Stay With Me Violet Season 1

Stay With Me Violet Season 1
Pem*bunuhan!




Joe Nathan semakin melangkah mundur menuju mobil bersama Violet, namun para pengawal Zayn semakin mendekat ke arah mereka, jumlah mereka terlalu banyak untuk bisa Joe Nathan lawan sendirian dengan tangan kosong.


"Masuklah kedalam mobil sayang." Pinta Joe Nathan dengan sepasang mata pria itu yang sangat waspada akan segala kemungkinan.


Violet patuh, ia masuk kedalam mobil kembali. saat itu Violet melihat orang-orang berjas hitam itu mulai menyerang Joe Nathan dengan kapalan tangan bahkan tendangan mereka.


"Joe Nathan." Ucap Violet, ia menangis di dalam mobil.


Melihat putrinya terisak tangis tidak tertahankan, tuan Harry pun keluar dari dalam mobil dan membantu Joe Nathan.


"Ayah!" Panggil Violet dari dalam mobil.


Bagaikan menonton film action, Violet membeku dengan segala ketakutan yang menguasai dirinya, ia melihat kedua pelindungnya melawan pria-pria kekar berjas hitam dengan logo mata elang di jas bagian dada mereka.


tuan Harry dan Joe Nathan saling beradu punggung, mereka yang telah terluka bahkan terlihat sangat waspada saling melindungi.


"Hahahaha....."


Suara tawa itu terdengar sangat mengerikan, Joe Nathan dan tuan Harry menatap ke arah sumber suara itu, ia melihat para pengawal menyingkir untuk memberi jalan pada tuanya Zayn Keenan.


Prok... prok... prok...


Zayn Keenan bertepuk tangan, "Ayah mertuaku, kenapa kau menghianati menantumu ini?" Ucapnya pada tuan Harry.


"Berhentilah Zayn! jangan mencari putriku lagi! banyak sekali wanita yang bisa kau jadikan istri! kenapa harus putriku!" Sahut tuan Harry, ia terlihat sangat marah dan tidak dapat menahan diri lagi.


"Hahahaha.... Harry temanku, seharusnya kau mendukungku bukan?" Sahut Zayn.


"Cuih!" Tuan Harry meludah hingga membuat senyum di wajah Zayn Keenan lenyap begitu saja, ia menatap mata mengerikan Zayn yang semakin melangkah mendekatinya.


Joe Nathan mengambil langkah dan menutupi tuan Harry di balik tubuhnya, ia menatap tajam mata Zayn Keenan yang terhenti dan membalas tatapan mata pemuda itu.


"Joe Nathan, kau akan lenyap malam ini juga." Ucap Zayn.


"Benarkah? aku sangat takut hehh!" Sahut Joe Nathan, ia tersenyum lucu.


Saat Zayn Keenan dan para pengawalnya telah lengah, mereka semua hanya terfokus olehnya dan tuan Harry saja, Joe Nathan mengalihkan pandangan mereka untuk selalu terfokus ke arahnya saat ia melihat Axel datang.


Axel menghampiri Violet dan membawanya pergi, mereka menuju mobil Axel yang terparkir tidak jauh dari lokasi mobil Joe Nathan.


Axel dan Violet mulai masuk kedalam mobil, saat itu Zayn menoleh ke arah mobil Joe Nathan, ia melihat pintu mobil mewah pemuda itu terbuka lebar dan tidak melihat kehadiran Violet di dalamnya.


Zayn Keenan berlari ke arah mobil dan memeriksanya, ia melihat sekeliling, memutar tubuh dengan sepasang bola mata yang membelalak penuh amarah.


"Aaaaahhh!!!" Teriaknya, saat ia melihat sebuah mobil telah pergi.


"Kejar mobil itu! cepat!" Perintahnya pada para pengawal.


Saat itu Joe Nathan langsung meraih balok dan meraih tangan tuan Harry menuju mobil, ia memukul para pengawal yang menghalangi jalanya hingga Joe Nathan berhasil masuk kedalam mobil bersama tuan Harry. mereka segera menyusul Axel dengan kecepatan tinggi.


"Joe Nathan, mereka masih belum menyerah." Ucap tuan Harry, wajah pria itu di penuhi dengan darah.


Joe Nathan melihat kaca spion, ia melihat mobil Zayn dan orang-orangnya masih mengejar. Joe Nathan pun semakin dalam menginjak gas hingga mobil yang di kendarainya melesat semakin cepat mengikuti mobil Axel Zayn.


Joe Nathan menoleh pada tuan Harry, ia lantas meraih tisu, "Ayah, wajahmu terluka." Ucapnya sambil menyerahkan tisu itu pada tuan Harry.


"Terimakasih Joe Nathan." Sahut tuan Harry, ia menerima tisu itu dan mulai membersihkan darah yang mengotori wajahnya.


Tuan Harry membersihkan wajah sambil ia memperhatikan Joe Nathan yang begitu fokus mengendarai mobil, ia melihat spion dan melihat orang-orang Zayn masih mengikuti mereka. tuan Harry pun kembali menatap wajah Joe Nathan yang terluka.


"Joe Nathan, terimakasih telah mencintai dan melindungi Violet, kamu bahkan mengorbankan diri untuk kami." Ucap tuan Harry, ia sangat bangga pada Joe Nathan.


Joe Nathan menoleh dan tuan Harry menepuk-nepuk pundaknya, "Ayah menyangimu dan Violet, kalian harus selalu baik-baik saja. itu pesan ayah padamu Joe Nathan, tolong jaga Violet, ayah selalu merestui hubungan kalian berdua." Ucapnya.


"Iya." Sahut tuan Harry, ia bersandar di kursinya dan menatap spion lagi. Joe Nathan pun kembali fokus pada jalan hingga ia mulai melihat mobil Axel di depanya.


Di dalam mobil Axel, Violet menoleh ke belakang dan melihat mobil Joe Nathan, Violet pun bisa tersenyum lagi setelah ia sangat di hantui rasa khawatir dengan firasatnya yang buruk.


"Syukurlah." Ucapnya.


Axel menoleh dan melihat Violet tersenyum, ia mengelus kepala wanita itu hingga Violet menoleh padanya. Axel lantas meraih telapak tangan Violet dan ia mencium punggung telapak tangan wanita itu meski pada akhirnya dia harus terdiam saat Violet segera menarik tanganya kembali.


Violet menoleh ke belakang lagi, kali ini sorot mata wanita itu semakin tajam saat ia melihat mobil lain di belakang mobil Joe Nathan.


"Joe Nathan!! ayah!!" Teriak Violet, ia melihat mobil Joe Nathan berulang kali di tabrak itu dari belakang.


"Bajing*an!" Ucap Joe Nathan, ia mengendalikan mobilnya yang terseok seok hingga berulang kali keluar dari jalur dan menyerempet pembatas jalan.


"Percepat laju mobilnya!! tabrak mobil mereka hingga mereka jatuh ke jurang!!" Perintah Zayn, ia sungguh sangat marah.


"Baik tuan."


Mobil Zayn Keenan semakin cepat, ia menabrak mobil Joe Nathan berulang kali. sepasang bola mata Violet membelalak saat ia melihat mobil Joe Nathan semakin tidak terkendali.


"Joe Nathan..." Gumamnya.


"Tidaaaakkk!!!!! Joe Nathan!!!"


Seketika Violet menjerit sangat nyaring saat ia melihat mobil Joe Nathan dan ayahnya terjun ke jurang.


"Tuan Axel! aku mau turun!! Joe Nathan!! ayah!! mereka terjatuh ke jurang!!" Pinta Violet, ia sungguh tidak dapat mengendalikan dirinya lagi. wanita itu menangis sejadi jadinya.


Sadar akan Axel tidak juga berhenti, Violet membuka pintu dan Axel langsung menghentikan mobilnya secara mendadak, Violet keluar dari dalam mobil saat mobil yang di kendarai Axel berlum berhenti sempurna, wanita itu terjatuh dan terguling ke sisi jalan.


"Ayah!!! Joe Nathan!!" Teriaknya.


Violet langsung bangkit dan berlari cepat, ia bahkan tidak memakai alas kakinya. wanita itu menagis tersedu-sedu menuju lokasi terjatuhnya mobil Joe Nathan, ia menghentikan langkahnya dan melihat kebawah.


"Tidaaaakkkk!!! ayah!!! Joe Nathan!!!" Teriaknya saat ia melihat di bawah jurang begitu dalam dan gelap.


"Jangan Violet!! jangan!!!" Ucap Axel, ia langsung meraih Violet dan mendekapnya saat ia melihat wanita itu hendak melemparkan tubuhnya ke dasar jurang.


"Hu...hu....hu...."


Suara tangis pilu itu tidak terhentikan. Axel menoleh dan menatap Zayn ayahnya yang saat ini mulai keluar dari dalam mobil.


"Ayo kita pergi." Ajak Axel, ia menarik Violet pergi dari tempat itu.


"Tidak!! ayah dan Joe Nathan!! mereka..... hu..hu..hu... lebih baik aku mati bersama mereka! untuk apa aku hidup hanya sendirian!" Ucap Violet, ia terus mengoceh sedangkan Axel tidak menghentikan langkahnya.


"Ayaaahhh!! Joe Nathaaan!!!" Teriaknya.


Axel terhenti saat ia menyadari jika tubuh wanita itu telah melemah, ia menangkap tubuh Violet yang ambruk di dekatnya, tanpa pikir panjang Axel langsung menggendong tubuh wanita itu dan melanjutkan langkahnya menuju mobil, jujur saja Axel sendiri sudah tidak tahan untuk menahan air matanya agar tidak terjatuh. namun ia tidak bisa menahanya lagi saat melihat Violet bahkan telah tidak sadarkan diri akhibat perbuatan ayahnya.


"Berhenti Axel!" Perintah Zayn.


Zayn melangkah cepat menghampiri Axel namun Axel tidak juga menghentikan langkahnya, ia terus melangkah maju menggendong tubuh wanita yang sangat di cintainya, ia bahkan tidak menoleh pada Zayn Keenan ayahnya.


"Axel Zayn!!" Panggil Zayn Keenan.


Doorrr!!!


🍁Stay With Me Violet🍁


Dukung author agar rajin Up dengan cara: VOTE, LIKE, LOVE DAN KOMEN sopan ya guys....