Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
HAPPY BIRTHDAY RARA



Jangan lupa like, komen dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏


tolong tinggalin jejaknya ya 😍🥰


...** selamat membaca **...


Hampir 12 jam rara dan tiara berada di kantor, tiara sengaja mengalihkan perhatian dan mendesak rara dengan berbagai alasan untuk meyakinkan rara agar tetap di kantor sampai rumahnya selesai di dekor untuk acara ulang tahunnya nanti malam, mau tak mau ia menuruti ucapan tiara dan memeriksa beberapa berkas hingga malam hari


" akhinya selesai juga.. capek banget gue, mana badan gue pegal semua lagi " ucap rara sambil meregangkan otot²nya


" nih anak bukannya bantuin gue ini malah tidur, awas ya lo gue kerjain " gerutu rara sambil tersenyum misterius melihat tiara yang sedang tertidur pulas


" tiara ada kecoak di rambut lo " teriak rara di telinga tiara membuatnya terkejut dan berteriak histeris sambil mengibas² rambutnya


" hahahaha lihat rambut lo udah kayak sarang lebah deh " ledek rara sambil tertawa terbahak² ia berhasil mengerjai sahabatnya itu


" rese banget sih lo raa ganggu gue tidur aja deh " omel tiara dan menghentikan kibasan di rambutnya


" ya sorry abisnya lo bukannya bantuin gue malah tidur, gue pecat baru tau rasa lo " canda rara


" gue ngantuk raa, kerjaan guekan udah selesai yaudah deh gue tidur aja sambil nungguin lo " ucap tiara tersenyum tanpa ada rasa bersalah


" alasan aja lo untung gue gak ninggalin lo disini sendirian, udah yuk cabut capek nih badan gue " ucap rara langsung pergi meninggalkan tiara


" tega banget lo ninggalin gue, tunggu ra! " teriak tiara sambil mengejar rara


Rara dan tiara telah tiba di dalam mobil dengan cepat rara menjalankan mobilnya menuju rumah beruntung jalanan terlihat sepi sehingga rara tak menunggu lama untuk tiba di rumah


" masuk yuk " ajak rara kepada tiara


" tumben rumah lo sepi raa " ucap tiara pura² tidak tau


" iya ya tumben banget rumah gue sepi padahal masih jam 8 loh, perasaan tadi rame deh pada kemana yaa? " tanya rara sambil melihat jam tangannya


" Mana gue tau kan gue sama lu dari tadi " ucap tiara pura² tidak tau apa² iapun segera memberi tahu mami melalui chat bahwa rara telah sampai di rumah


" Mami?" teriak rara memanggil maminya namun tak ada jawaban dari mami


" Kok gak ada jawaban yaa biasanya mami selalu marahin gue kalo gue teriak² gitu " ucap rara heran


" Kak reno? kak alva? kak kean? kak devan? " teriak rara lagi memanggil kakak²nya


" Pada kemana sih kok gak ada yang jawab panggilan gue? " ucap rara semakin penasaran


" lo mau langsung ke kamar gue atau mau ikut gue cari mereka? " tanya rara kepada tiara


" gue ikut lo aja deh " jawab tiara


" ayo kita cari mereka " ajak rara langsung pergi


" kebiasaan deh gue selalu di tinggalin " omel tiara


...***...


Rara mencari mami kedalam kamarnya namun tak menemukannya begitupun dengan kakak²nya, rara tak menyerah iapun mencari lagi mami di dapur, ruang makan dan ruang keluarga juga tak menemukannya


" Mami kemana yaa? Gue telpon aja deh " ucap rara segera mengambil handphone di dalam saku celananya


" Kok gak di jawab sih! " ucap rara kesal ia berulang kali menelpon maminya namun tak di angkat² juga


" kok ada cahaya di dekat kolam renang ya? tumben banget biasanya gelap gak seterang itu deh, apa mereka disana? " tanya rara tak sengaja melihat cahaya dari balik jendela di dekat kolam renang


" kita lihat aja yuk " ajak tiara setelah mendapat jawaban dari mami


" ayo.. gue jadi penasaran deh! apa mereka ngumpul di sana ya? " ucap rara sambil menarik tangan tiara


" aduh... pelan² dong raa sakit nih tangan gue " ucap tiara kesakitan


" ya maaf gue udah terlanjur kepo, ada ap.. " ucap rara terputus


" Surprise... selamat ulangtahun rara " ucap mereka semua, rarapun terkejut mendengarnya ia tak menyangka ulangtahunnya kali ini di rayakan seperti ini


rara langsung menghampiri mereka sambil tersenyum ia benar² bahagia dan tak menyangka keluarganya menyiapkan pesta ini untuknya


" Happy birthday sayang " ucap mami sambil memeluk rara dan mencium keningnya


" Makasih mami rara gak nyangka deh kalian ingat ulangtahun rara, bahkan rara sendiri lupa kalo hari ini rara ulangtahun " ucap rara terharu sambil membalas pelukan maminya


" masa mami gak ingat ulangtahun anak mami sendiri kan mami yang ngelahirin kamu nak gak mungkin dong mami lupain, udah jangan nangis masa lagi ulangtahun malah mewek, kamu udah gede loh nak udah 24 tahun masa masih aja cengeng " ledek mami sambil menghapus airmata putri kesayangannya


" iya mi gak nyangka ya anak gadis kita udah gede, happy birthday putri kesayangan papi " ucap papi sambil merentangkan kedua tangannya


" makasih papi " ucap rara langsung beralih memeluk papinya


" Aamiin.. rara juga sayang banget sama papi, terimakasih doanya pi rara bangga dan bersyukur diberi ayah seperti papi yang selalu lindungi rara dan ngajarin rara bagaimana menjalani hidup ini, nasehat papi akan selalu rara ingat " ucap rara terharu sambil mempererat pelukannya


" Sama² sayang, papi gak nyangka anak gadis papi yang dulunya cengeng banget dan kalo minta sesuatu gak di turutin nangisnya berhari² sekarang tumbuh menjadi perempuan dewasa dan cantik seperti sekarang ini " canda papi sambil mencium kening rara


" sekarang masih pi rara selalu nangis dan ngambek kalo permintaannya gak di turutin " ledek reno membuat rara melepaskan pelukannya


" enak aja.. kak reno bohong pi rara udah gak ngambek lagi kok kayak dulu " bantah rara


" iya deh yang udah dewasa sekarang, happy birthday ya adikku yang paling bawel, manja dan jail " ucap reno


" Makasih kak, rara pikir kakak lupa ulangtahun rara " ucap rara manja dan beralih memeluk reno


" Kakak gak akan lupa ulangtahun kamu dek, kalopun kakak lupa pasti kamu yang ingatin kakak minta kado " ledek reno sambil menyingkirkan rambut yang menutupi muka rara


" hehe kakak masih ingat aja, harus dong kak kan jarang² rara minta kado sama kakak " ucap rara manja


" dasar.. udah gede masih aja kayak anak kecil kalo pasangan kamu tau pasti ilfil nih " ledek reno


" gak dong kalo dia sayang sama rara pasti dia nerima apa adanya rara " ucap rara


" harus itu awas aja dia mainin kamu dia berhadapan sama kakak" ucap reno serius


" makasih ya kak udah mau jadi kakak rara, lindungi rara, rara sayang kakak " ucap rara memeluk erat reno


" kakak juga sayang kamu " ucap reno sambil mengelus punggung rara


" happy birthday anak bunda " ucap bunda sambil membawa kue ulangtahun


" happy birthday anak ayah " ucap ayah di samping bunda


" makasih bunda.. makasih ayah.. rara bahagia banget hari ini kalian semua ada di sini " ucap rara kaget sambil melepaskan pelukan reno dan beralih memeluk ayah dan bunda bergantian


" happy birthday bawel " ucap alvaro


" happy birthday adikku " ucap keano


" happy birthday usil " ucap devano


" ihh kalian ini gak ada yang benar nyebutin nama rara dari dulu cuman kak kean yang gak pernah ubah nama rara " ucap rara pura² ngambek


" makasih kakak² rara, tapi rara gak bawel sama usil yaa kalian tuh yang begitu " ucap rara bercanda


" udah² jangan berantem tiup lilin dulu sayang " ucap bunda


" iya bunda " ucap rara


Setelah acara tiup lilin selesai, merekapun menyantap hidangan yang telah di sediakan, tiara menarik rara agar mengikutinya


" Ada apa sih tia? Kenapa lo narik² gue? " tanya rara bingung


" Gue ada kejutan buat lo, btw happy birthday ya ra maaf gue ngerjain lo tadi 😁 " ucap tiara jujur


" dari awal gue udah curiga sama lo ternyata benar dugaan gue, pakek bilang besok mau di kasih ke reno padahal gak sama sekali, hebat banget akting lo buat gue percaya " sindir rara


" maaf ya gue terpaksa bohongin lo karna rumah lo lagi di dekor kata mami, kalo lo pulang nanti lo curiga dan surprisenya gagal kan sayang kita udah nyiapin jauh2 hari " ucap tiara menjelaskan semuanya


" udah gue maafin, mana kejutannya? " tanya rara mengalihkan pembicaraan


" nanti lo tau sendiri kok tutup mata dulu! " perintah tiara


" gak ahh lo jangan macam² deh tiara di sini banyak keluarga gue! " tolak rara


" gak kok ini pasti buat lo bahagia percaya sama gue " ucap tiara tersenyum misterius


" gue curiga sama lo, lo ngerencanain apa lagi sih?! " ucap rara sambil menatap tajam tiara


" bawel amat sih lo tutup mata aja susah banget! " ucap tiara sambil menutup mata rara dengan kain yang di dalam saku celananya


" awas lo macam² gue kerjain balik " ancam rara


" gak kok ini pasti buat lo bahagia gue jamin deh " ucap tiara sambil menggiring rara kedepan


" gue hitung sampai tiga lo baru buka mata, sebelum hitungan gue selesai lo gak boleh buka matanya, awas aja lo buka mata gue gak akan kasih lo kejutan yang kedua " ucap tiara balik mengancam rara


" iya² bawel, banyak amat kejutan lo " ucap rara pasrah


" Satu... Dua... Tigaa.. buka mata lo! " Perintah tiara membuat rara terkejut


terimakasih udah mau menunggu kelanjutan novel ini, like, komen dan votenya 🥰😘