
Selesai membersihkan diri Violet keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan stelan jubah handuknya, rambut basah wanita itu terurai masih berantakan, kini Violet menghentikan langkahnya dan hanya berdiri di depan pintu kamar mandi saat ia melihat dua orang pelayan wanita sudah menunggunya, mereka datang dengan membawa pakaian dan semua yang Violet butuhkan, tentu Zayn Keenan lah yang telah mengirim mereka.
"Selamat pagi nona Violet, tuan Zayn meminta kami untuk membantu anda bersiap." Ucap pelayan.
Violet tau jika ia ataupun kedua pelayan itu harus mengikuti keinginan Zayn Keenan, tanpa mengucap sepatah katapun Violet langsung meraih pakaian yang mereka bawa, ia mulai menggunkan pakaian mahal itu. Violet yang sangat cantik secara fisik, ia bahkan semakin menawan dengan menggunakan pakaian mewah bernilai fantastis yang Zayn Keenan berikan padanya.
Pelayan kini memintanya untuk duduk di depan cermin rias, Violet hanya mematuhi semua yang mereka inginkan, ia benar-benar membisu dan hanya menatap wanita cantik di dalam cermin yang di perlakukan layaknya boneka bagi mereka, Violet melihan di dalam cermin wanita cantik itu di dandani dan di beri perhiasan mahal hingga kini ia menjelma menjadi wanita yang elegant dan sangat luar biasa, Violet bagaikan boneka barbie yang memiliki nyawa. Ia sangat cantik, wanita itu dan kedua pelayan menoleh ke arah pintu saat seseorang telah membuka pintu kamarnya, tepatnya pintu kamar Zayn Keenan.
Kedua pelayan itu lantas membungkuk sopan saat mereka melihat yang datang adalah tuan besar mereka. mereka bahkan langsung pergi saat Zayn mengusir mereka dengan aba-aba dari tanganya.
Zayn pun menghampiri Violet saat ia melihat kedua pelayan wanita itu telah menghilang di balik pintu, ia menatap cermin dan memandang penuh kagum seorang wanita cantik yang berada di dalamnya. Zayn tersenyum sambil meraih kedua lengan wanita cantik itu untuk memintanya bangkit dari duduk. wanita itu pun patuh dan bangkit, ia memutar tubuh saat Zayn memintanya.
"Kamu sangat cantik." Ucap Zayn.
Ia lantas meraih pinggang ramping Violet dan membawanya keluar dari kamar menuju meja makan, saat itu Violet tidak melihat Racel dan Axel pun telah di pastikan tidak akan ada di dalam rumah mewah itu. Violet duduk saat Zayn menarik kursi dan mempersilahkanya, ia menatap menu sarapan yang terhidang di atas meja.
"Makan yang banyak sayang." Ucap Zayn.
Apa yang Zayn ucapakan maka Violet harus mematuhinya, ia telah paham akan hal itu, tanpa banyak bicara Violet mulai meraih sendok dan memakan makanya meski ia tidak suka dengan makanan itu, bagaikan telah mati rasa, ia bahkan tidak merasakan lapar sedikitpun meski tidak mengisi perutnya semenjak kejadian naas itu menimpa dirinya dan orang-orang yang ia sayangi.
Zayn Keenan sarapan pagi di dampingi Violet di dekatnya hari itu, tentu itu adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Zayn Keenan, pria itu memiliki wanita yang sangat seksi dan cantik luar biasa, ia hidup bergelimang harta dengan bisnis yang sukses dan sebentar lagi keinginan biologisnya bahkan akan segera terpenuhi.
Mereka telah selesai sarapan meski saat itu Violet hanya memakan sedikit makanya. bagai mana tidak? menggelikan memang jika ia masih bisa makan dengan lahap dalam kondisi diri dan fikiran yang telah hancur lebur dan demi apapun Violet tidak akan pernah sudi untuk menghabiskan sisa hidupnya bersama pria yang telah membunuh ayah dan calon suaminya. Violet tidak akan sudi!
Sadar akan Violet yang hanya memakan sedikit sarapanya, ia tidak memaksa wanita itu untuk menghabiskan semuanya karena bagi Zayn Violet mau mengunyah dan menelan sedikit makanan sudahlah sangat cukup, itu akan membantunya bertahan hidup meski dalam keadaan buruk sekalipun.
Zayn Keenan bangkit dari kursinya, ia menghampiri Violet dan meraih perggelangan tangan wanita itu, mereka lantas pergi dan meninggalkan kediaman Zayn. entah Zayn akan membawa wanita itu kemana yang jelas Violet tidak perduli dan ia hanya menatap keluar jendela tidak ingin melihat wajah tampan seorang duda yang memiliki anak dua seusia denganya.
Kini mobil bernilai fantastis yang Violet tumpangi mulai memasuki area parkir, tempat itu bukan Mall dan bukan juga restoran. tempat itu nampak seperti rumah, terlihat sangat mewah dan megah, di beberapa sisi rumah mewah itu terdapat ruangan kaca yang menjulang tinggi, ratusan gaun pengantin telah menghiasi dan berjajar cantik sangat mengagumkan.
"Hari ini kamu Fitting gaun pengantin untuk acara pernikahan kita, pilih gaun yang paling kamu sukai berapapun harganya. aku akan menjadikanmu seorang Queen di hari besar kita sayang." Ucap Zayn.
"Fitting gaun pengantin? menikah denganya? apa yang harus aku lakukan sekarang tuhan?" Batin Violet.
Mendengar ucapan Zayn Keenan, Violet seketika menjadi lemas, ia kembali bersandar di kursinya dan melihat keluar jendela lagi sampai mobil itu terparkir sempurna dan pada Akhirnya ia harus keluar dari dalam mobil itu bersama Zayn Keenan yang selalu berada di dekatnya saat itu, seolah ia sangat takut jika wanitanya akan melarikan diri. Zayn bahkan tidak melepaskan tangan kananya yang selalu berada di pinggang ramping Violet Grizelle.
"Ayah telah mati, aku bahkan belum tau ayah di makamkan di mana. Jasad Joe Nathan bahkan belum di temukan. Axel Zayn pun lenyap bagai di telan bumi. Zayn Keenan adalah penyebab dari semua ini dan aku harus menikah denganya? ya tuhan... lelucon macam apa ini? aku sungguh tidak sudi jika harus menghabiskan sisa hidupku bersama dengan pria yang telah membunuh orang-orang yang sangat aku sayangi. aku tidak mau menikah denganya tuhan." Batin Violet.
Mereka masuk kedalam rumah mewah itu dan di sambut wanita cantik berpakaian rapih, ia mengarahkan Violet dan Zayn Keenan menuju salah satu ruangan untuk Violet memilih gaun pengantinya.
"Sayang mulailah pilih gaun pengantin yang kamu suka." Pinta Zayn, ia memperlakukan Violet sangat lembut.
"Apa yang harus aku lakukan? aku tidak mau menikah denganya." Batin Violet, ia mulai tertunduk tidak berdaya dengan raut wajah yang sendu.
"Sayang?" Panggil Zayn pada Violet yang termenung.
Violet mendongak dan menatap sepasang bola mata mengerikan Zayn Keenan, ia lantas melangkah mundur sambil menggelengkan kepala ia mengatakan...
"Aku... aku tidak mau... aku tidak mau menikah denganmu!" Ucapnya lalu memutar tubuh dan melangkah cepat meninggalkan Zayn.
"Violet... sayang!" Panggil Zayn, ia berlari mengejar Violet dan meraih lengan wanita itu untuk menahan langkah kakinya.
Violet terhenti tidak bisa melarikan diri, Zayn menggenggam erat kedua lengan wanita itu yang terus berusaha melepaskan genggaman sepasang tangan kekar Zayn Keenan dari lenganya.
"Aku tidak mau... aku tidak mau menikah denganmu Zayn Keenan! lepaskan aku! biarkan aku pergi!" Ucapnya terus meronta.
🍁Stay With Me Violet🍁
Dukung author agar rajin Up dengan cara: VOTE, LIKE, LOVE DAN KOMEN sopan ya guys....