
Jangan lupa like, coment dan vote ya guys
jangan silent reader please 🙏🙏
Temen² gabung ke grup chat aku yuk nanti kita bisa ngobrol² disana biar kita bisa saling kenal 😁
Terimakasih 😘🥰😍
** selamat membaca **
* ruang keluarga *
" gimna sekolahmu nak? " tanya papi ke rara
" alhamdulillah lancar kok pi " ucap rara sambil memakan kue buatan mami
" 1 tahun lagi kamu akan selesai sekolah, kamu mau kuliah dimana nak? " tanya papi
" rara belum tau pi ☹️ " ucap rara
" kamu mikirinnya dari sekarang mau kuliah dimana jangan pas waktunya tiba kamu belum nentuin pilihan apapun " nasehat papi
" iya pi, rara kuliah di sini aja deh bisa bersama kalian setiap hari " ucap rara
" masa kamu kalah sama kakak sih dek kakak aja lulusan luar negeri " ucap reno sombong
" biarin.. rara gak peduli tuh.. rara mau deket mami dan papi aja gak mau jauh² seperti kakak dulu 😋 " ucap rara sambil memeluk maminya
" benar kata reno nak kamu gak mau kuliah di luar negeri sama seperti reno? " ucap mami
" rara gak mau jauh² dari mami dan papi lagi, rara maunya sama kalian terus " ucap rara semakin memeluk maminya
" kamu harus belajar mandiri nak jangan bergantung pada orangtua terus, mami dan papi semakin tua kami gak selamanya bisa bersama kalian, kalian akan berkeluarga juga nanti kalo gak dari sekarang kapan lagi sayang? " ucap mami mengelus kepala rara
" mami jangan buat rara sedih dong " ucap rara menghapus air matanya yang keluar
" benar kata mami nak kamu harus belajar mandiri, kamu mau kuliah di Harvard University sama seperti reno nak? " ucap papi dan membuat rara berpikir
" kamu jangan takut sendirian di sana, tiara juga mau kuliah di universitas itu " ucap mami
" mami tau dari mana tiara mau kuliah di sana? " tanya rara kaget
" tadi mamanya tiara yang kasih tau sama mami waktu beli sayur tadi " ucap mami
" kamu udah ada yang nemenin di sanan, kamu harus kuliah di sana ya nak papi akan daftarin kamu " ucap papi
" tapi pi.. " bantah rara
" gak ada penolakan papi mau kamu dan reno yang akan ngurusin perusahaan papi nanti " ucap papi berdiri dan pergi meninggalkan mereka
" papi kok jadi gitu mi " rengek rara
" papi mau kamu mandiri nak jangan bergantung pada orangtua mulu, kamu udah besar udah tau nentuin jalan hidupmu sendiri, kamu ikutin kemauan papi ya sayang mungkin itu yang terbaik untuk kamu " ucap mami menasehati rara sambil mengelus kepalanya
" iya dek gak ada orangtua yang mau lihat anaknya sengsara, papi itu mau lihat kamu sukses dek kita berdua akan buat perusahaan papi lebih maju dan berkembang " ucap reno
" iya deh rara mau kuliah disana, rara janji mi setelah lulus dari sana rara akan buat papi dan mami bangga, rara sama kak reno akan memajukan perusahaan kita " ucap rara mulai bersemangat
" iya sayang mami akan do'ain kamu dan reno sukses terus " ucap mami tersenyum
" ini baru adek kakak namanya, kakak akan selalu dukung kamu dek semoga kamu bisa ya " ucap reno
" makasih ya mi.. kak reno.. rara sayang kalian " ucap rara memeluk keduanya
***
" silau mi " ucap rara menutup mukanya dengan bantal
" bangun nak ini udah hampir setengah 7 loh nanti kamu bisa telat " ucap mami sambil membuka gordeng kamarnya
" beneran mi? " tanya rara kaget dan refleks langsung berdiri
" yaampun mami kok gak bilang dari tadi sih aduh.. pasti telat nih " ucap rara buru² ke kamar mandi
rara buru mandi dan berpakaian setelah itu ia langsung pergi ke sekolah tanpa sarapan terlebih dahulu
* kelas*
" lo kenapa ngos²an gitu sih ra? " tanya tiara
" hampir aja gue telat " jawab rara sambil mengatur nafasnya
" lo sih tidur gak tau aturan mangkanya pasang alarm biar kebangun " ucap nesya
" gak mempan untuk gue " ucap rara
" hari ini ada rapat guru bebarapa minggu lagi kelas XII (12) mau mengadakan ujian² untuk kelulusan jadi kita gak belajar " ucap faranisa senang
" berarti tahun depan kita lagi dong " ucap nesya happy
" kita kuliah dimana ya guys? kita harus bareng² lagi seperti sekarang ini, kita tentuin dari sekarang aja yuk? " tanya refina
" sorry guys gue gak bisa bareng kalian lagi, gue di suruh papi kuliah di luar negeri ☹️ " ucap rara sedih
" beneran lo? gue gak mau pisah dari lo ra " rengek nesya
" iya gue juga gak mau pisah, maunya bareng kalian terus sampai kapanpun " ucap faranisa sedih
" gue juga mau gitu guys tapi mau gimna lagi 😢 " ucap rara sedih
" maafin gue juga guys gue juga di suruh papa kuliah di luar negeri bareng rara " ucap tiara
" apa? lo juga? kenapa pada pergi sih " ucap nesya kesal sambil melipat kedua tangannya di dada
" coba aja kemarin gue gak nolak kuliah di luar negeri pasti gue ikut kalian " ucap faranisa menyesal
" yaudah lah gak usah paksain terima aja lah mau gak mau " ucap rara pasrah
" kenpa lo gak nolak aja sih ra? " tanya nesya
" gue udah nolak tapi mau gimana lagi papi tetap kekeh pada kemauannya sendiri, kalian tau sendirikan papi gue itu orangnya gimana papi jarang seperti ini sekalinya maksain harus di ikutin kalo gak ya siap² kena ancaman " ucap rara
" kalo lo tiara, kenapa mau? " tanya nesya
" kalian kan tau kalo papa gue kerja sama² papinya rara mungkin mereka sengaja kali gue juga gak ngerti kenapa tiba² papa nyuruh gue kuliah di sana " ucap tiara
" gue mau ikut kalian aja deh keluar negeri juga gak papa yang penting bareng kalian terus " ucap nesya
" gue juga pengen tapi mau gimana lagi ayah gue gak sanggup buat bayar biaya kuliah di luar negeri karna perusahaan ayah gue lagi dalam masalah " ucap refina
" jangan di paksain ref kalo emang lo gak sanggup gue ngerti kok, gue gak maksain kalian buat ikut gue, bukannya gue gak mau nesya dan fara ikut gue dan tiara kuliah ke amrik, siapa yang akan nemenin refina nanti kasian refina dia gak ada temennya disini kalian harus saling jaga ya kalo gue dan tiara pergi nanti jangan biarin siapapun memisahkan kalian dan saling melindungi, kita akan tetap jadi sahabat sekarang dan selamanya ingat itu " ucap rara tersenyum
" iya guys biar gue aja yang nemenin rara di sana kalo kalian libur, kalian bisa kok jalan² ke sana untuk nemuin kita dan liburan, kita juga akan balik kesini buat nemuin kalian jangan sedih.. kita berpisah hanya sementara kok bukan selamanya " ucap tiara
" tapi tetep aja gue bakalan kehilangan sosok kalian berdua walau hanya sementara " ucap nesya
" udah gausah di pikirin kan masih lama juga, sekarang kita ke kantin aja yuk " ajak rara
" ayo, kita nikmati waktu kebersamaan kita yang sedikit ini " ucap tiara merangkul sahabat²nya