Killer Scientists And Other Worlds

Killer Scientists And Other Worlds
EPISODE 96



"Aku akan menemukan mu bagaimana pun caranya, " ucap si pangeran yang tak lain adalah pangeran Raiden lalu pergi tidur di ranjangnya karena hari sudah semakin malam saja.


"Kau meninggalkan ku selama satu tahun lebih dan tak pernah mengabari ku walau itu hanya berisi pernyataan kau masih hidup atau tidak. Jika aku sudah menemukan mu aku pasti akan meminta jawaban langsung dari diri mu dan tak akan ku biarkan kau pergi lagi dari sisi ku, " gumam pangeran Raiden sebelum akhirnya terlelap tidur di bawah langit malam bulan purnama.


Keesokan harinya Manami dan kawan kawan memulai hari mereka seperti biasanya dengan mandi lalu sarapan setelah itu pergi main main. Kali ini mereka akan memuaskan hasrat bermain mereka karena ini adalah hari terakhir mereka berada di dunia luar. Maksudnya setelah hari ini berlalu mereka akan kembali ke dalam hutan lagi.


Sementara itu di tempat kaisar kerajaan Anshin berada.


Kaisar Jun sedang berada di kereta kerajaan dengan penjagaan yang ketat karena baru kembali dari kerajaan tetangga untuk mendiskusikan sesuatu dan juga mampir untuk membelikan hadiah perhiasan untuk anaknya yang beberapa hari lagi akan berulang tahun.


Siapa lagi kalau bukan putri Shiera yang sangat kekanak kanakan itu.


Dan kebetulan Manami dan yang lainnya juga ada di sekitar jalan itu untuk bermain petak umpet. Entah mengapa mereka milih tempat itu, bahkan permainan nya adalah petak umpet.


"Njirrrr pada mkkb ( masa kecil kurang bahagia) nih orang orang ga waras, " ucap Shiro yang sedang melihat tingkah mereka bermain petak umpet.


Ya, Shiro kemarin malam datang ke tempat mereka karena terlalu bosan ngglundang ngglundung di vila terus.


Kembali ke kereta kaisar Jun.


Di tengah jalan saat melewati tempat dekat Manami dan kawan kawan bermain, sekelompok orang berbaju hitam mengepung kereta kaisar Jun dari segala sisi membuat mereka terkepung.


Walau mereka ( pengawal kaisar) tau kekuatan mereka tidak bisa di bandingkan dengan mereka tetapi jumlah para orang berbaju hitam itu terlalu banyak akan membuat mereka kualahan jika ada bantuan lain yang datang.


"Siapa kalian?, apa yang kalian lakukan?, apakah kalian tau apa konsekuensi bagi orang yang menghalangi kereta kaisar hah?!, " bentak seseorang jendral yang berjaga di samping kereta.


"Hahahahaha, apa kalian tidak mengenali kami hah?, kami adalah anggota organisasi pembunuh bayaran paling hebat saat ini yaitu Nightmare mafia lalu kenapa kami harus takut?, kami bahkan tidak pernah tunduk pada siapapun lagi pula aku adalah adik kandung dari sang Queen. Kalau terjadi apa apa pada ku maka kerajaan kalian akan rata dengan tanah hahahahaha, " teriak salah seorang dari kelompok berbaju hitam itu yang sepertinya adalah pemimpin dari mereka.


"Apa?, apa kalian benar adalah anggota mereka?, tapi kenapa kalian tidak memakai topeng aneh sama seperti mereka?, lalu kenapa kalian menghalangi jalan kami?, apa kerajaan kami telah menyinggung kalian?, kalau memang iya maka tolong maafkan kami, " ucap sang jendral dan kaisar Jun takut karena mereka tau organisasi Nightmare mafia bukanlah organisasi sembarangan yang mudah di atasi.


"Hahahahaha, kalian itu adalah orang orang beruntung karena dapat melihat rupa kami yang dari Nightmare mafia ini, ya benar kalian telah menyinggung sang Queen dan jika kalian tidak memberikan harta benda kalian maka kami akan menghancurkan kerajaan kalian, " ancam orang tadi masih berteriak udah kek toa masjid membuat Manami dan kawan kawan terganggu dengan suara cempreng nan berisik itu.


"Njirrr cempreng banget tu suara pada ngapain sih, bikin berisik ga seru lagi mainnya, " decak Manami kesal.


"Entahlah mungkin perampokan, "ucap Ryu.


"Sepertinya memang perampokan dan yang di rampok adalah kaisar Jun, lagi sepertinya ketua perampok itu mengaku bahwa mereka dari organisasi kita dan juga mengaku bahwa dia adalah adik mu tuan. Aku baru tau kalau kau punya adik sepertinya, " ucap Shiro santuy.


"Apa?, beraninya dia yang kotor menggunakan nama organisasi ku dan merampok ayah!, apa lagi mengaku sebagai adik ku dasar orang busuk kurang ajar, aku ga pernah punya adik kek dia, " ucap Manami kesal sampai sampai naik satu oktaf suaranya.


"Eh ngomong ngomong kenapa kau bisa tau?, " tanya Manami bloon pada Shiro.


"Aku ini rubah punya pendengaran yang tajam tentu saja aku tau, " ucap Shiro santuy.


"Wis marah ni Queen, jadi apakah kita akan ikut bermain di sana?, " tanya Aka antusias.


"Tentu saja, berani menggunakan nama organisasi ku sesuka hati dan mengancam keluarga ku tidak akan pernah ada kata ampun," ucap Manami menyeringai devil.


"Lalu apa kita akan pergi seperti ini?, jika iya kita akan ketahuan nanti, " tanya Wolf karena sekarang mereka sedang menggunakan hanfu tanpa cadar dan tanpa topeng.


"Gob*ok, tentu saja pakai cadar kalian dan topeng kalian. Masak gitu aja harus di beri tau, " jawab Manami kasar.


"Lha terus aku gimana?, aku kan kagak punya topeng, " bingung Shiro.


"Nih ku kasih sekarang pakai lalu pergi, atau kau di sini saja biar di temenin hantu, " ucap Manami sambil memberikan gopeng berwarna hitam seperti miliknya pada Shiro.


"Okey makasih sekarang ga ada yang kenal aku. Yok lets go, " ucap Shiro semangat sambil bertengger di pundah kanan Manami.


"Siapa bilang ga ada yang kenal?, kita masih kenal tuh, " ucap Manami santuy.


"Ga usah di anggep serius juga kalik. Cepet jalan keburu pada nyerang tuh perampok, " decak Shiro kesal.


"Selow dong bang, ayo kalian harus panggil aku Queen nanti karena kita sedang dalam misi membunuh semut semut pengganggu itu, " ucap Manami melesat pergi ke tkp dengan jurus peringan tubuh kemudian di susul yang lainnya sambil berkata.


"Yes, My Lord, "


Kembali lagi ke tempat kaisar Jun berada.


"Apa?, boleh saya tau kenapa Queen tersinggung dengan kerajaan hamba?, " tanya kaisar Jun yang sekarang ada di luar kereta.


"Queen hanya tidak suka dengan kerajaan mu jadi dia berniat untuk menghancurkannya jika kau tidak memberikan harta benda mu, " ucap pemimpi perampok sinis.


"Bu... Bukankah gosip mengatakan bahwa organisasi kalian adalah organisasi yang kaya?, lalu kenapa kalian mau merampas harta benda ku?, " tanya kaisar takut takut karena tidak ingin menyinggung sang Queen lebih parah lagi.


"Jangan banyak tanya dan serahkan, apa kau ingin kehilangan nyawamu hah?!, " bentak si pemimpin perampok.


"Ba... Baiklah, " ucap kaisar Jun pasrah karena tidak mau rakyatnya menderita.


Wussssssss


"Tunggu, kenapa seorang kaisar terhormat seperti mu harus memberikan barang mu kepada mereka yang hanya semut semut kecil ini, " sinis Manami yang tiba tiba muncul di samping kaisar Jun bersama teman temannya.


"Hahahahaha gadis kecil, kau sangat berani dengan kami yang orang organisasi Nightmare mafia ini?, setelah aku mendapatkan semua harta benda kaisar itu aku akan membawa mu dan akan ku cicipi tubuh mu itu, " ucap sang ketua perampok dengan tatapan mes*mnya.


"Hooo apakah kau yakin?, apa kau ingin mati di tangan ku semut kecil?, " tanya Manami tak kalah sinis namun lebih dingin.


"Hahahahaha mati di tangan mu?, jangan mimpi. Memangnya anak kecil seperti mu bisa apa hah?, walau di dekat mu ada orang lain tapi kalian semua bahkan tidak punya aura kultivasi sedikit pun, " ejek si ketua.


"Hooo kau berani mengejek ku memang benar benar cari mati, " ucap Manami dingin dengan sorot mata tajam lolos dari topengnya.


Note :


Jadi topeng yang mereka gunakan itu hanya bisa menutupi mata sampai atas hidung doang ya para readres, kalau yang bawah mereka tutup pakek cadar. 😉


Back to story.


"Bukalah mata mu lebar lebar dan lihat siapa diri ku ini. Organisasi ku tidak akan pernah menerima orang berhati busuk seperti diri mu walau kau adalah adik ku,"


"Oh dan sayang sekali, adik ku adalah orang orang berhati suci dan harum tidak seperti diri mu. Orang seperti diri mu tidak akan pernah pantas menjadi adik ku, " ucap Manami dingin masih dengan sorot mata tajam bak elang yang menemukan mangsanya dan siap siap untuk menerkam.