Killer Scientists And Other Worlds

Killer Scientists And Other Worlds
EPISODE 118



Mereka pun menhabiskan waktu untuk mengobrol bersama dan tanpa di sadari hari pun beranjak malam.


Mereka segera pergi ke kediaman masing masing untuk membersihkan diri lalu setelah itu pergi ke ruang makan untuk makan bersama. Dan setelah mereka selesia dengan makan malam mereka pun kembali ke kediaman untuk bocan boteng menanti hari esok yang sibuk dengan aktivitas masing masing.


_________________________


Hari hari mulai berlalu dengan sangat tenang, bahkan sampai tenangnya tak ada tantangan dan membuat Manami bosan.


Bagaimana tidak bosan jika hari harinya di istana hanya makan, main, tidur, makan, main tidur serus?, walau itu adalah keadaan yang sangat di nantikan oleh kaum rebahan termasuk thornado tapi kalo gitu terus ya bakalan bosen apa lagi pas pandemi kek gini bikin bosen banget sampe sampe thornado jamuran di rumah.


Back to story.


"Ealah bosen banget tangan ku dah gatal buat bunuh orang nih, " batin Manami menghela nafas napas berat.


Saat sedang asik melamun sambil duduk sendiri di taman tiba tiba Yuki muncul di depannya kayak jalangkung.


"Nona aku membawa kabar dari markas, " ucap Yuki tiba tiba membuat Manami kaget.


"Eh tuyul tuyul, " latah Manami.


"Ealah Yuki kalau mau nongol ngomong dulu napa?, kaget tau πŸ˜’," ujar Manami.


"Hehehehehe maaf MiπŸ˜πŸ˜…," ujar Yuki nyengir kuda.


"Jadi apa?, cepetan ah kalo nggak ku tinggal ke kamar nih πŸ˜’," ucap Manami datar dan dingin.


" Oh itu ada yang mau menantang organisasi Nightmare kita, " ujar Yuki.


"Siapa?, " tanya Manami singkat tapi terkesan datar dan dingin.


"Sekelompok pembunuh bayaran yang baru saja mencapai puncak dan memiliki sikap iri, sombong dan kikir, " jawab Yuki.


"Mereka juga menerima misi dari pelanggannya tergantung harga yang di pasang dan tidak seperti kita yang hanya membunuh orang yang pantas di bunuh, " sambung Yuki.


"Mereka juga kejam karena tidak hanya target misi yang akan di bantai tapi juga keluarganya dan setelah itu mencuri semua harta benda korban, " ucap Yuki lagi.


"Hmmmm, berapa jumlah mereka dan kapan mereka akan datang menantang?, " tanya tegas Manami tak lupa datar dan dingin.


"Mereka akan datang untuk bertarung dengan kita besok malam dan untuk jumlahnya mungkin sekitar 15.000 an, " jawab Yuki.


"Berapa orang yang ada di organisasi kita?, " tanya Manami lagi.


"Karena organisasi kita susah berkembang sekarang di markas ada 1000 untuk anggota mawar hitam, 950 anggota untuk kegelapan, 925 untuk lonceng biru, 930 untuk anggota skorpio dan terakhir 900 anggota bulan sabit belum di tambah dengan ketua tim dan wakil nya. Jika di satu kan maka anggota organisasi kita ada 4.717 orang termasuj kita berdua, " jelas Yuki panjang kali lebar.


"Hmmmm sepertinya hutan tanpa nyawa itu sekarang jadi sebuah kota, " gumam Manami.


"Di mana markas musuh dan jam berapa tepatnya mereka akan menyerang?, juga apakah mereka tergolong tim yang kuat?, " tanya Manami lagi dan lagi untuk mengorek informasi tentang musuh.


" Menjawab Queen markas mereka ada di hutan sebelah hutan tanpa nyawa yang cukup kecil jika di bandingkan dengan luas hutan tanpa nyawa, " Yuki.


"Mereka bukan lah tim yang terlalu kuat jika di bandingkan dengan tim yang kita miliki dan untuk waktu penyerangan sepertinya akan di lakukan tepat pada tengah malam, " jelas Yuki.


"Hmmm begitu yaπŸ€”. Kalau begitu siapkan 50 orang anggota mawar hitam, 60 orang kegelapan, 65 orang skorpio, 30 orang lonceng biru dan 45 orang bulan sabit. Mereka pasti sudah bisa mengalahkan musuh dan aku juga akan ikut pergi bersama Shiro!, " perintah Manami.


"Baiklah Queen kalau begitu saya pamit untuk menjalankan tugas, " ucap Yuki sembari memberi hormat lalu hilang dari sana.


"Sekarang yang harus ku pikirkan adalah cara pergi dari sini ya?, " gumam Manami sembaru bangun dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya dan kamar pangeran Raiden.


Skip sampai kamar >>>>


"Huh, gimana mau perginya?, nyelinep kayak maling kah?, tapi entar tetep ketahuan sama Raiden. Apa lagi dia kan over protektif banget sama gw pasti nggak ngijinin pergiπŸ€”," gumam Manamj sembari merebahkan dirinya ke kasur besar di kamarnya.


"Hmmmmmm gimana ya gimana? Hmmmm, " Manami terus menggumamkan itu sambil guling sini guling sana di atas kasur hingga


Brukkkkkkkkkk!!!!!


Manami terjatuh dari kasur karena tidak sengaja kebablasan.


"Aduh sakit bat njirrr, punggung ku, kepala ku kok bisa bisanya kepentok lantai (β•₯﹏β•₯)," ujar Manami.


"Eh aku ingat bukannya beberapa minggu lalu Raiden punya janji mengambulkan permintaan ku kayak jin aladin?, hehehehehe kesempatan bagus😈," ujar Manami tersenyum mengerikan.


"Ternyata jatuh ada faedahnya ya sekarang gw jadi punya ide, terus anehnya napa senyum pyscopath gw malah keluar sih?, au ah yang penting dapat ideπŸ˜†. Aduh duh duh punggung ku sakit bat yawloh😩," ucap Manami sembari merebahkan dirinya kembali ke ranjang.


"Ealah bosen bat gw, punya hp punya kouta tapi bingung buat apa, kalau thornado jadi gw mah mesti seharian main hp dulu, kouta penuh anlimitit lagi pasti seneng banget, " ujar Manami sembari menaruh satu tangannya untuk menutup i mata.


Thornado :πŸ˜‘ emang bener sih tapi kok gw ngerasa kesinggung ya?


Manami : ya karena gw lagi ngindir lu yang misqueenπŸ˜‚


Thornado: anak siapa sih ni mi goreng?, ga ada akhlak bat dah πŸ˜‘


Thornado : jadi pengen mi goreng laper gwπŸ€€πŸ™ƒ


Manami :πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘


Thornado : mi lu kaya kan udah kek sultan? πŸ˜€


Manami : ya iya lah masa ya iya dong😎


Thornado : tolong beliin se kerdus indomi goreng dong, lagi pengen nihπŸ˜™


Manami : mana dulitnya? πŸ˜’


Thornado : ya pake punya lu lah kan lu anak sultan kalo gw anak pungut gimana sih luπŸ˜’


Manami : cihhhhh cuma mau geratisan doang lu yeπŸ˜‘


Thornado : ya jelas lah gw kan anak pungut, lagian cuma sekerdus doang duit lu juga ga bakalan beekurang kokπŸ˜™


Manami : πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’


Thornado : muka lu gitu terus gw tabok pake sendal yang baru kena taikk ayam yang baru keluar lho, lencong lagi😏


Manami : serah lu ah gw mau pergiπŸ˜’ πŸšΆπŸ’¨


Thornado : jangan lupa indomi gw mi!, kalo ga gw bikin lu jadi janda muda lho! 😎


Manami : yeyeyeyeyeyeyeyeye


Thornado: black pink in your area


Manami:πŸ˜‘πŸ˜‘


Manami : padahal kalo mintanya ama gw juga bakal ga bisa di makan gw kan cuma tokoh di novel bukan di dunia nyata πŸ˜’


Thornado : jangan berharap yang terlalu tinggi, jangan iri dengan apa yang di miliki orang lain cukup syukuri lah apa yang kau punya 😌


Manami : jangan sok bijak pergi aja lu sonoπŸ˜’


Thornado : serah ahπŸ™„