Stay With Me Violet Season 1

Stay With Me Violet Season 1
"Joe akan bangun."




Ditempat lain, waktu menunjukan pukul 09:03 pagi. Seorang dokter bersama dua orang suster membuka pintu sebuah ruang perawatan di sebuah rumah sakit dengan alat medis terlengkap.


Tit... tit... tit... tit...


Suara itu nyaring terdengar dari dalam ruang perawatan. dokter dengan kedua susternya masuk kedalam dan menghampiri seorang pemuda yang terbujur di atas ranjang pasien. pemuda itu adalah korban kecelakaan beberapa waktu lalu, ia masih koma dan bernafas dengan bantuan alat medis.


Dokter saat ini memeriksa keadaanya, pemuda itu masih sama. "Belum ada perkembangan." Ucap dokter seraya ia menggelengkan kepala kecewa.


Seorang wanita paruh baya langsung bangkit dari duduknya, ia menangis seraya ia menggenggam tangan kiri dokter dengan menggunakan sepasang tanganya.


"Tolong putraku dokter, dia anakku satu-satunya, hanya dia harapan kami. tolong lakukan apapun untuk bisa membangunkanya, aku akan membayar berapapun biayanya." Pinta wanita paruh baya itu, ia adalah ibunda Joe Nathan yang saat ini masih koma.


"Nyonya Rea, kami akan melakukan apapun untuk bisa membantu putra anda. anda jangan khawatir dan jangan berhenti berdoa." Sahut dokter.


"Aku tidak pernah berhenti berdoa." Sahutnya sambil ia menoleh dan menatap wajah tampan putranya yang masih tidur panjang.


"Jika begitu tidak ada alasan bagi kami untuk menyerah. Kami akan terus berusaha membangunkan putra anda, tenanglah dan jangan khawatir." Ucap dokter, ia menepuk-nepuk sepasang tangan nyonya Rea dengan telapak tangan kananya.


Nonya Rea lantas melepaskan tangan kiri dokter itu, ia menghapus air mata dengan menggunakan telapak tangan kananya seraya ia menghampiri Joe Nathan untuk mengelus lembut kening hingga membelai rambutnya.


"Joe, cepatlah bangun sayang.. mommy sangat merindukanmu." Pintanya, ia pun mencium kening Joe Nathan seraya air matanya terjatuh di kening pria muda itu.


"Nyonya Rea, kami akan kembali nanti siang untuk memeriksanya lagi." Ucap dokter.


Nyonya Rea menoleh sambil menganggukan kepala, dokter bersama kedua susternya pun pergi meninggalkanya bersama Joe Nathan.


"Apa yang bisa membangunkan putraku?" Batin Nyonya Rea.


Nyonya Rea kembali duduk dan memandangi putranya, ia terus berpikir akan apa yang bisa membangunkan Joe Natahan dari tidur panjangnya hingga tiba-tiba terlintas di dalam pikiranya sebuah nama..


"Violet Grizelle." Batinya.


Tok... tok...


Seseorang mengetuk pintu dan masuk, nyonya Rea menoleh dan bangkit lagi dari duduknya.


"Dad." Panggilnya pada ayah Joe Nathan, ia bernama tuan Jasson pria paruh baya berkebangsaan Australia.


"Bagaimana keadaanya mom? apa ada perkembangan?" Tanya tuan Jasson.


"Tidak ada." Sahutnya kecewa.


Tuan Jasson terus melangkah menghampiri istrinya, ia lantas memeluk wanitanya sambil mengelus punggungnya sangat lembut.


"Bersabarlah, Joe Nathan akan bangun." Ucapnya menghibur meski di dalam hatinya ia juga tidak tahu apakah Joe akan bangun atau tidak akan pernah bangun lagi.


Nyonya Rea menarik diri, ia menatap wajah suaminya sangat sendu dan bertanya..


"Dad, apa yang sebenarnya terjadi pada Joe Nathan? apa ada perkembangan dari penyelidikan polisi?" Tanya Nonya Rea.


Tuan Jasson lantas meminta istrinya untuk duduk dan ia pun jongkok sambil menepuk-nepuk punggung telapak tangan wanita yang saat ini tanganya sangat erat ia genggam.


"Sepertinya apa yang di alami Joe Nathan bukan murni kecelakaan seperti yang di beritakan di media." Ucap tuan Jasson, ia menatap mata istrinya sangat dalam.


"Maksud daddy?" Tanya nyonya Rea, ia terkejut hingga membuat sepasang bola matanya membelalak dengan air mata yang terus menetes.


"Tidak ada bukti? sedikitpun?"


"Tidak ada, hanya yang meyakinkan pihak kepolisian dan daddy hanya kondisi mobil Joe yang ringsek di bagian belakang sedangkan saat mobil itu jatuh ke jurang sisi bagian depanlah yang menghantam dasar sungai, seharusnya bagian belakang tidak akan ringsek sampai separah mobil Joe dan... ada jejak ban mobil lain, tidak hanya satu mobil Joe.. jejak itu membekas di jalan sekitar lokasi kejadian."


"Jika begitu cari terus pelakunya dad, kita punya banyak uang! Joe Nathan harus mendapatkan keadilan! putraku koma sekarang dan mommy mau pelakunya membusuk di penjara!" Ucap Nyonya Rea, ia menggertakan giginya.


Tuan Jasson pun bangkit, ia menghampiri Joe Nathan dan ia mencium keningnya hingga pria itu terkejut saat istrinya memeluknya dari belakang. tuan Jasson lantas memutar tubuh dan mendekapnya sangat erat.


"Kamu terus menerus menangis." Ucap tuan Jasson.


"Aku merindukan Joe."


"Dia akan segera bangun."


"Dad, tolong cari Violet." Pinta nyonya Rea.


Tuan Jasson pun terkejut dan ia menarik diri, "Violet Grizelle?" Tanyanya.


"Iya, Violet tunangan Joe. dia berada di mana sekarang? bawa dia kemari dad, Joe pasti akan bangun jika saja ada Violet di dekatnya."


"Daddy sudah ke rumah lamanya, dia tidak ada. daddy juga sudah ke kediamanya bersama Joe dan tuan Harry, tapi entah di mana Violet sekarang?" Ucapnya dengan pandangan kosong.


"Lalu, apa daddy sudah tahu siapa yang menjemput jasad tuan Harry dari ruamah sakit dan pihak kepolisian?" Tanya nyonya Rea.


"Sepertinya dia orang besar, daddy tidak mendapatkan informasi apapun. entah kenapa semua sangat rumit di pecahkan hingga polisi bahkan menyerah."


"Lalu.. apa kita masih harus menyembunyikan Joe Nathan?"


"Iya, untuk menghindari segala resiko dan kemungkinan, kita masih harus menyembunyikan keberadaan Joe karena filing daddy mengatakan, orang yang mencelakai Joe bukan orang sembarangan."


"Tapi..."


"Mom, yang terpenting adalah Joe sembuh dulu. daddy akan mencari Violet untuk Joe."


"Iya." Sahut nyonya Rea, ia menangis lagi.


"Jangan menangis sayang, anak kita akan sembuh." Ucap tuan Jasson, ia mendekap lagi tubuh istrinya yang lemah dan putus asa.


Tuan Jasson dan Nyonya Rea adalah kedua orang tuan Joe Nathan, mereka menetap di Amerika semenjak Joe Nathan di pindahkan ke sana untuk menempuh pendidikan terbaik.


Mereka datang dari Amerika setelah mendengar kabar di media jika Joe Nathan mengalami kecelakaan. mereka sangat gigih mencari keberadaan Joe Nathan yang hilang dan bahkan di anggap tidak akan bertahan hidup oleh pihak kepolisian.


Satu hari setelah kecelakaan itu terjadi, orang-orang utusan tuan Jasson menemukan Joe Nathan tengah terdampar di tepi sungai yang sangat deras dengan kondisi air tengah pasang. tentu ditemukanya Joe Nathan sangat melegakan kedua orang tuanya hingga ia kini masih koma di rumah sakit dengan identitas sebagai orang lain di data rumah sakit untuk menghindari segala kemungkinan terburuk, tuan Jasson sangat yakin jika apa yang di alami Joe adalah akhibat kejahatan seseorang maka ia memutuskan untuk menyembunyikanya dan membiarkan opini publik menganggap putranya telah mati, semua ini ia lakukan demi kebaikan Joe Nathan.


Apa yang di lakukan tuan Jasson nampaknya tidak sia-sia. terbukti saat Zayn Keenan mengutus Jeon dan semua orang-orangnya untuk mencari jasad Joe Nathan, pria itu tidak mendapatkan hasil sampai saat ini. namun tidak menutup kemungkinan jika sampai saat ini, secara diam Zayn Keenan masih mencari keberadaan Joe Nathan, jujur saja Zayn Keenan tidak akan merasa puas sebelum ia melihat pria tampan itu benar-benar mati di depan matanya, maka orang-orangnya masih mencari kepastian akan Joe Nathan telah benar-benar mati atau masih hidup.


🍁🍁🍁🍁🍁


Tuan Jasson



🍁Stay With Me Violet🍁


Dukung author agar rajin Up dengan cara: VOTE, LIKE, LOVE dan KOMEN sopan ya guys....