
Axel nampak menatapnya dari dalam ruangan bangkit dari kursinya. dia keluar dari ruanganya dan melewati Violet dan Nathan begitu saja.
Violet nampak menatapnya dan terdiam. Nathan merasa Violet nampak lain, dia merasa bahwa Violet memiliki perasaan pada Axel semua terpancar jelas di mata Violet.
Namun Joe Nathan tidak ingin apapun yang ia pikirkan akan menghalangi niatnya untuk menikahi wanita yang sangat di cintainya.
"Aku memahaminya, kau bilang tidak tapi hatimu berkata lain. Violet.. Aku tau kamu mulai menyukai Axel. tapi kumohon tetaplah melihatku dan tetaplah mencintaiku. tak masalah bahkan kau menyukai banyak pria sekalipun salakan kau tertawan dan hidup hanya bersamaku."ucap Nathan dalam hatinya yang memandangi Violet di dekatnya.
"Aku.. bilang aku benci dan tidak ingin melihatnya, tapi.. hatiku berkata lain. Tuhan bantu aku melihat dengan jelas dan bantu aku keluar dari semua kesulitan ini. Zayn Keenan.. buatlah dia tidak menginginkan aku lagi."ucap Violet dalam hatinya.
Nathan dan Violet pun meninggalkan One Zayn Group. Nathan mengantarkanya sampai kerumah Axel.
Violet turun dari dalam mobil dan tersenyum manis pada Nathan dan melambaikan tangan indahnya. Nathan pun melambaikan tanganya dan tersenyum menawan pada Violet. Nathan pun pergi dan Violet memutar tubuhnya.
Violet mengangkat kepalanya dan menatap jendela kamar Axel. Violet nampak melihat Axel sang sedang berdiri di balik jendela besar nan mewah itu. mereka saling menatap sangat lama dan perlahan Violet menundukan kepalanya dan masuk kedalam rumah.
Violet masuk ke kamarnya dan membersihkan diri, malam ini ia akan pergi ke pesata ulangtahun MIkka bersama Joe Nathan.
Violet nampak sangat cantik menggunakan gaun yang diberikan Joe Nathan padanya, gaun yang elegan. gaun panjang berwarna merah maroon nampak sangat cocok dengan kulit putih dan tuguh rampingnya, belahan panjang hingga paha kaki jenjangnya snagat indah. punggung yang terbuka membuatnya nampak bersinar. Violet yang sangat cantik dia sungguh memikat lawan jenisnya.
Violet keluar dari kamarnya mematung melihat Axel yang sedang berdiri di depan pintu kamarnya dengan raut wajah yang tidak dapat Violet mengerti.
Mereka yang saling bertatapan perlahan Violet mengalihkan pandanganya dan melangkah meninggalkan Axel yang terdiam di depan pintu kamarnya. Axel nampak menatap wanita itu. wanita bergaun merah yang sangat cantik. wanita yang merias dirinya untuk pria lain bukan untuk dirinya.
Axel melangkahkan kakinya dan berjalan di belakangnya, Axel menatapnya sangat dalam dan penuh perasaan. Violet yang berjalan di depanya nampak melirik-lirik dengan degup jantung yang tidak beraturan Violet melangkah dan menjauh darinya.
Axel terhenti saat Violet masuk kedalam mobil Joe Nathan dan berlalu pergi meninggalkanya.
Axel melangkah masuk kedalam mobilnya dan pergi ke pesat Mikka sendiri, saat Axel sampai di pesta Mikka langsung menyambarnya dan merangkul tangan Axel.
Mikka mengenalkan Axel pada teman-teman wanitanya. namun mata Axel hanya tertuju pada Violet yang merangkul tangan Joe Nathan di hadapanya. membuat hatinya lebih terluka.
Violet nampak menatap Axel yang sedang menatapnya dan Violet pun memalingkan pandanganya dan tersenyum pada Nathan yang ada di dekatnya.
"Teman-teman terimakasih sudah datang ke pesta ulangtahunku malam ini. kali ini aku kenalkan pada kalian yang belum tau Axel ini adalah kekasihku kita akan bertunangan sebentar lagi."ucap Mikka mengumumkan hubunganya bersama Axel pada semua tamu undangan.
Axel hanya diam dan menatap Violet. Violet pun hanya diam dan menatap Axel. Nathan nampak menatap Violet yang menatap Axel.
"Ayo kita ambil minum."ucap Nathan pada Violet.
Violet pun pergi bersama Nathan dan mengambil Wine.
"Violet jangan minum itu. kamu akan mabuk."ucap Nathan merempas Wine dari genggaman Violet.
"Minum ini saja, doda tidak akan membuatmu mabuk."ucap Nathan.
Violet pun merima soda yang di berikan Nathan padanya dan meminumnya.
"Teman-teman mari kita sambut pasangan baru kita malam ini Violet dan Joe Nathan untuk berdansa dan memulai pesat malam ini."ucap Mikka agar Axel membenci Violet dan berharap Axel mengajaknya untuk berdansa.
"Violet kau yang paling cantik malam ini, kau sangat mahir berdansa, maukah kamu berdansa denganku malam ini?"tanya Joe Nathan mengulurkan tanganya dan berlutut di kaki Violet.
Axel nampak menatap mereka berdua sangat dalam.
"Ia, mari kita habiskan malam ini bersama."ucap Violet mengulurkan tanganya pada Joe Nathan.
semua mata menatap ke arahnya.
Nathan menggenggam kedua tangan Violet dengan kedua tangnya.
Nathan merentangkan tangan Violet yang ada di genggamanya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Violet yang sangat Cantik.
"Violet.. lupakan semuanya malam ini dan lihatlah aku saja."ucap Nathan.
Nathan menempelkan keningnya ke kening Violet, dia menatap wanita itu sangat dalam penuh persaan.
Nathan menempelkan hidungnya hingga beradu dengan hidung Violet, alunan musik piano yang romantis malam itu membuat keduanya melupakan semua orang yang menontonya malam itu.
Nathan dan Violet melangkah berputar dan saling menatap penuh cinta dan perasaan, hidung mereka yang saling beradupun turun hingga keduanya saling mengecup satu sama lain.
langkah demi langkah mereka berdansa malam itu, membuat Violet bahagia dan melupakan semua masalahnya. semua gerakan indah dari keduanya membuat semua tamu yang melihatnya terdiam dan ikut merasakan cinta dari tatapan Nathan dan Violet. cinta yang kuat dari keduanya.
Nathan memutar tubuh Violet dan memeluknya dari belakang, mereka masih berdansa sangat romantis dan sepenuh hati.
"Violet.. bisakah kamu mencintaiku saja?"ucap Nathan yang berbisik di telinga Violet. Violet memutar tubuhnya dan menempelkan hidungnya ke hidung Nathan. dia menatap Nathan sangat dalam. namun dia tidak dapat menjawab pertanyaan Nathan malam itu.
Nathan pun memutar tobuh Violet lagi dan Axel menariknya kedalam pelukan. Violet menatap Axel yang ada di hadapanya. Axel memutar tubuh Violet dan memeluknya.
"Violet.. pilihlah aku dan hiduplah bersamaku. kita pergi dari kota ini sejauh mungkin hanya kita berdua."ucap Axel berbisik di telinga Violet.
Violet terdiam dan menatap Nathan yang terdiam menatapnya berdansa dengan Axel.
Mikka nampak sangat kesal dan kecewa, tamu-tamu nampak berbisik dan menggit jarinya melihat mereka.
Axel dan Violet menari dengan lembut dan AXel mendekatkan kepalanya di dekat telinga Violet.
"Aku mencintaimu Violet."ucap Axel yang memutar tubuh Violet. Violet nampak bingung dan berkaca.
HIngga Violet jatuh kepelukan Nathan lagi. Violet yang berkaca-kaca nampak menatap mata Joe Nathan yang ada di pelukanya. Violet pun meneteskan air mata.
Joe Nathan menatap matanya dan menempelkan keningnya di kening Violet.
"Violet.. kumohon jangan goyah."ucap Nathan memohon pada wanita itu.
Violet yang meneteskan airmata nampak kebingungan dan tidak dapat mengontrol perasaanya dia pun mulai menunduk.
"Violet.. tetaplah bersamaku."pinta Nathan yang memutar tubuhnya.
Violet masih diam dan memejamkan matanya.
"Aku... aku......"ucap Violet terbatah.
Violet pun melepaskan genggaman Nathan dan berjalan cepat meninggalkan tempat itu dengan membawa perasaan yang membuatnya gelisah.
"Sudak aku katakan aku tidak bisa. aku menyukai kalian dan aku tidak bisa memilih. lebih baik aku tidak usah memilih sama sekali."ucap Violet dalam hati.
Violet pergi meninggalkan keduanya begitu saja. Axel dan Nathan nampak mematung menatap Violet yang menjauh.
Violet menghentikan Taxi dan pulkang kerumah mewah yang di berikan Zayn padanya. dia melangkah cepat menuju kamarnya dan melempar tubuhnya di tempat tidur.