Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
RENCANA RENO (2)



jangan lupa like, coment dan vote ya guyss 😘😘🥰


tolong tinggalkan jejak guys jangan silent reader please 🙏🙏


** selamat membaca **


Hari ini adalah hari kelahiran rara, reno beserta keluarganya menyiapkan kejutan buat rara tepat di jam 12 malam nanti, mereka menghias rumah setelah rara tidur dan menjalankan rencana mereka.


" tinggal di hias aja kan mi? " tanya reno


" iya nak tunggu rara tidur aja nanti dia malah curiga " jawab mami


" kue udah siap mi " ucap alvaro


" simpan dulu nak nanti dia lihat " ucap mami


papi, bunda dan ayah telah sampai di rumah orangtua rara, mereka juga ikut mengerjai rara nanti malam tanpa sepengetahuan rara, rara baru pulang dari jalan²nya bersama sahabat²nya langsung menghampiri mereka yang sedang berkumpul dan menonton tv


" papi udah pulang " ucap rara sambil memeluk papinya


" iya sayang, kamu dari mana aja papi nyariin kamu dari tadi? " tanya papi


" jalan² pi bareng tiara dan yang lain " jawab rara


" oh pantesan kamu nggak ada di rumah " ucap papi


" mana oleh² buat rara pi? " tanya rara sambil mengangkat tangannya


" ada tu di dalam kamar kamu, itu sekalian hadiah karna kamu dapat peringkat satu, selamat ya sayang papi bangga sama kamu dari dulu sampai sekarang kamu selalu mendapatkannya " ucap papi sambil mengelus kepala rara


" makasih papi " ucap rara memeluk papi


" bunda sama ayah di sini juga? rara bener² nggak ngeliat kalian " ucap rara melepas pelukannya


" iya nak bunda dari tadi di sini, bunda kangen banget sama kamu mangkanya bunda ke sini " ucap bunda


" kamu nggak mau nih peluk bunda? " tanya bunda sambil mengangkat tangannya agar rara memeluknya juga


" rara juga kangen sama bunda " ucap rara memeluk bunda


" ayah nggak nih? " goda ayah


" hmm ayah rara kangen juga sama ayah " ucap rara memeluk ayah


" manja banget sih kamu dek " ledek reno


" biarin daripada kakak mau meluk tapi gengsi malu tu sama umur 😄😄 " ucap rara


" awas ya kamu " ucap reno sambil menggelitiki rara


" hahaha ampun kak haha gelii " ucap rara berusaha menghentikan gelitikan reno


" mami kak reno jahat " ucap rara manja


" mulai ni mengadu sama mami " ucap reno


" biarin 😝 " ucap rara


" enak banget jadi anak terakhir selalu di manja " ledek alvaro


" kenapa kak? iri yaa 😄😄 " ledek rara balik


" ngapain iri sama kamu, kakak udah duluan ngerasain di manja dari pada kalian " ucap alvaro sombong


" yaudah gantian dong sekarang giliran rara lagi di manja sama mami, papi, ayah dan bunda 😋 jangan iri ya kalian 😄 " ledek rara


" ngapain iri sama kamu, puas²in deh manja²nya nanti kalo umur kamu udah 20 tahun nggak ada lagi tuh manja²an malu sama umur " ucap reno


" yaudah sih masih lama juga yang penting sekarang masih bisa seperti itu 😄 " ucap rara


" terserah kamu deh dek kalo berdebat sama kamu pasti nggak mau kalah " ucap reno


" betul tuh mentang² dia anak bungsu selalu aja menang sendiri " ucap devano


" kok kalian pada nyalahin rara sih? " tanya rara


" kan emang bener " ucap reno pura² kesal demi menjalankan rencananya


" mami selalu aja belain rara, emang anak mami cuma rara doang " ucap reno pura² ngambek dan pergi ke kamarnya


" nahh kemana tuh anak udah besar masih cemburuan aja, kamu juga sih raa manja mulu udah besar juga, kasian tu reno " ucap alvaro pura² kesal dan menyusul reno


" emang rara salah ya bun? " tanya rara sedih


" udah jangan di pikirin reno lagi nggak mood aja mangkanya dia seperti ini kamu jangan sedih yaa " ucap bunda


***


* kamar reno *


" wahh parah lo ren rara udah mau nangis lo buat, kasian tau " ucap alvaro melihat reno tertawa setelah berhasil mengerjai rara


" biarin aja sekali² kan lihat dia nangis " ucap reno masih tertawa


" rese lo ren gara² lo gue jadi ikutan buat dia sedih " ucap alvaro menyesal


" ini semua kan demi rencana kita mau nggak mau lah kita buat dia nangis dulu baru deh kejutannya keluar, palingan sebentar dia nangisnya " ucap reno


" tapikan kasian tau adek gue, mukanya sedih gitu gara² lo " ucap alvaro


" wahh parah lo kak rara nangis beneran di bawah " ucap keano baru masuk ke dalam kamar reno


" beneran? " tanya alvaro


" biarin aja nanti malam tepat pukul 00.00 kita buat dia happy lagi, kalian jangan khawatir " ucap reno


" tapi kan kasian kak dia beneran nangis lohh gue jarang banget lihat dia nangis cuma gara² hal sepele seperti ini " ucap keano


" iya kak gue kasian banget sama rara, dia merasa bersalah sama lo, bentar lagi dia mau minta maaf dan kesini, gimana dong? " ucap devano


" kalo dia kesini kalian kompor²in lagi yaa dan gue pura² tidur, oke? " ucap reno


" wah ide lo bener² ya, nggak sanggup gue ngerjain dia mulu " ucap alvaro


" demi ulangtahun dia vaa, rencana kita harus sukses, gue aja bela²in seperti ini sebenarnya gue kasian juga lihat dia nangis, mana ada lah kakak yang rela lihat adek kesayangannya nangis karna hal sepele seperti ini? " ucap reno


" iya juga sih yaudah deh gue bantuin lo tapi jangan berlebihan yaa kasian dia " ucap alvaro


" iya² " ucap reno tiba² ada yang mengetuk pintu dan reno langsung pura² tidur


rara langsung masuk


" kenapa lagi sih raa kamu belum puas buat reno sedih? " ucap alvaro


" bukan gitu kak rara mau minta maaf " ucao rara sedih


" kamu nggak lihat dia lagi tidur! besok aja deh minta maafnya dan sekarang kamu balik ke kamar langsung tidur, besok kamu jangan seperti itu lagi kasian reno dia kurang kasih sayang dari papi dan maminya gara² kamu dan sekarang kamu merebutnya lagi " ucap alvaro


" iya ra kasian kak reno selama dia di Amrik dia kurang kasih sayang dari mami dan papi sekarang biarin dia dapat itu jangan kamu mulu! " ucap devano


" kalian kenapa jadi nyalahin aku mulu sih emang segitu banget yaa sampai² kalian marahin aku seperti ini? ☹️ " ucap rara sedih


" yaudah deh kalo itu mau kalian rara turutin, rara nggak akan manja lagi " ucap rara langsung pergi


" yess berhasill " ucap reno senang


" gilaa yaa nangis beneran tu anak merah banget matanya nahan nangis " ucap alvaro


" nggak tega gue lihatnya " ucap keano


" masih lama lagi waktunya gue nggak lama² bisa lihat dia seperti itu " ucap alvaro


" sabar aja tunggu sebentar lagi dia pasti tidur saatnya kita ngedekor rumah, kalo dia nangis pasti betah di kamarnya itu lah kesempatan kita buat ngejalanin rencana ini, kalian percaya deh sama gue " ucap reno


" devan dan kean pantau rara terus yaa kalo dia keluar dari kamarnya kasih tau kita yaa " ucap reno


" siap bos " ucap keano dan devano berbarengan sambil memberi hormat


" mari kita jalankan rencana kita " ucap reno berdiri dari tidurnya


Trimakasih telah membaca dan menglikenya 🙏🥰