Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
CURIGA



Jangan lupa like, coment dan vote ya guys 😍😘😘


** selamat membaca **


" kamu dari mana aja dek? " tanya reno pura² tidak terjadi apapun


" kakak kepo banget sih " ucap rara sambil pergi ke kamarnya


" untung kita cepet sampainya kalo nggak rara pasti curiga " ucap reno legah


" iya nih engap banget nih gue lari² " ucap alvaro


" kado buat rara tadi mana? " tanya reno


" ada nih gue umpetin " ucap devano


" ke kamar gue yuk capek banget gue mau istirahat dulu " ucap reno


" ayo.. kunci mobil mami udah lo kasih nggak? " tanya alvaro


" belum nih masih gue pegang " ucap reno


" buruan kembaliin ke mami nanti rara curiga bahaya nih " ucap keano


" iya² kalian buruan ke kamar gue jangan sampe rara lihat ini " ucap reno


" iya gue ke atas dulu ya " ucap alvaro dan disusul dengan adik²nya


" eh ada rara.. " ucap alvaro kaget dan langsung menyembunyikan goodie bag di punggungnya


" kenapa kalian pada kaget gitu seperti lagi nyembunyikan sesuatu aja 🤨 " ucap rara


" nggk papa kok raa kita nggak sembunyiin apa² dari kamu 😁 " ucap alvaro


" kalian makin mencurigakan aja? 🤨 " ucap rara


" nggak ada apa² kok kita dulu ya raa " ucap alvaro dan yang lain berjalan kesamping sambil menutupi kadonya


" kenapa jalan kalian begitu? " tanya rara


" lagi pengen aja jalan kayak gini, udah dulu ya kakak ngantuk banget ni " ucap alvaro pura² menguap dan menutup pintu kamar reno


" anehh.. mereka kenapa sih " ucap rara bingung dengan tingkah mereka


***


" mi besok jangan lupa ya ambil rapor rara di sekolah " ucap rara menghampiri mami yang sedang memasak makanan


" iya sayang, besok mami perginya bareng kamu kan? " ucap mami


" iya mi " ucap rara


" rara ke kamar dulu ya mi " ucap rara


" kamu nggak bantuin mami masak nak? " tanya mami


" nggak ah mi nanti gosong lagi masakan rara di katain lagi deh " ucap rara melirik reno yang baru saja lewat di dekatnya


" namanya juga belajar sayang pasti ada gagalnya lah " ucap mami


" kapan² aja deh mi " ucap rara pergi ke kamarnya


* kamar rara *


" kangen juga sama anggara udah lama nggak ketemu dia " ucap rara


" dia lagi apa ya mau ke rumah sakit tapi nggak enak banyak keluarga dia yang jengukin " ucap rara melamun


" gue vidcall aja deh " ucap rara sambil mengambil hpnya


* Vidcall "


" hai sayang? " ucap anggara


" hai juga sayang, kamu lagi apa? " ucap rara


" lagi istirahat aja sayang baru sampai rumah nih " ucap anggara


" bukannya besok kamu pulangnya? " tanya rara


" iya sih tapi dokternya udah ngebolehin aku pulang lagian bosen juga lama² di rumah sakit " ucap anggara


" gimana keadaan kamu? " tanya rara


" udah baikan sayang tinggal pemulihan aja, luka²nya udah kering kok " ucap anggara


" alhamdulillah, kamu banyakin istirahat ya biar cepat sembuh " ucap rara


" iya sayang, kamu kemana aja sih kok nggak jengukin aku lagi.. mama juga nanyain kamu tuh " ucap anggara


" maaf ya sayang 2 hari yang lalu keluarga aku datang ke rumah nggak enak mau ninggalin mereka, lagian di rumah sakit keluarga kamu juga pada dateng jengukin kamukan nggak enak juga aku ganggu " ucap rara


" oh.. kamu tau dari mana? " tanya anggara


" keluarga aku pada nanyain kamu tau " ucap anggara


" kenapa nanyain aku? " tanya rara


" mau kenalan katanya " ucap anggara


" pasti kamu kan yang ceritain aku ke mereka " tebak rara


" iya hehe 😁 " ucap anggara


" rencananya besok pulang dari sekolah aku mau jengukin kamu eh kamunya udah pulang duluan " ucap rara


" jengukin ke rumah aja sayang, aku kangen banget sama kamu " ucap anggara


" aku juga kangen tapi aku takut besok kan ambil rapor takut nggk di bolehin kemana² sama mami karna nilai aku jelek ☹️ " ucap rara


" jangan pesimis gitu dong sayang kamu kan pinter aku yakin pasti nilai kamu bagus " ucap anggara


" kamu tau dari mana? " tabya rara


" dari hasil nilai² kamu, aku kan sering bantu guru bawakin buku² di sana ada buku nilai ya aku buka dong aku lihat nilai kamu bagus semua " ucap anggara


" kamu ihh sempet²nya ngelihat itu nggak boleh tau kayak gitu curang ih, kalo gurunya tau gimana? " ucap rara


" nggak akan tau sayang aku kan pinter dan lihat situasi dulu " ucap anggara sombong


" sombong banget ih 😄 " ucap rara


" nggak papa kan cuman sama kamu aja " ucap anggara bercanda


" apaan sih garing tau " ucap rara tertawa


" besok siapa yang ambil rapor kamu? " tanya rara


" mama yang ambil aku kan masih harus istirahat kata dokter " ucap anggara


" yah nggak bisa ketemu kamu dong " ucap rara


" mangkanya kamu kesini, kalo aku udah baikan pasti aku yang datengin rumah kamu setiap hari " ucap anggara


" kamu yakin? di rumah aku ada kakak² aku loh, dia pasti nggak ngebolehin aku sama kamu berduaan aja 😄 " ucap rara


" berapa banyak sih kakak kamu? " tanya anggara


" kakak kandungku cuman 1, 3 kakak sepupu mereka lebih suka di sini semenjak kakakku pulang dari Amrik " ucap rara


" waw banyak juga saingan aku ya " ucap anggara


" haha kamu ada² aja mereka ngeselin semua hati² aja ya kalo ketemu mereka kamu pasti di intro " ucap rara


" biarin aja selagi nggak ngajakin berantem aku ladenin mereka " ucap anggara


" udah dulu ya sayang aku mau mandi " ucap rara


" iya sayang love you " ucap anggara


" love you too sayang banyakin istirahat dan makan ya, byee " ucap rara


setelah vidcall rara pergi ke kamar mandi dan berendam di sana dan tak lama berendam rara mengakhirinya lalu memakai pakaiannya dan menuju ke bawah


" ayo makan sayang " ucap mami


" iya mi " ucap rara sambil menarik kursi lalu mendudukinya


" dikit banget makannya dek " ucap reno melihat makanan rara


" biar rara nggak gemuk seperti kakak " ledek rara


" kakak nggak gemuk dek " elak reno


" nggak gemuk tapi buncit 😄 " rara sambil tertawa


" betul banget tu raa reno emang buncit lihat tu perutnya " ledek alvaro


" ngatain perut gue buncit emang perut lo nggak " ledek balik reno


" hehe iya ya kita kan sama 🖐️ " ucap alvaro mengangkat tangannya dan renopun membalasnya


" yaampun kakak² aku kenapa pada sengklek semua otaknya ya perut buncit aja bangga " ucap rara menggeleng² kepalanya melihat kelakuan kakak²nya


" pada abis obat mungkin raa " ucap keano sambil tertawa


" enak aja lo ngatain kita gila " ucap alvaro


" siapa ngatain kalian gila sih " ucap keano


" sama aja intinya lo mau bilang gitu " ucap alvaro


" udah ahh pada nggak jelas semua, rara ke kamar dulu ya mi " ucap rara