Friendship And Love Story

Friendship And Love Story
VIDEO CALL



Jangan lupa like, coment dan vote ya guys, jangan silent readers please 🙏🙏


** selamat membaca **


Sepulang dari kampus rara dan tiara segera pulang dan makan di rumah karna sebelum maminya pergi ia memasak terlebih dahulu untuk anak kesayangannya


" mami lo sayang banget sama lo raa, lo beruntung punya mami yang peduli sama lo gak kayak gue " ucap tiara


" lo ngomong apa sih tiara, mama lo tu juga sayang sama lo jangan berpikiran yang gak² deh " ucap rara


" lo bisa lihat sendirikan sikap mama gue itu gimana? mama gue udah berubah banget sekarang dia lebih mentingin pekerjaan dan papa gue dibandingkan anaknya sendiri " ucap tiara


" lo gak boleh berpikiran negatif seperti itu tiara mungkin emang benar kata mama lo tadi, saat ini papa lo butuh mama buat bantuin pekerjaan papa di luar kota " ucap rara


" gak ra! gue tau mama gue seperti apa?! lo bisa lihat sendirikan mama gue lebih mentingin nemenin papa keluar kota dan ninggalin gue disini? " ucap tiara


" tiara gue ngerti perasaan lo, gue juga berpikiran yang sama tapi gue gak bisa egois saat ini mungkin aja semua itu benar.. kita harus percaya sama perkataan orangtua tiara, mungkin aja itu yang terbaik buat kita " ucap rara sambil memegang kedua bahu tiara


" gue gak tau harus gimana lagi dengan mama, gue capek raa " ucap tiara


" gue tau lo lebih dewasa dari gue, coba lo pikir kalo mama gak bantuin papa akan seperti apa? dengan kemampuan mama lo investor² tertarik berinvestasi pada perusahaan papa, mama lumayan pintar dalam segala hal kalo gak ada mama mungkin aja perusahaan lo kembali hampir bangkrut seperti dulu? apa lo mau? gue gak bisa bantu lagi tiara, gue udah banyak ngerepotin papi, gue juga gak bisa bantuin perusahaan papa lo lagi jika hampir bangkrut seperti dulu dengan bantuan mama lo lah perusahaan papa bisa maju lagi " ucap rara


" lo benar rara mungkin gue aja masih kekanak²an gak mikirin perusahaan papa, thanks yaa lo udah nyadarin gue " ucap tiara


" sama² tiara itulah gunanya sahabat, ayo lanjutin makannya " ucap rara


" iya bawel " ucap tiara


" kenyang banget perut gue " ucap tiara


" lo sih makan gak kira² " ucap rara


" abisnya masakan mami enak banget, sayang kalo gak di habisin " ucap tiara


" lo beresin yaa gue mau ke kamar 😁 " ucap rara


" kebiasaan deh selalu gue yang di suruh beres² " ucap tiara


" lo kan rajin tiara " ucap rara


" kalo ada maunya baru deh muji gue " ucap tiara


" hehe lo emang sahabat ter the best gue deh " ucap rara


" udah sana masuk, kalo lawan lo gue selalu ngalah deh " ucap tiara


" gitu dong, gue masuk dulu yaa bye " ucap rara


***


Setelah makan rara beristirahat sebentar dan segera mandi


" hari ini lumayan capek juga yaa, jadwal gue padat banget, gue tidur dulu ah mumpung masih siang " ucap rara sambil merebahkan badannya


" yaampun nih anak malah tidur gue kira masih main handphone atau lagi mandi " ucap tiara baru masuk kamar


" rara bangun! " teriak tiara


" kalo udah tidur susah banget di banguninnya, daripada gak ada temen ngobrol mending gue tidur juga deh " ucap tiara


Haripun mulai malam rara dan tiara masih terlelap dalam tidurnya, tiba² handphone rara berbunyi membuat tiara terbangun


" raa.. handphone lo tuh berisik banget " ucap tiara membangun rara


" apaan sih gue ngantuk, mungkin itu si nesya yang lagi kangen sama kita, biarin ajalah besok gue telpon balik " ucap rara masih menutup matanya


" tapi berisik banget raa, jawab aja deh " ucap tiara


Rara mencari handphonenya yang terletak diatas meja di sampingnya ia meraba² untuk mencari keberadaan handphonenya, setelah dapat ia segera menjawabnya


" apaan sih sya ganggu aja?! " ucap rara tanpa melihat siapa yang menelponnya


" kamu ngomong sama siapa dek? " ucap seorang laki² tak lain adalah reno


mendengar suara yang menelpon rara terkejut dan segera membuka matanya


" kak reno? " ucap rara kaget ternyata bukan telpon biasa melainkan video call dari kakaknya sendiri


" kamu kenapa dek kok kaget gitu? " tanya reno


" kakak kenapa sih ganggu rara lagi tidur " ucap rara


" ini udah pagi dek tidur mulu kerjaan kamu, emang gak ada tugas apa? " ucap reno


" pagi dari mana sih kak ini masih malam " ucap rara


" emang beda lah kak, rara kan gak di Indonesia " ucap rara


" iya ya kakak lupa dek 😁 " ucap reno


" kakak emang udah tua ya sekarang jadi pelupa " canda rara


" mulai deh ngajakin berantem, kamu tuh adek durhaka tau " ucap reno


" emang rara ngapain kok di bilang adek durhaka? " ucap rara heran


" kamu udah lupa sama kakak dan gak pernah nelpon kakak lagi " ucap reno


" kakak yang terlalu sibuk sampai² susah di hubungi adik sendiri " ucap rara


" handphone kakak aktif terus kok " ucap reno menyangkal


" hai rara.. apa kabar? " sapa keano tiba² mendekati reno


" kak kean.. rara baik² aja kok, rara kangen banget sama kakak " ucap rara kembali semangat


" kakak juga kangen sama kamu dek " ucap keano


" kangennya cuma sama kean aja? kakak gak ya? " ledek alvaro


" kak alva? rara juga kangen sama kakak dan semuanya " ucap rara


" kamu baik² aja kan dek disana? " tanya alvaro


" iya kak, rara baik² aja kok disini " ucap rara


" mulai deh kalo udah bicara sama alva dan kean pasti kakak di cuekin " ucap reno


" ada yang ngambek nih guys " ledek alvaro


" biarin aja nanti baik sendiri tuh " ledek devano


" kak devan? " panggil rara melihat devano tiba² muncul


" hai dek " sapa devano


" kakak kok baru muncul sih, kemana aja? " ucap rara


" kenapa? kamu kangen yaa? kakak dari toilet tadi " canda devano


" iya, rara kangen banget sama kakak sangking kangennya rara pengen berantem lagi sama kakak seperti dulu " canda rara


" giliran sama kakak kangennya cuma berantem aja tapi kalo yang lain gak tuh " ucap devano pura² ngambek


" hehehe rarakan cuma bercanda kak " ucap rara


" hahaha kakak juga bercanda dek " ucap devano


" kalian kapan kesini? " tanya rara


" kita masih kerja dek " ucap reno


" kapan² yaa kalo ada waktu kita bakal kesana kok " ucap alva


" yaudah deh, kalo rara pulang nanti kalian harus luangin waktu buat rara gak ada yang boleh nolak " ucap rara


" ini nih kalo udah minta sesuatu susah deh mau nolak " ucap reno


" gak boleh nolak pokoknya, kalo rara ngajakin jalan kalian harus mau! " ucap rara


" siap adik kecilku " ucap reno


" ihh.. rara udah besar kakak bukan kecil lagi " ucap rara pura² ngambek


" iya deh yang udah besar " ledek devano


" emang kamu kapan pulang dek? " tanya keano


" belum tau kak, rara masih uts sekarang " ucap rara


" belajar yang bener yaa jangan nakal lohh, awas aja kalo kamu nakal, kakak akan suruh anggara mutusin kamu " ancam reno


" ihh jangan dong, kakak kok ngancam sihh rara gak akan nakal " ucap rara


" janji yaa " ucap reno dan alvaro


" iya kakak² rara yang bawel 😋 " ucap rara