Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
SADAR?



Jangan lupa like, coment dan bantu vote ya guys 🙏


* Ruang ICU *


" rara.. " panggil anggara tidak sadar


" aku disini kak " ucap rara menangis sambil memegang tangan anggara


" Kamu kenapa sih bisa seperti ini, kamu bangun dong jangan tidur mulu lihat aku di sini untuk kamu, jangan tinggalin aku kak, aku sayang sama kamu, buka mata kamu dan lihat aku, aku janji sama kamu akan percaya perkataan kamu dan nggak akan ninggalin kamu lagi tapi harus bangun sayang, kamu dengerkan yang aku bilang, buka mata kamu.. kasian orangtua kamu mereka nangisin kamu dari tadi, kalo kamu beneran sayang sama aku buka mata kamu sekarang! anggara stop buat aku kayak gini aku nggak akan maafin kamu kalo kamu masih seperti ini! " ucap rara menangis terisak


anggara seperti mendengar ucapan rara dan ia mulai menggerakkan jarinya dan membuat rara terkejut ia segera memanggil dokter


" dokter.. dokter.. " panggil rara dan dokterpun segera masuk


" jarinya bergerak dok " ucap rara, dokterpun segera memeriksa keadaan anggara dan menyuruh rara untuk keluar


tak butuh waktu lama dokter memeriksanya, dokterpun segera keluar untuk menemui keluarga pasien


" ini sungguh keajaiban, pasien telah melewati masa komanya jarang ada pasien yang seperti ini " ucap dokter takjub


" alhamdulillah " ucap mereka kompak


" jadi gimana keadaan anggara dok? " tanya wahyu


" anggara sudah melewati masa kritisnya dan sekarang masa pemulihannya sebentar lagi ia akan sadar, saya permisi dulu " ucap dokter


" terimakasih dok " ucap orangtua anggara


" terimakasih nak ini berkat kamu akhirnya dia melewati masa kritisnya " ucap mama anggara memeluk rara


" tante nggak perlu bilang terimakasih, ini juga salah rara " ucap rara membalas pelukan mama anggara


" anggara butuh tante, tante temuin dia yaa di dalem " ucap rara melepaskan pelukannya dan mama anggara langsung masuk untuk menemuinya


rara melihat ke arah mami dan memeluknya


" kamu jangan nangis nak anggara kan udah nggak kenapa² bentar lagi dia akan sadar kata dokter, udah dong nangisnya kamu jelek nangis mulu lihat tu mata kamu jadi bengkak gitu deh " ucap mami berusaha menghibur rara


" kita pulang aja ya ini udah malam jam besuknya udah mau habis " ucap mami


" tapi mi anggarakan belum sadar " ucap rara


" besokkan bisa kesini lagi nak lihat dia " ucap mami


" yaudah deh.. ayo ti kita izin pulang dulu " ucap rara


" om.. rara pulang dulu ya tolong bilangin sama tante besok rara ke sini lagi " ucap rara menyalim tangan papa anggara


" iya nak terimakasih ya " ucap papa anggara


" kak gue pulang dulu ya, klo dia udah sadar kasih tau gue yaa " ucap rara kepada wahyu dan sahabat²nya


" iya ra gue akan kasih tau lo kok, thanks ya lo udah percaya dan mau dateng ke sini " ucap wahyu dan rara hanya mengangguk


***


" ra bangun udah siang nih kitakan harus ke sekolah " ucap tiara membangunkan rara


" bentar lagi gue masih ngantuk " ucap rara menarik selimutnya


" kebo baget nih anak, udah jam berapa ini masih aja belum bangun " ucap tiara kesal


" emang sekarang jam berapa? " tanya rara dengan mata terpejam


" 06.30 " ucap tiara


" apa? kenapa lo nggak bangunin gue dari tadi sih! " ucap rara langsung berlari ke kamar mandi


" idihh ini orang malah nyalahin gue lagi emang dasar dia yang susah bangun, cepet mandinya nanti kita telat gue tunggu di bawah " teriak tiara


setelah bersiap² dan sarapan rara bersama tiara menuju sekolah, karena hari ini ada class meeting setelah ujian jadi gerbang belum ditutup itu memudahkan rara dan tiara masuk tanpa kena hukum oleh guru piket


" untung aja hari ini class meeting kalo nggak kita pasti kena hukum gara² lo " ucap tiara


" malah nyalahin gue lo, siapa suruh lo bareng gue " ucap rara


" ya kan gue nggak mau pergi sendirian " ucap tiara


" yaudah jangan nyalahin gue mulu " ucap rara


" ya maaf 😁 " ucap tiara


***


setelah sampai kelas refinia, nesya dan faranisa menghampiri mereka


" tumben kalian bareng? " tanya refina


" panjang deh ceritanya " jawab tiara


" kantin yuk gue laper ni " ajak nesya


sesampainya di kantin mereka langsung memesan makanan dan minuman tak lama menunggu makanan dan minuman tiba


" cerita sama kita kenapa kalian bisa bareng, kalopun janjian pasti kita ikut juga " ucap faranisa


" semalam gue ke rumah rara, rencana sih mau nunjukin video yg kita dapet eh mami nyuruh gue nginep yaudah deh gue nginep dirumah dia " ucap tiara


" oh, kenapa kalian nggak ngajak kita juga sih, kita kan juga mau " ucap nesya


" ngapain ngajak kalian, gue nggak mau sempit²an, lagian kalian kalo tidur suka mendengkur brisik tau " ucap tiara bercanda


" emangnya lo nggak " ejek refina


" nggak tuh " ucap tiara


" kalian tau nggak? " ucap tiara


" nggak " ucap refina, faranisa dan nesya berbarengan


" yaiya lah gue kan belum ngomng gimana sih " ucap tiara


" lo mau bilang apa? " tanya nesya sambil mengaduk minumannya


" anggara kecelakaan dan... " ucap tiara


" what? " ucap nesya kaget sambil menyemburkan minuman di mulutnya ke muka tiara


" idihh jorok banget sih lo bau tau jijik gue ihh " ucap tiara kesal dan yang lain tertawa terbahak²


" cuci sana muka lo bau tau " ejek rara dan tiara pun berlari ke dalam toilet yang berada di kantin


" lo kira² dong kasian tiara " ucap rara tertawa kepada nesya


" ya maaf gue kan kaget " ucap nesya


" maaf ya tia gue reflek abisnya lo ngagetin gue aja " ucap nesya kepada tiara yang baru menghampiri mereka


" gila ya lo bau banget ini " ucap tiara kesal


" ada yang bawa sabun muka nggak? " tanya tiara


" gue bawa nih " ucap faranisa sambil memberiakan kepada tiara


" thanks far " ucap tiara


" ni bedak yang gue beli di amrik kemarin wangi banget tu pakai aja siapa tau lo butuh buat ngilangin baunya " ucap rara


" thanks raa " ucap tiara dan rara hanya mengangguk


" pulang sekolah kita jenguk kak anggara yuk, gue mau lihat keadaan dia " ucap rara


" ciee ada yang nggak marah lagi ni yee " ledek nesya


" apaan sih " ucap rara malu


" apasih yang nggak buat lo " ucap refina


" emang kenapa sih kok bisa kak anggara kecelakaan? " tanya refina dan rarapun menceritakannya


" sigitu cintanya dia sama lo sampai nggak fokus gitu " ucap nesya


" gue merasa bersalah banget sama dia, gara² perempuan itu hubungan gue hampir berantakan, lihat aja gue nggak akan biarin dia deketin cowok gue lagi " ucap rara kesal


" ehem.. udah ada yang balikan nihh sepertinya " ledek faranisa


" apaan sih nggak usah ledek gue mulu deh, awas ya kalian " ucap rara tersenyum malu pipinya pun mulai memerah


" lihat tu pipi rara merah guys " ledek nesya dan yang lain hanya tertawa


" akhirnya selsai juga " ucap tiara sambil duduk


" nih bedak dan sabun kalian, thanks banget ya " ucap tiara sambil memberikan kepada rara dan faranisa


" sama² tia " ucap rara dan faranisa berbarengan


" setelah makan kita ke rumah sakit yuk, gue kangen nih sama cowok gue mereka disana jagain kak anggara " ajak refina sambil melihat chat dari cowoknya


" emang kita boleh keluar? gerbangkan di kunci ini masih jam sekolah " ucap faranisa


" iya ya kita tunggu aja deh waktu pulang sekolah " ucap nesya


" yaahh masih lama dong " ucap refina


" nggak sabaran banget sih lo bucin " ucap faranisa


" iya nihh kita juga kangen banget sama pacar² kita tapi kita nggak kayak lo dehh " ucap tiara


" lebay banget sih lo, rangga itu nggak akan kemana² kok tenang aja " ledek nesya