setelah berganti baju rara langsung pergi ke supermarket, setibanya di sana rara langsung membeli yang mami pesan dan buru² agar cepat tiba di rumah dan beristirahat


diperjalanan pulang rara melihat seorang laki² sedang berboncengan dengan perempuan seperti terburu² karena di kejar preman, rara merasa tak asing lagi dengan laki² itu akhirnya ia memutuskan untuk mengikuti mereka*


" kasian banget mereka.. kayaknya di kejar begal deh " ucap rara


" apa gue bantu aja yaa? gue jadi penasaran siapa tu cowok?! " ucap rara sambil mempercepat menyetir mobilnya sehingga ia bisa memepet motor preman itu tapi sayangnya jarak motor preman itu sangat dekat dengan motor yang di kemudikan laki² tadi sehingga mereka ikut terjatuh juga


Terimakasih yang udah like, komen dan dukung novel ini 🥰😘