
Jangan lupa like, coment dan vote ya guys,
jangan silent reader please 🙏🙏
** selamat membaca **
Bel pulang berbunyi siswa siswi keluar dari kelas untuk pulang ke rumah masing², tiara dan rara masih di uks, nesya, faranisa dan refina sedang beristirahat di kelas setelah menyelesaikan hukumannya
" gila... pegel banget kaki gue " ucap nesya sambil memijat kakinya
" sama nih kaki gue juga pegel " ucap faranisa
" tiara sama rara belum balik juga, kita susul yuk ke uks sekalian bawa tas mereka nih " ucap refina mengambil tasnya
" ayo, gue mau istirahat di rumah aja deh untung besok libur jadi gue bisa istirahat seharian di rumah " ucap nesya
" ini semua gara² si kaleng rombeng itu kita jadi kena hukum deh " gerutu faranisa sambil berjalan
" iya nih awas aja mereka gue bales " ucap nesya menahan kesalnya
" udah kalian jangan ngomel² gitu deh gak enak di lihatin orang " ucap refina
" yaudah deh, kita langsung pulangkan gak kemana² lagi? " tanya nesya
" iya lha sya emang lo mau kemana lagi? " tanya refina
" kirain mau nongkrong dimana gitu 😁 " ucap nesya
" lo gak lihat tiara lagi sakit ya gak mungkin lah kita nongkrong gimana sih lo " ucap refina
" iya juga sih " ucap nesya
" yaudah sih cepetan jalannya, mereka nungguin kita nih " ucap faranisa
" sabar kenapa sih buru² amat lo " ucap nesya
sesampainya mereka di uks mereka langsung menghampiri rara dan tiara
" pulang yuk sekolah udah mulai sepi nih " ajak faranisa
" kenapa sih lo dari buru² amat ngajak pulang " ucap nesya
" kaki gue pegel nihh pengen buru² tidur " ucap faranisa
" yaudah ayo pulang " ajak rara
" lo sanggup gak bawa mobilnya tiara? " tanya refina
" lo gak bawa mobil kan? " tanya rara kepada refina
" kok lo tau gue gak bawa mobil? " tanya refina
" tau lah, mobil lo gak ada di parkiran tadi " ucap rara
" lo aja ref yg bawa mobil tiara, kasian dia masih gak enak badan tuh " ucap nesya
" iya ref lo aja yang bawa " ucap rara
" yaudah deh, ayo pulang " ucap refina
merekapun keluar dari uks berjalan menuju parkiran, sesampainya di parkiran, wahyu dan temen²nya menghampiri tiara dan sahabat²nya
" kalian udah mau pulang " ucap wahyu menghampiri tiara
mendengar suara wahyu mereka langsung berhenti dan melangkah mundur menjauhkan tiara dari wahyu
" kenapa kalian jauhin tiara dari gue? " tanya wahyu
" karna lo gak pantas sama tiara lagi! " ucap faranisa
" iya kita gak akan ngebiarin lo nyakitin tiara lagi kak! " ucap nesya
" lo penghianat kak, lo bilang cinta dan sayang sama tiara tapi lo mau tunangan sama perempuan lain! " refina mulai kesal
" gue gak nyangka lo setega ini sama tiara! " ucap nesya
" gua emang sayang sama tiara, gua gak bermaksud nyakitin dia " ucap wahyu
" sayang kata lo? kalo lo sayang sama tiara kenapa lo gak jagain tiara di uks tadi? " tanya rara
" dia kan lagi asik sama perempuan itu mangkanya gak ingat sama gue " ucap tiara mulai membuka suaranya
" aku.. aku.. " ucap wahyu gugup
" udah lah kak lo gausah deketin tiara lagi dan kalian semua jauhin kita, mulai sekarang kita gak ada hubungan apa² lagi sama kalian! " ucap nesya menahan amarahnya
" kok gitu sih beb, aku kan gak ada salah sama kamu " ucao revano mendekati nesya
" gak usah deket² sama gue lagi! gue kecewa sama lo kenapa lo gak cerita kalo kak wahyu mau tunangan sama perempuan lain " ucap nesya memarahin revan
" aku.. " ucap revan terpotong
" ini salah gue sya revan dan yang lain gak salah apa², gue yang nyuruh mereka untuk gak bicara sama kalian " ucap wahyu merasa bersalah
" kalian sama aja! " ucap nesya marah
" oh, jadi dia calon tunangan kamu? " tanya tiara kecewa
" iya.. gue calon tunangan dia kenapa? ada masalah?! " ucap renita sombong
" gue kasian sama lo pacaran udah satu tahun lebih tapi tunangannya bukan sama lo, lo yang sabar ya mungkin kak wahyu bukan jodoh lo " ledek renita
" dasar perebut pacar orang gak tau malu banget lo yaa!! " ucap nesya kesal
" merebut pacar orang aja bangga lo, kalo gue jadi lo ya gak tau lagi deh taruh dimana muka gue " ucap faranisa sambil melipat kedua tangannya di dada
" urat malunya udah putus kali mangka gak tau MALU sekarang " ejek refina menekan kata malu
" jaga ya ucapan lo " ucap renita hendak menampar refina tapi di tahan oleh rara
" berani lo sentuh sahabat² gue dengan tangan kotor lo itu, posisi tangan lo yang mulus ini akan berubah! " ucap rara memutar tangan renita
" aw sakit! lepasin! " ucap renita kesakitan
" lepasin tangan renita! " ucap indah baru datang memegang tangan rara dan rara langsung menghempas tangan indah
" gak usah ikut campur lo ya! ini urusan gue sama perempuan licik ini! " ucap rara melihat sinis
" gue gak akan ngebiarin lo lukain sahabat gue! kalo tangan dia kenapa² gue laporin lo kepada pihak yang berwajib " ancam indah
" terserah lo mau ngomng apa gue gak takut! " ucap rara masih memegang tangan renita
" dari tadi gue udah diem lihat lo nyakitin tiara dan sahabat gue yang lain tapi kali ini gue gak akan ngebiarin lo sampai menyentuh sahabat gue lagi termasuk kalian berdua! " ucap rara sambil menghempaskan tangan renita
" dengar ya mau lo atau siapa aja yang berani berbuat kasar sama gue dan sahabat² gue, kalian akan merasakan akibatnya! " ancam rara langsung pergi meninggalkan mereka semua dan di susul sahabat²nya
rara langsung menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumahnya, sesampainya di rumah rara langsung masuk dan mami langsung memberhentikan rara
" rara tolongin mami ya nak? " ucap mami khawatir
" ada apa mi? " tanya rara kaget
" bentar lagi temen² mami mau datang ke sini mami udah delivery makanan dari pagi tadi tapi gak respon dari sana, kamu tolongin mami ya sayang " ucap mami
" tolongin apa mi? " tanya rara
" kamu ke restoran tempat biasa kita makan terus tanyain makanan yg mami pesan tadi udah mereka buat apa gak, kalo belum kamu tolong pesanin yang baru ya nak " ucap mami
" sekarang mi? " tanya rara
" iya nak tolongin mami ya, mami gak enak nanti mereka kesini gak ada makanan apa², sekalian beli cemilan ya sayang " ucap mami
" iya mi tapi rara ganti pakaian dulu ya " ucap rara
" iya nak cepet ya ganti pakaiannya nanti mereka keburu dateng lagi " ucap mami
" iya mami sayang " ucap rara
setelah sampai di kamarnya rara langsung ganti pakaiannya dan langsung turun kembali menemui maminya
" pesan apa aja nih mi? " tanya rara
" Lobster Lada Hitam(2), Lobster Asam Manis (5), cah kangkung seafood (5), gurame bakar pedas manis (6), cumi goreng mentega (4), lumpia udangnya 10 kotak dan pizza aja nak 7 kotak ya " ucap mami
" eh busett mami mau syukuran atau apa sih banyak banget " ucap rara kaget
" mami mau arisan nak, nih uangnya buruan jalan sekarang nanti keburu datang mereka semua " ucap mami
" iya mami sayang, rara pergi dulu " ucap rara mencium pipi mami dan langsung pergi
" hati² ya nak " teriak mami
" iya mi " teriak rara
rara menyetir mobilnya menuju restoran tempat biasa ia dan keluarganya makan, restoran ini terkenal akan kelezatan makanannya
" selamat siang mbak.. mau pesan apa? " tanya wanita yang bertugas sebagai kasir
" tadi pagi mami saya udah delivery makanan tapi belum ada respon dari sini, makanannya udah di buat apa belum ya? " tanya rara
" atas nama siapa ya mbak? " tanya petugas kasir
" Renata Calista? " ucap rara dan kasir tersebut langsung mengecek daftar nama pesanan yang masuk hari ini
" maaf mbak tidak ada pesanan atas nama renata " ucap kasir tersebut
" yaudah deh saya pesan yang baru aja, Lobster Lada Hitam (2), Lobster Asam Manis (5), cah kangkung seafood (5), gurame bakar pedas manis (6), cumi goreng mentega (4), lumpia udangnya 10 kotak dan pizza 7 kotak komplit " ucap rara menyebutkan semua yang dipesan maminya
" tunggu sebentar ya, kita buatkan dulu pesanan mbak " ucap kasir
" yaudah mbak saya ke toilet dulu ya " ucap rara
" baik mbak, atas nama siapa ya? " tanya kasir itu
" Rara mbak " ucap rara
" baiklah di tunggu ya mbak " ucap kasir
sambil menunggu pesanan mami, rara pergi ke toilet, setelah keluar dari toilet rara melihat wahyu sedang menangis dan rara langsung menghampirinya