
Di tempat Manami berada.
"Hiks...hiks....hiks aku benci dengan diri ku sendiri. Bagaimana bisa aku begitu egois seperti ini?, apakah aku pulang saja?, agar nanti tidak ada lagi yang rindu pada ku dan jikalau mereka marah pada ku akan ku terima dengan lapang dada, " ucap Manami sambil memeluk boneka beruang lucu,lembut nan besar berwarna putih dengan pita merah di lehernya yang selalu menemani Manami tidur di kamarnya.
"Dasar Manami bod*h, Manami ga peka, Manami jahat!, " ucap Manami mengumpat dirinya sendiri di balik selimut hangat yang tengah menutupi seluruh tibuhnya.
Dan karena terlalu lelah setelah pergi ke pesta di tambah terlalu lelah menangis akhirnya Manami tidur dalam kesendirian sambil di temani boneka kesayangannya.
o0o
"Apakah kalian sudah mendapatkan informasi tentang markas Nightmare mafia yang aku ingin kan?," tanya Pangeran Raiden pada bawahannya.
"Ampun yang mulia kami dengan sekuat tenaga telah mencari dan menyelidiki semua tempat layaknya kami mencari putri Manami tetapi hasilnya masih kosong. Kami sama sekali tidak menemukan petunjuk apa pun, " ucap salah seorang bawahan pangeran Raiden panggil aja si A gitu.
"Apakah kalian sudah memastikan semuanya?, kalian adalah orang orang terhebat yang aku latih bahkan milik kerajaan pun kalah dengan kalian, bagaimana bisa kalian tidak menemukanya?!, " protes pangeran Raiden.
"Ampun pangeran kami benar benar tidak tau, tetapi......, " ucap teman si A yaitu si B menggantung kata katanya.
"Tetapi apa?, " tanya pangeran Raiden penasaran.
"Dari apa yang kita lakukan selama ini membuktikan bahwa markas dan keberadaan putri Manami sangatlah tersembunyi,"
"Kita telah mencari di semua tempat tetapi tidak ada satu pun petunjuk dan satu satunya tempat yang belum pernah kita cek adalah hutan tanpa nyawa karena memang di sana adalah tempat yang berbahaya, " jelas si B.
"Kau benar juga kalau begitu suruh beberapa orang untuk mencari di sekitar sana dan jika tidak ada cobalah masuk ke dalam tetapi berhati hati dan jika merasa situasi tidak menguntungkan cepatlah kembali dan melapor!, " perintah pangeran Raiden.
"Baik yang mulia pangeran!, " ucap bawahan pangeran Raiden lalu segera menghilang dari sana untuk menjalan kan misi mereka.
"Manami aku tidak akan pernah melepaskan mu, " gumam pangeran Raiden.
Sementara itu di waktu yang sama namun tempat yang berbeda. π°
"Rin bangun lah aku ada surat untuk mu!, " ucap Yuki sambil mengetuk ngetuk pintu kamar Manami.
Krettttttttt suara pintu terbuka pelan memperlihatkan Manami yang dengan penampilan berantakan, mata sembap karena menangis dan tangan yang menutupi mulut karena menguap nantuk.
"Yuki ada apa aku sedang tidur apa kau tidak lihat, " ucap Manami dengan suara khas bangun tidur dan nada malasnya.
"Jangan tidur mulu nih ada surat dari kerajaan Anshin katanya mereka mengundang mu untuk ikut hadir dalam pernikahan putra mahkota mereka dua minggu lagi, " jelas Yuki santuy sambil memberikan kertas berisi surat kepada Manami lalu beranjak pergi.
"Itu adalah hari bahagia kakak mu aku sarankan agar kau pulang untuk saat ini, " ucap Yuki sebelum benar benar pergi.
Sedangkan kini Manami sedang menunduk dengan muka sedih dan bersalah sambil memandangi surat yang ada di tangannya.
Manami membuka surat itu lalu membaca isinya.
_____________________________________________
**Anu salam hormat dari saya kaisar Jun Queen Shi no Megami.
Terimakasih atas kehadirannya kemarin saat pesta ulang tahun anak saya.
Ah bukan maksud saya untuk menyuruh anda mendatangi acara itu dan bukan karena saya besar kepala setalah mampu mengundang anda, saya hanya ingin anda melihatnya saja namun kalau anda menolak ya tidak apa apa bagaimana pun anda adalah tipe orang yang sangat sibuk.
Anda hanya perlu pergi ke istana kecil saya dan mengatakan 'Queen Shi no Megami' maka mereka akan bergegas mengantarkan anda ke tempat pernikahan tetapi kalau anda tidak menghadirinya mohon kemurahan hati anda untuk mendoakan pernikahan anak saya agar penuh kebahagiaan selama mereka hidup.
Hanya itu yang dapat saya sampaikan semoga Queen berkenan untuk datang π
Dari kaisar Jun kerajaan Anshin untuk Queen Shi no Megami dari organisasi Nightmare mafia**.
____________________________________________
Setelah Manami selesai membaca surat itu ia pun memutuskan untuk kembali ke sisi orang orang tersayangnya dengan tekad yang sangat bulat.
Manami bergegas masuk ke dalam kamar lalu mandi setelah mandi ia pun pergi ke bawah untuk menemui Yuki dan kawan kawan yang sedang enak enak an main udah kek tempat nongkrong anak beskem.
Note:
Jadi vila nya Manami itu ada tiga lantai ya guys.
Yuki dan kawan kawan itu lagi pada di ruang santuy yang ada di lantai dasar sedangkan kamar Manami itu ada di lantai tiga jadi Manami harus naik turun tangga tiap hari.
Kenapa ga tanya kok ga pakai lift aja sih? Maka jawabannya karena sekalian olah raga π
Back to story.
"Yuki aku akan kembali ke kerajaan Kofuku sekarang kau mau ikut atau tidak!?, " teriak Manami sambil menuruni anak tangga. Dan penampilan yang biasanya pakek baju modern pun sekarang udah ganti pakai hanfu karena dia mau kembali ke rumah.
"Wis mau pulang kampung nih, tentu ikut dong, " ucap Yuki bersemangat.
"Kalau begitu ayo pergi!, " ajak Manami.
"Oke tapi itu undangan nya gimana?, mau lu tolak?, " tanya Yuki.
"Tidak Queen Shi no Megami akan datang besok saat pernikahan, " jawab Manami santuy.
"Lah terus kalau lu pergi ke pernikahan pake identitas Queen terus yang identitas Manami gimana?, pake kagebunsin apa pembelah diri?, " tanya Yuki sedikit ngawur.
"Ya ga gitu juga kali, aku akan pergi sebagai putri Manami nanti dan kalian ( menunjuk Naomi, Kiyomi dan Midori ), salah satu dari kalian menyamarlah menjadi aku lalu datang lah ke pernikahan bersama anak bulah yang lain!," perintah Manami.
"Okyu kalo gitu pada pergi aja sana hus hus, " usir Naomi sambil mengibas ngibaskan tangannya mengisyaratkan untuk pergi.
"Yang punya rumah siapa yang ngusir siapa, " sinis Manami sambil berjalan pergi meninggalkan vilanya bersama Yuki dan Shiro.
"Ya begitulah namanya orang yang sok sokan jadi bos, " ucap semua peghuni rumah kecuali Ryu, Tora dan tentu saja orang yang di ledek yaitu Naomi.
"Wis barengan nih semua, udah kek paduan suara aja, " ucap Naomi tak menghiraukan ledekan mereka.
Manami pun pergi menggunakan teleport dengan Yuki dan Shiro lalu kemudian sampai di dalam istana kerajaan Kofuku. Ini di ingat ya langsung ke dalam bukan di depan gerbang.
"Yuhu epribady my inces yang cuantek cetar membahana pulang nih mana red karpet nya?, mana sambutannya?, mana air mata kerinduan nya?!," teriak Manami dah kek toa masjid sembari memasuki aula tempat semua orang sedang menjalankan rapat rutin.